Makam Sulaiman yang Agung Ditemukan di Hungaria

Liberty Jemadu

Sabtu, 12 Desember 2015 | 08:48 WIB
Makam Sulaiman yang Agung Ditemukan di Hungaria
Sultan Sulaiman yang Agung, salah satu pemimpin besar Kesultanan Utsmaniyah (Titian/Wikimedia Commons)

Suara.com - Makam Sultan Sulaiman yang Agung, salah satu pemimpin besar Kesultanan Utsmaniyah, diperkirakan sudah ditemukan di Hungaria bagian selatan.

"Saat ini, semua yang ditemukan menunjukkan bahwa bangunan ini adalah makam Sulaiman. Akan tetapi, agar bisa yakin 100 persen, penelitian dan penggalian lebih lanjut harus dilakukan," kata Norbert Pap, peneliti dari Universitas Pecs, Hungaria, pemimpin riset itu.

Juga dikenal sebagai Sulaiman Al Kanuni, karena keunggulannya dalam bidang hukum, wafat di dalam kemahnya pada 1566, ketika sedang berperang melawan Kekaisaran Austro-Hungaria.

Dia dimakamkan di Istanbul - atau yang ketika itu dikenal dengan nama Constantinople - dan jasadnya disemayamkan di Masjid Suleymaniye. Tetapi Kesultanan Utsmaniyah juga mendirikan sebuah makam memorial di tempat dia wafat.

Selama ini para sejarahwan hanya mengetahui secara umum lokasi makam memorial itu, tetapi kini lokasi tepatnya baru diketahui.

Selanjutnya: Kematian yang Dirahasiakan

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Nikita Mirzani Sebut Kasusnya Hanya Pengalihan Isu

Pedangdut Seksi Bunga Victoria Meninggal di Usia 23 Tahun

Remaja Indonesia Ini Mengubah Perspektif Tentang Islam di Inggris

Tinggalkan Anak-Istri, Lelaki Ini Hidup Baru Sebagai Gadis Kecil

Kematian yang Dirahasiakan

Sulaiman dikenang sebagai salah satu pemimpin besar dalam sejarah manusia. Dia naik tahta pada 1520 pada usia 26 tahun. Meski tergolong muda, ia dengan cepat memimpin kampanye militer, hingga menguasai Aljazair di barat hingga Baghdad di timur.

Dia juga dikenal karena jasanya dalam merampingkan sistem hukum Kesultanan Utsmaniyah dan mendirikan sejumlah bangunan bernilai seni tinggi di Istanbul. Tetapi kehidupan pribadinya juga menarik dan dikisahkan dalam serial drama televisi Turki berjudul "The Magnificent Century", yang juga ditayangkan di Indonesia.

Sultan Utsmaniyah ini pula yang mengabulkan permintaan Kesultanan Aceh untuk mengusir Portugis dari Malaka. Ia mengirim armada lautnya di sekitar 1560an ke Aceh.

Sulaiman wafat dalam kemah kebesarannya di luar Puri Szigetvar di selatan Hungaria, sebelum pasukannya menundukan kekuatan Hungaria. Untuk mencegah kekosongan kekuasaan, para penasehatnya lalu merahasiakan kematian Sulaiman, sampai puteranya, Selim II, naik tahta.

"Jadi jenazahnya dibawa ke Instanbul setelah kematiannya dan kabar itu terus dirahasiakan sampai lebih dari 40 hari," kata Gunhan Borekci, sejarahwan dari Universitas Instanbul Sehir, Turki.

Untuk menjaga agar kematian Sulaiman tak terbongkar, para penasehatnya bahkan memalsukan tulisan tangannya dalam dokumen resmi kesultanan. Mereka juga mendandani seorang hamba seperti sang sultan, lalu memalsukan kematian seorang abdi yang lain dan memasukkan jasad Sulaiman di dalam peti milik abdi tersebut.

Selanjutnya: Pencarian Makam yang Hilang

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Nikita Mirzani Sebut Kasusnya Hanya Pengalihan Isu

Pedangdut Seksi Bunga Victoria Meninggal di Usia 23 Tahun

Remaja Indonesia Ini Mengubah Perspektif Tentang Islam di Inggris

Tinggalkan Anak-Istri, Lelaki Ini Hidup Baru Sebagai Gadis Kecil

Pencarian Makam yang Hilang

Untuk menemukan makam Sulaiman, Pap dan rekan-rekannya menghabiskan setidaknya tiga tahun untuk mensurvei area di sekitar Puri Szigetvar. Pap memanfaatkan catatan sejarah sebagai pemandunya.

"Kami tahu dari arsip sejarah, bagaimana bentuk bangunan itu. Tetapi bangunan tersebut ada di Hungaria, jauh dari ibu kota. Tentu bangunan itu tak besar," kata Borekci.

Berdasarkan pemindaian jarak jauh, ditemukan beberapa bangunan yang mirip dengan mausoleum Sulaiman di Istanbul. Beberapa bangunan itu berupa biara, barak militer, dan sebuah masjid.

"Satu dari bangunan ini menghadap ke arah Mekah," kata Pap.

Ketika tim Pap mulai menggali, mereka menemukan sebuah struktur dari batu bata dan dinding-dinding yang ditutup ubin. Ruang tengah dari bangunan itu berukuran 8x8 meter.

Menurut Pap ada bekas galian dari sejumlah pembobol makam dari sekitar abad 17, tetapi untungnya sebagian besar elemen dekoratif dari makam itu masih utuh. Elemen-elemen dekoratif itu, kata Pap, mirip dengan gaya dekorasi pada mausoleum Sulaiman di Istanbul. (Live Science)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Nikita Mirzani Sebut Kasusnya Hanya Pengalihan Isu

Pedangdut Seksi Bunga Victoria Meninggal di Usia 23 Tahun

Remaja Indonesia Ini Mengubah Perspektif Tentang Islam di Inggris

Tinggalkan Anak-Istri, Lelaki Ini Hidup Baru Sebagai Gadis Kecil

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK

Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda

Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK

Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet

Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar

Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23

Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami

Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:22 WIB

Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi

Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:11 WIB

×