Polri Pakai Teknologi Canggih Lapan untuk Berantas Teroris

Ardi Mandiri

Sabtu, 05 September 2015 | 01:22 WIB
Polri Pakai Teknologi Canggih Lapan untuk Berantas Teroris
Ilustrasi: Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengawal barang bukti usai penggeledahan di kediaman Tuah Febriwansyah yang diduga terlibat dalam jaringan ISIS di Setu, Tangerang Selatan (Antara)

Suara.com - Polri akan memanfaatkan teknologi keantariksaan dan kedirgantaraan dari Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional untuk penegakan hukum termasuk memberantas jaringan teroris.

"Saya awam dengan Lapan, saya pikir hanya bikin peluru kendali dan roket saja. MoU ini jadi langkah baik bagi dua pihak untuk berdayakan apa yang bisa dilakukan Lapan baik untuk tugas Polri dalam pelayanan, penegakan hukum, dan tugas kemanusian," kata Kapolri Jendral (Pol) Badrodin Haiti usai menandatangani MoU dengan Lapan di Jakarta, Jumat (4/9/2015).

Menurut dia, banyak hal bisa dilakukan termasuk yang sudah berjalan terkait pemanfaatan data penginderaan jarak jauh yang memberikan informasi lalu lintas yang akurat di masa mudik lebaran. Harapannya terknologi ini juga dapat digunakan pemetaan daerah yang diawasi kepolisian, utamanya keberadaan jaringan terorisme Poso.

"Mereka ada di pegunungan, hutan, lokasi jauh dan luas, itu menjadi kesulitan kita. Kami harap Densus bisa bekerja sama dengan Lapan, bagaimana menggunakan sistem penginderaan jarak jauh untuk melacak keberadaan teroris," ujar Badrodin.

Ia berharap Lapan dapat mengembangkan teknologi antariksa dan kedirgantaraan seperti pesawat tanpa awak yang dilengkapi sensor khusus untuk mendeteksi keberadaan obyek di bawah rimbunnya pepohonan.

"Jika mereka ada di hutan pasti sulit dipotret dari udara. Tapi jika teknologi itu ditambah sensor mungkin bisa deteksi keberadaan sekitar 40 orang yang dicari," kata dia.

Keberadaan teroris di Poso, Badrodin mengatakan harus segera diberantas secara keseluruhan. Jika tidak mereka akan terus merekrut anggota baru dari dalam dan luar negeri, dan mereka akan selalu menjadi duri dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Apapun itu teknologi yang bisa digunakan, misalnya jika mereka pakai HT (Handly Talky) kira-kira bisa dideteksi tidak?" ujar dia.

Kemanfaatan dan keberdayaan harus ada dari teknologi yang dimiliki Lapan. Teknologi, menurut dia, terus berkembang begitu pula masyarakat, dunia kejahatan, terorisme, narkotika.

"Dan Polri harus bisa mengikuti perubahan itu termasuk dalam penggunaan teknologi antariksa dalam penegakan hukum dan mengungkap kejahatan," ujar dia.

Kepala Lapan Thomas Djamaluddin mengatakan MoU antara Lapan dan Polri akan memperkuat layanan yang bisa diberikan Lapan kepada Polri.

"Kami bisa pahami kebutuhan Polri dan juga akan informasikan kemampuan apa yang bisa dimanfaatkan oleh Polri. Dengan komunikasi maka akan semakin intens kami memberikan layanan terbaik kepada Polri," ujar dia.

Lapan, lanjutnya, juga telah memberikan layanan kepada Polres di luar Jawa yang membutuhkan komunikasi radio di era 1980-an. "Kami beri frekuensinya, ini memudahkan operasi-operasi Polri. Dan di 2014, kami juga diminta Polri untuk operasi khusus," ujar dia.

Kini, ia mengatakan Lapan bisa menawarkan data realtime dari pengamatan satelit, baik untuk tujuan operasional atau penindakan hukum. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Narapidana Terorisme Akan Dipisahkan dengan Tahanan Lain

Narapidana Terorisme Akan Dipisahkan dengan Tahanan Lain

News | Jum'at, 04 September 2015 | 01:03 WIB

Ditangkap di Sleman, Terduga Teroris Langsung Dibawa ke Jakarta

Ditangkap di Sleman, Terduga Teroris Langsung Dibawa ke Jakarta

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 14:32 WIB

Bekuk Teroris Bersenjata, 4 Orang Diberi Medali Tertinggi Prancis

Bekuk Teroris Bersenjata, 4 Orang Diberi Medali Tertinggi Prancis

News | Senin, 24 Agustus 2015 | 16:15 WIB

Pengacara: Lelaki Bersenjata di KA Eropa Perampok yang Kelaparan

Pengacara: Lelaki Bersenjata di KA Eropa Perampok yang Kelaparan

News | Senin, 24 Agustus 2015 | 04:05 WIB

Terkini

Pesan Bos Freeport ke DSI: Jangan Perpanjang Birokrasi

Pesan Bos Freeport ke DSI: Jangan Perpanjang Birokrasi

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:24 WIB

Taj Yasin Siapkan Rorak untuk Pulihkan Ekologi Gunung Muria

Taj Yasin Siapkan Rorak untuk Pulihkan Ekologi Gunung Muria

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:23 WIB

Perkuat Operasional Global, Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair

Perkuat Operasional Global, Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:22 WIB

Freeport Targetkan Tambang Grasberg Pulih 100 Persen pada 2028

Freeport Targetkan Tambang Grasberg Pulih 100 Persen pada 2028

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:19 WIB

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:10 WIB

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

×