Mentan Luncurkan Taman Sains dan Teknologi Pertanian di Bogor

Ardi Mandiri

Rabu, 02 Desember 2015 | 03:12 WIB
Mentan Luncurkan Taman Sains dan Teknologi Pertanian di Bogor
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Foto: Antara/Andika Wahyu)

Suara.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meluncurkan Taman Sains dan Teknologi Pertanian yang merupakan 'laboratorium' untuk petani dalam rangka hilirisasi inovasi pertanian modern untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

"Dunia pertanian tidak akan maju tanpa ada campur tangan teknologi pertanian. Teknologi sangat membantu meningkatkan pertanian di tanah air," kata Amran dalam peluncuran Taman Sains dan Teknologi Pertanian, di Badan Litbang Pertanian, Cimanggu, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Ia mengatakan, pemanfaatan teknologi dalam pertanian dapat menurunkan biaya produksi sebesar 40 persen, atau hemat biaya senilai Rp50 triliun. Salah satu penerapan teknologi yang saat ini sedang dilakukan adalah penanaman varietas IPB 3S, yang mampu menghasilkan 13,4 ton dari lahan seluas 500 hektar.

"Keberhasilan teknologi ini makanya kita mendorong agar penanaman diperluas di lahan 100 ribu hektare di wilayah Jawa Barat, target kita akan ditanam di 2 juta hektare," katanya.

Penerapan teknologi lainnya melalui penggunaan alat mesin pertanian (alsinta) yang kini telah disebar ke sejumlah wilayah kabupaten/kota untuk mendorong perpecapatan produksi pertanian modern.

"Penerapan teknologi akan memaksimalkan produksi pertanian, dan kualitasnya. Maka itu saya mendorong semua pihak bergerak lebih agresif, menciptakan teknologi yang mumpuni. Kita sudah menggandeng sejumlah perguruan tinggi, kita konsen upaya peningkatan teknologi dan inovasi di sektor pertanian," kata Amran.

Sementara itu, Kepala Badan Litbang Pertanian, Muhamamd Syakir, mengatakan, telah dibangun 21 Taman Sains dan Teknologi Pertanian di 15 provinsi yang tujuannya meningkatkan peran dan alih teknologi hasil Litbang, membangun model percontohan pertanian terpadu, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang terampil dan mandiri.

"Taman Sains dan Teknologi Pertanian terdiri dari Taman Sains Pertanian (TSP) dan Taman Teknologi Pertanian (TTP). TSP lebih bernuasa sebagai sumber inovasi teknologi yang dapat diakses oleh masyarakat pengguna termasuk yang diterapkan di TTP," katanya.

Dijelasknnya, TSP dibangun di tingkat provinsi sebagai wahana penelitian, pengkajian, pengembangan dan penerapan inovasi pertanian sekaligus jendela pertunjukan tempat peningkatan kapasitas pelaku pembangun pertanian termasuk penyuluh dan petani.

Sedangkan TTP dibangun di tingkat kabupaten/kota sebagai wahana implementasi inovasi spesifik lokasi dari hulu ke hilir dengan melibatkan stakeholders terkait.

"Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional mengagendakan Taman Sains di 34 provinsi dan Taman Teknologi di 100 kabupaten dalam kurun waktu lima tahun sebagai program percepatan. Badan Litbang Pertanian mendapat mandat membangun lima Taman Sains, dan 16 Taman Teknologi pertanian," katanya.  (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mentan: Stok Daging Nasional Cukup untuk 4 Bulan ke Depan

Mentan: Stok Daging Nasional Cukup untuk 4 Bulan ke Depan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2015 | 08:02 WIB

Mentan Sebut Ada 5 Faktor Pengaruhi Perkembangan Pertanian

Mentan Sebut Ada 5 Faktor Pengaruhi Perkembangan Pertanian

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 03:32 WIB

Terkini

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:50 WIB

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 17:49 WIB

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:48 WIB

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 17:47 WIB

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 17:46 WIB

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

News | Senin, 02 November 2026 | 17:43 WIB

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

News | Senin, 02 November 2026 | 17:41 WIB

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

×