Kosmonot Pertama Denmark Bawa Sepeda ke Luar Angkasa

Liberty Jemadu

Rabu, 02 September 2015 | 15:59 WIB
Kosmonot Pertama Denmark Bawa Sepeda ke Luar Angkasa
Kiri ke kanan: Aidyn Aimbetov dari Kazakhstan, Sergei Volkov dari Rusia, dan Andreas Mogensen dari Denmark. Tiga kosmonot ini berangkat ke stasiun antariksa internasional (ISS) pada Rabu (9/2) dari kosmodrom Baikonur, Kazakhs

Suara.com - Sebuah roket Rusia yang membawa tiga kosmonot, termasuk seorang antariksawan pertama Denmark, diluncurkan dari pangkalan Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, pada Rabu (2/9/2015). Roket Soyuz itu akan menghabiskan waktu dua hari untuk tiba di Stasiun Antariksa Internasional (ISS).

Roket itu membawa pesawat antariksa Soyuz TMA-18M dan melesat ke luar angkasa pada pukul 10.37 waktu setempat. Roket itu diawaki oleh kosmonot Rusia, Sergei Volkov. Ia ditemani oleh Andreas Mogensen dari Denmark dan Aidyn Aimbetov, kosmonot pertama dari Kazakhstan.

Badan antariksa Eropa (ESA) menjuluki Mogensen sebagai "Gagarin dari Denmark", mengacu pada Yuri Gagarin, kosmonot pertama Uni Soviet yang bertualang di luar Bumi.

Di ISS Mogensen akan menjalani tugas khusus, yakni untuk menguji sebuah sepeda stasis buatan Denmark.

Sepeda statis Denmark - yang tak dilengkapi sadel, karena tempat duduk sepeda memang tak dibutuhkan di ruang nirgravitasi - pertama kali dipasang di ISS pada 2001. Sejak itu sepeda tersesebut terus diperbarui dan diganti. Alat olahraga itu diperlukan para antariksawan untuk melawan efek negatif dari kondisi tanpa bobot.

Sementara Aimbetov adalah orang dari etnis Kazakh ketiga yang pernah ke antariksa. Ia membawa dua panganan khas daerahnya ke antariksa: susu kuda yang dikeringkan dan keju tradisional Kazakh.

Di ISS ia akan memakai dosimeter khusus yang akan dimanfaatkan untuk mempelajari efek radiasi antariksa terhadap otak.

Adapun Volkov adalah putera dari seorang kosmonot yang pernah bertualang ke luar angkasa.

"Sudah menjadi tradisi dalam keluarga kami untuk membawa orang-orang Kazakh ke luar angkasa," kata Volkov bercanda.

Ayahnya, Alexander Volkov, mengomandani sebuah roket Soyuz pada 1991. Salah satu penumpang dalam roket itu adalah Tokhtar Aubarikov, orang dari etnis Kazakh pertama yang pernah keluar dari Bumi.

Mogensen dan Aimbetov akan kembali ke Bumi pada 12 September, bersama kosmonot veteran Rusia, Gennady Padalka (57).  Padalka sudah bertugas di ISS sejak Maret lalu.

Tepat pada 12 September nanti Padalka akan memecahkan rekor sebagai orang yang pernah menghabiskan 878 hari di ISS. Belum ada manusia yang pernah menyamai rekor Padalka.

Volkov sendiri akan pulang ke Bumi pada Maret, bersama rekannya Mikhail Kornienko, dan astronot Amerika Serikat, Scott Kelly. Dua nama yang disebut terakhir sudah setahun di bertugas di ISS.

Roket Soyuz itu sendiri akan butuh dua hari untuk mencapai ISS, bukan enam jam seperti misi-misi sebelumnya.

Badan antariksa Rusia, Roscosmos, mengatakan bahwa pada Juli kemarin posisi ISS dinaikkan untuk menghindari benturan dengan sampah antariksa. Karena posisinya yang telah berubah, roket Soyuz harus terbang lebih pelan untuk mencapai stasiun tersebut. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jepang Kirim Whisky untuk Astronot di Stasiun Antariksa

Jepang Kirim Whisky untuk Astronot di Stasiun Antariksa

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2015 | 06:46 WIB

Astronot NASA Nikmati Sayuran yang Ditanam di Luar Angkasa

Astronot NASA Nikmati Sayuran yang Ditanam di Luar Angkasa

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2015 | 16:11 WIB

Roket SpaceX Pembawa Kargo Antariksa Meledak di Angkasa

Roket SpaceX Pembawa Kargo Antariksa Meledak di Angkasa

Tekno | Senin, 29 Juni 2015 | 07:49 WIB

Kargo Antariksa Rusia Sudah Jatuh ke Bumi

Kargo Antariksa Rusia Sudah Jatuh ke Bumi

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2015 | 11:12 WIB

Astronot Perempuan Italia Seduh Espresso Pertama di Antariksa

Astronot Perempuan Italia Seduh Espresso Pertama di Antariksa

Tekno | Selasa, 05 Mei 2015 | 09:51 WIB

Ini Perempuan Italia Pertama yang ke Luar Angkasa

Ini Perempuan Italia Pertama yang ke Luar Angkasa

Tekno | Senin, 24 November 2014 | 11:09 WIB

Rusia Larang AS Gunakan Stasiun Luar Angkasa Internasional

Rusia Larang AS Gunakan Stasiun Luar Angkasa Internasional

News | Rabu, 14 Mei 2014 | 06:45 WIB

Untuk Pertama Kalinya Astronot Jepang Pimpin Stasiun Antariksa Internasional

Untuk Pertama Kalinya Astronot Jepang Pimpin Stasiun Antariksa Internasional

Tekno | Senin, 10 Maret 2014 | 03:36 WIB

Bukti Isolasi, Korea Utara Terlihat "Hitam" dari Antariksa

Bukti Isolasi, Korea Utara Terlihat "Hitam" dari Antariksa

Tekno | Senin, 03 Maret 2014 | 17:03 WIB

Terkini

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:49 WIB

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:38 WIB

×