Indonesia Harus Rangkul Hacker Bantu Keamanan Siber Nasional

Ardi Mandiri

Selasa, 22 September 2015 | 11:49 WIB
Indonesia Harus Rangkul Hacker Bantu Keamanan Siber Nasional
hacker

Suara.com - Pemerintah Indonesia diharapkan dapat merangkul potensi sumber daya manusia khusunya kalangan "hacker" muda bidang digital forensik, kriptografi dan kemanan "website" untuk membantu keamanan dunia "cyber" nasional.

"Potensi SDM muda ini harus dirangkul untuk membantu keamana dunia 'cyber' kita yang mulai mendapatkan peringatan lampu merah dari sisi keamanan," kata Ketua Indonesia Security Incident Response Team of Internet Infrastructure Indonesia (ID-SIRTII), Dr Rudi Lumanto, di Legian, Kuta, Bali, Selasa (22/9/2015) .

Ia menambahkan pemerintah harus memberikan peluang dan wadah para potensi "hacker" muda itu untuk menjadi "hacker putih" yang nantinya memberitahu berbagai instansi pemerintah dan bisnis yang masih memiliki banyak lubang kelemahan di bidang keamanan sistem jaringan mereka.

"Bentuk nyata yang dapat dilakukan pemerintah untuk mencegah hal itu dapat dilakukan kegiatan lomba untuk memberi masukan terhadap kelemahan sistem jaringan pemerintah atau bisnis yang terdeteksi 'hecker'," ujarnya.

Dengan upaya itu, dapat mengantisipasi celah-celah para "hacker hitam" yang meretas segala dokumen pemerintah, sebelum dimanfaatkan mereka yang berniat jahat.

Potensi anak muda yang terserak di berbagai penjuru daerah itu, apabila diarahkan secara terpadu bisa membantu pemerintah mewujudkan keamanan "cyber" untuk kepentingan negara termasuk bisnis dan industri yang beroperasi di Indonesia.

"Memang kejahatan itu bisa terjadi oleh mereka yang punya keahlian tapi tak punya kesempatan," ujarnya.

Oleh sebab itu, pemerintah mampu memanfaatkan potensi para "hacker" sebagai satu alternatif dan effektif menjaga keamaan dan mewujudkan keuntungan bersama.

Mikko Hypponen, seorang pakar sekuriti asal Finlandia yang juga menjadi salah satu pembicara di CodeBali itu menambahkan upaya itu dapat menekan angka kriminalitas para "hacker" yang ingin meretas semua dokumen dan "webside" yang dimiliki pemerintah.

"Saat ini para 'hacker' yang melakukan kejahatan dunia maya sudah merajalela sehingga harus dilakukan upaya dengan cara merangkul mereka sehingga mengurangi resiko peretasan," ujar Mikko. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tunggu Badan Cyber Nasional Dibentuk, Menhan Siap Koordinasi

Tunggu Badan Cyber Nasional Dibentuk, Menhan Siap Koordinasi

News | Senin, 21 September 2015 | 17:38 WIB

Kepolisian Taiwan Salut dengan Kinerja Polri

Kepolisian Taiwan Salut dengan Kinerja Polri

News | Selasa, 08 September 2015 | 22:20 WIB

Jalankan Kejahatan Online, 64 Orang Taiwan Dideportasi Hari Ini

Jalankan Kejahatan Online, 64 Orang Taiwan Dideportasi Hari Ini

News | Selasa, 08 September 2015 | 18:31 WIB

Kemenkopolhukam Jamin Badan Cyber Nasional Bebas-Aktif

Kemenkopolhukam Jamin Badan Cyber Nasional Bebas-Aktif

News | Senin, 07 September 2015 | 05:53 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×