Orang Yang Aktif Berpolitik, Gampang Hapus Sahabat di Facebook

Liberty Jemadu

Rabu, 02 Desember 2015 | 09:48 WIB
Orang Yang Aktif Berpolitik, Gampang Hapus Sahabat di Facebook
Ilustrasi Facebook (Shutterstock).

Suara.com - Persahabatan dan politik tak disangkal adalah dua hal yang tak begitu cocok satu sama lain. Perbedaan pilihan politik kerap menjadi alasan retaknya persahabatan. Karenanya, banyak orang yang memilih untuk meninggalkan isu politik ketika bertemu dengan sahabat.

Tetapi dengan hadirnya media sosial, yang sering dijuluki sebagai ruang publik baru, isu politik kian sukar diabaikan. Anda tentu masih ingat ketika pemilihan umum 2014 Facebook menjadi arena perdebatan bahkan pertengkaran di berbagai komunitas yang berbeda pilihan politik.

Ancaman itu, gara-gara media sosial, semakin nyata.

Dan sebuah penelitian terbaru di Israel menegaskan fenomena itu. Riset yang diterbitkan dalam Journal of Communication edisi 1 Desember kemarin menunjukkan bahwa orang yang aktif berbicara politik di Facebook akan lebih mudah memutuskan persahabatan di media sosial tersebut.

Riset yang digelar ilmuwan dari University of Jerusalem dan Tel Aviv Universtity di Israel itu meneliti tentang persahabatan di Facebook dan hubunganya dengan pilihan politik soal konflik Gaza-Israel pada 2014.

Mereka menggelar survei di antara pengguna Facebook beragama Yahudi di Israel selama periode 3-7 September 2014, sekitar sepekan setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas di 26 Agustus 2014. Sebanyak 1.103 responden mengikuti survei itu dan mereka ditanyai tentang aktivitas politik, ideologi, dan aktivitas di Facebook.

Para peneliti menemukan bahwa 50 persen responden mengaku lebih aktif di Facebook selama periode itu dan 16 persen mengatakan telah memutuskan hubungan persahabatan (unfriend) di media sosial itu karena alasan politik.

Kelompok yang terakhir ini, yang hanya 16 persen tadi, diketahui memeluk ideologi ekstrem dan tak mendukung hak manusia untuk bebas berpendapat.

"Orang memutuskan persahabatan dengan orang lain yang memiliki pandangan politik berbeda," kata Nicholas John, ilmuwan dari University of Jerusalem, salah satu peneliti dalam riset itu.

"Lebih jauh lagi, penelitian kami menunjukkan bahwa mereka yang gemar memutuskan persahabatan rata-rata berusia muda, lebih aktif secara politik, lebih aktif di Facebook, punya sangat banyak teman di Facebook, dan memiliki pandangan politik sangat ekstrem," tutup John. (Phys.org)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Zuckerberg Donasikan Saham Senilai Rp618 Triliun

Zuckerberg Donasikan Saham Senilai Rp618 Triliun

Tekno | Rabu, 02 Desember 2015 | 07:46 WIB

Di Facebook, Suami Diberi Cuti Melahirkan Empat Bulan

Di Facebook, Suami Diberi Cuti Melahirkan Empat Bulan

Tekno | Jum'at, 27 November 2015 | 08:15 WIB

Rizal Anggap Kegaduhan Diperlukan Untuk Berantas "Tikus"

Rizal Anggap Kegaduhan Diperlukan Untuk Berantas "Tikus"

Bisnis | Selasa, 24 November 2015 | 12:00 WIB

Studi: Punya Teman Facebook 300 Lebih Bikin Stres

Studi: Punya Teman Facebook 300 Lebih Bikin Stres

Tekno | Kamis, 19 November 2015 | 10:52 WIB

Facebook Sediakan Fitur Untuk Lihat Korban Serangan Paris

Facebook Sediakan Fitur Untuk Lihat Korban Serangan Paris

Tekno | Sabtu, 14 November 2015 | 09:51 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×