Facebook Cabut Label Haram dari Kata Ini

Liberty Jemadu

Rabu, 09 Desember 2015 | 15:58 WIB
Facebook Cabut Label Haram dari Kata Ini
Tampilan halaman log in media sosial Tsu.co (Suara.com/Screenshot Tsu.co).

Suara.com - Facebook akhirnya mencabut label haram dari Tsu.co, sebuah media sosial kecil tetapi unik yang mengedepankan prinsip bagi hasil dengan para penggunanya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Tsu.co adalah kata yang paling haram diunggah di Facebook, Instagram, dan aplikasi Messenger. Facebook beralasan Tsu.co adalah perecok yang sering membanjiri lalu-lintas percakapan di media sosialnya.

Tetapi setelah ramai diberitakan oleh media-media di dunia sejak awal November lalu, kini Tsu.co diizinkan kembali memenuhi lini massa Facebook.

"Kami memang di mahkamah publik," kata CEO Tsu, Sebastian Sobczak kepada kantor berita Associated Press, "Ketika Anda memulai sesuatu yang baru di pasar, seperti yang kami lakukan, validasi seperti ini sangat penting."

Konflik antara Facebook, yang memiliki sekitar 1,5 miliar pengguna di seluruh dunia dengan Tsu yang hanya punya 5 juta pengguna dimulai pada akhir September kemarin. Ketika itu Facebook menghapus sekitar 10 juta postingan yang mengacu pada Tsu. Sejak saat itu, Anda bahkan tak bisa memposting Tsu.co di Facebook.

Menurut Facebook, yang bermasalah dari Facebook adalah sistem bagi hasilnya dengan pengguna. Memang, berbeda dari hampir semua media sosial, yang meraup seluruh uang dari pengiklan, Tsu hanya mengambil 10 persen dari pengiklan dan memberikan sisanya persennya kepada pengguna.

Dengan kata lain, ada insentif finansial setiap kali pengguna mengakses Tsu atau mengundang orang lain untuk menggunakan media sosial itu. Tak heran jika banyak pengguna Tsu, memanfaatkan media sosial lain, termasuk Facebook, untuk mempromosikan Tsu kepada komunitasnya.

Akibatnya, Facebook mengklaim, lalu-lintas percakapan di media sosialnya dibanjiri dengan tautan-tautan yang berhubungan dengan Tsu.co. Inilah yang dianggap sebagai gangguan oleh Facebook. Pada 25 September, Facebook secara resmi memblokir Tsu.co.

Tsu sendiri mengaku bahwa biasa menerima limpahan lalu-lintas data dengan rata-rata lebih dari 2.543 kunjungan dari Facebook. Kini kunjungan dari pengguna Facebook turun menjadi nol.

Tetapi kedua pihak akhirnya sepakat berdamai, setelah Tsu berjanji untuk menghapus sebuah fitur yang bisa memudahkan penggunanya membagikan konten secara langsung ke Facebook. Kini para pengguna Tsu, jika ingin menyebarkan konten di Facebook, harus melalui beberapa langkah yang lebih rumit.

Dengan kesepakatan itu kini Facebook sudah mengizinkan lagi Tsu.co mejeng di media sosialnya. Tak hanya itu, dua anak usaha Facebook: Instagram dan Messenger, juga kini bisa menerima tautan Tsu.co.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:20 WIB

Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta

Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 11:20 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

Kepala BGN Ungkap Fakta Mengejutkan: Mayoritas Isu Medsos Digerakkan oleh Akun Bot!

Kepala BGN Ungkap Fakta Mengejutkan: Mayoritas Isu Medsos Digerakkan oleh Akun Bot!

Video | Rabu, 23 September 2026 | 19:54 WIB

Kolektor Pengetahuan yang Tak Pernah Belajar: Ironi di Balik Fitur 'Simpan'

Kolektor Pengetahuan yang Tak Pernah Belajar: Ironi di Balik Fitur 'Simpan'

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 16:18 WIB

Gaya Hidup Aesthetic ala Gen Z: Menikmati Keindahan atau Mengejar Standar?

Gaya Hidup Aesthetic ala Gen Z: Menikmati Keindahan atau Mengejar Standar?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:15 WIB

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:42 WIB

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×