Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Vania Rossa

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:32 WIB
Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
Direktur Utama PT Kredit Utama Fintech Indonesia, Balandina Siburian. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • PT Kredit Utama Fintech Indonesia melalui program GROW with RupiahCepat meresmikan Pojok Baca di SD Negeri Teluk Bulan, Lombok, pada fasilitas renovasi sekolah terdampak gempa untuk mendukung kegiatan belajar siswa.
  • Direktur Utama Balandina Siburian menyatakan bahwa edukasi pengelolaan uang sejak dini, seperti membedakan kebutuhan dan menabung, penting diajarkan secara bertahap kepada anak-anak.
  • AFPI menyelenggarakan program edukasi keuangan bertajuk Pindar Mengajar di Universitas Mataram pada 26 Agustus 2026 guna membekali mahasiswa dengan keterampilan anggaran dan layanan digital.

Suara.com - Mengenalkan konsep uang kepada anak tidak harus dimulai dengan pelajaran yang rumit. Orang tua bisa mengajarkan literasi keuangan melalui berbagai hal sederhana yang ditemui anak dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya dengan membiasakan mereka membedakan kebutuhan dan keinginan.

Kemampuan tersebut penting karena anak akan semakin sering dihadapkan pada pilihan ketika menggunakan uang, baik untuk membeli makanan, perlengkapan sekolah maupun barang yang mereka inginkan.

Orang tua bisa mulai dengan mengajak anak berdiskusi sebelum membeli sesuatu. Misalnya, tanyakan apakah barang tersebut memang dibutuhkan atau hanya diinginkan.

Dari percakapan sederhana ini, anak perlahan belajar menentukan prioritas dan memahami bahwa tidak semua keinginan harus langsung dipenuhi.

Konsep menabung juga dapat diperkenalkan dengan cara yang menyenangkan. Anak bisa diajak menyisihkan sebagian uang saku untuk membeli sesuatu yang memang mereka inginkan di kemudian hari.

Dengan begitu, mereka belajar bahwa mendapatkan sesuatu terkadang membutuhkan proses dan perencanaan.

Direktur Utama PT Kredit Utama Fintech Indonesia, Balandina Siburian, mengatakan edukasi mengenai pengelolaan uang sebaiknya diperkenalkan sejak usia dini dan dilakukan secara bertahap.

“Melalui GROW with RupiahCepat, kami ingin memastikan bahwa kontribusi RupiahCepat tidak berhenti pada penyediaan fasilitas, tetapi juga memberikan pengetahuan yang dapat digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Balandina.

Menurut dia, anak dapat mulai dikenalkan dengan cara mengelola uang, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta belajar mengambil keputusan keuangan secara bijak.

baca juga

Upaya memperkenalkan literasi keuangan sejak dini juga dilakukan melalui GROW with RupiahCepat. Program tersebut menghadirkan Pojok Baca di SD Negeri Teluk Bulan, Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang dapat digunakan siswa untuk membaca dan belajar.

Fasilitas tersebut dilengkapi rak, buku bacaan, dan meja baca. Ruangan yang digunakan juga direnovasi karena sebelumnya terdampak gempa.

Kepala SD Negeri Teluk Bulan, H. Sukur, S.Pd., mengatakan fasilitas tersebut dapat menjadi ruang tambahan bagi siswa untuk melakukan aktivitas membaca dan belajar.

“Kami mengapresiasi dukungan RupiahCepat karena Pojok Baca ini memberikan ruang yang dapat dimanfaatkan siswa untuk membaca dan belajar. Sebelumnya, ruangan yang digunakan mengalami kerusakan sehingga perlu diperbaiki,” ujar Sukur.

Pengenalan literasi keuangan kemudian dapat dilanjutkan ketika anak beranjak remaja dan dewasa.

Pada mahasiswa, misalnya, pengelolaan uang dapat diperluas dengan mengajarkan cara membuat anggaran, mengatur pengeluaran, serta memahami penggunaan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab.

Materi tersebut turut diberikan dalam program Pindar Mengajar yang diselenggarakan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) di Universitas Mataram pada 26 Agustus 2026.

Dengan demikian, belajar tentang uang tidak harus menunggu anak memiliki penghasilan sendiri.

Kebiasaan sederhana seperti membedakan kebutuhan dan keinginan, menabung, membuat prioritas, dan mempertimbangkan sebelum membeli dapat menjadi langkah awal membangun literasi keuangan sejak dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin

141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia

Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus

Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Terkini

Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami

Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:22 WIB

Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi

Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: HAM Tak Jadi Acuan

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: HAM Tak Jadi Acuan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:09 WIB

4 Rekomendasi Serum Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Glowing Tanpa Was-Was!

4 Rekomendasi Serum Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Glowing Tanpa Was-Was!

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah

Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS

Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:58 WIB

Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat

Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:54 WIB

Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!

Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!

Bri | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:54 WIB

Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi

Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi

Surakarta | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:48 WIB

×