Jubah Tembus Pandang Harry Potter Akan Jadi Kenyataan

Ruben Setiawan

Jum'at, 18 September 2015 | 10:05 WIB
Jubah Tembus Pandang Harry Potter Akan Jadi Kenyataan
Ilustrasi Harry Potter. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi Anda yang pernah menyaksikan film Harry Potter pasti tak asing dengan jubah tembus pandang yang dipakai Harry untuk mengecoh orang lain. Mungkin Anda mengira jubah semacam ini hanya ada di film fiksi saja, namun sebuah riset terbaru mengindikasikan bahwa jubah semacam itu mungkin bisa terwujud dalam waktu dekat.

via GIPHY

Para ilmuwan Amerika Serikat, hari Kamis (17/9/2015), mengklaim bahwa mereka sudah berhasil menguji jubah tipis tembus pandang yang terbuat dari material emas mikroskopis. Material ini bekerja layaknya kulit, mengikuti bentuk dari sebuah objek tanpa terdeteksi.

Sejauh ini, mereka baru melakukan eksperimen mereka pada benda berukuran amat kecil. Namun, mereka yakin teknologi tersebut bisa diaplikasikan untuk menyamarkan benda-benda yang berukuran lebih besar, seperti perangkat militer atau lainnya.

Selimut yang diujicobakan para peneliti hanya memiliki ketebalan 80 nanometer. Selimut itu dipakai untuk menutupi sebuah objek tiga dimensi yang memiliki permukaan tak rata. Permukaan selimut meneruskan gelombang cahaya yang mengarah ke ke objek sehingga tak nampak oleh mata.

Direktur Divisi Ilmu Materi di Laboratorium Nasional Lawrence Berkeley Departemen Energi AS, yang juga merupakan profesor di Universitas California, Xiang Zhang, mengatakan, butuh waktu lima hingga 10 tahun sampai teknologi itu bisa digunakan untuk kepentingan praktis.

"Kami tidak melihat hambatan berarti. Tapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Zhang.

Teknologi ini menggunakan metamaterial yang elemen utamanya tak bisa ditemukan di alam. Permukaan metamaterial memiliki fitur yang berukuran lebih kecil dari satu gelombang cahaya. Material ini mampu meneruskan gelombang cahaya yang datang dan memindahkannya dari objek yang sedang disamarkan.

"Faktanya adalah jika kita dapat membuat permukaan tak rata terlihat rata, maka kita bisa membuatnya terlihat seperti yang lain. Kita juga bisa membuat permukaan rata terlihat tak rata," kata profesor kelistrikan Universitas Penn State, Xingjie Ni.

Ni mengatakan, teknologi ini kelak dapat dipakai dalam dunia militer seperti menutupi benda seperti kendaraan, pesawat, bahkan tentara menjadi tak terlihat.

Tak cuma militer, Ni juga menyebutkan kemungkinan aplikasi teknologi ini dalam banyak bidang. Seperti menutupi jerawat di wajah, atau membuat busana yang bisa menutupi perut besar seseorang. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

×