Resmi Ganti Nama, Ini yang Baru dari Grab!

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 03 Februari 2016 | 14:42 WIB
Resmi Ganti Nama, Ini yang Baru dari Grab!
Rebranding 'Grab' di Jakarta pada Rabu (3/2/2016). (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Penyedia layanan pemesanan transportasi via online yang semula dikenal dengan Grab Taxi kini resmi menyandang nama baru sebagai Grab.

Grab yang mulanya hanya aplikasi sederhana yang melayani pemesanan taksi, kini telah berevolusi menjadi perusahaan penyedia empat layanan transportasi sekaligus antara lain Grab Taxi, Grab Bike, Grab Car dan Grab Express.

Managing Director of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan bahwa evolusi ini dilakukan seiring dengan pencapaian yang telah diterima Grab selama bergerak di bidang penyedia transportasi secara online sejak 2012 lalu di enam negara yang berlokasi di Asia Tenggara.

"Sejak diluncurkan pertama kali, Grab telah merangkul lebih dari 200.000 pengemudi di 6 negara untuk melayani 1.5 juta pemesanan setiap harinya. Bahkan aplikasi kami sudah diunduh di lebih dari 11 juta perangkat," ujarnya pada rebranding 'Grab' di bilangan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (3/2/2016).

Pencapaian inilah yang menurut Ridzki melatarbelakangi evolusi dari Grab Taxi ke Grab. Lantas apa yang baru dari Grab? Suara.com merangkum enam hal terbaru yang ditawarkan aplikasi Grab.

1. Personalized booking services
Pengguna setia layanan pemesanan Grab yang memiliki rute sama untuk dilewati setiap hari tak lagi repot mengetik alamat penjemputan dan tujuan ketika akan memesan transportasi. Pasalnya aplikasi Grab yang sudah diupdate, akan secara otomatis membaca rute-rute yang rutin dilalui, sehingga mempermudah penggunanya.

2. Auto- retry
Ketika pada pemesanan pertama, pengguna gagal mendapatkan tumpangan yang diinginkan, sistem aplikasi akan secara otomatis mengulang pemesanan dalam waktu yang relatif singkat.

3. Live driver tracking
Pengguna aplikasi bisa melihat secara langsung pergerakan pengemudi secara akurat melalui fitur GPS yang tersedia.

4. Faster sign up
Sistem registrasi bagi pengguna baru dapat dilakukan dengan memasukkan username Facebook yang dilakukan pengguna. Secara otomatis aplikasi Grab akan membaca data pengguna yang tertera di Facebook sehingga tak perlu repot lagi mengisi data registrasi.

5. Fitur Grab Pay
Fitur terbaru ini memberi keleluasaan bagi pengguna untuk memilih metode pembayaran saat menggunakan layanan transportasi yang disediakan Grab. Beberapa opsi yang bisa dipilih antara lain tunai, via kartu kredit, maupun kartu debit.

6. Fitur Grab Work
GrabWork merupakan layanan dan fitur baru yang ditunjukkan untuk para pekerja profesional. Dengan layanan ini, para pekerja profesional yang menggunakan Grab untuk menemui klien dapat langsung menandai perjalanan bisnis mereka. Fitur in-app terbaru ini mencakup rincian biaya pengeluaran dinas dan detail perjalanan untuk keperluan laporan kantor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sopir Taksi di Bali Tolak Layanan Taksi Online

Sopir Taksi di Bali Tolak Layanan Taksi Online

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 11:55 WIB

Kini, Gojek Miliki 10 Ribu Driver di Jabodetabek

Kini, Gojek Miliki 10 Ribu Driver di Jabodetabek

News | Selasa, 30 Juni 2015 | 17:00 WIB

Bos Gojek Sebut Grab Bike Cuma Bisa Meniru

Bos Gojek Sebut Grab Bike Cuma Bisa Meniru

News | Selasa, 30 Juni 2015 | 16:32 WIB

Terkini

Isu Lingkungan hingga AI, Riset Pelajar di OMI 2026 Bikin Kaget Para Ahli!

Isu Lingkungan hingga AI, Riset Pelajar di OMI 2026 Bikin Kaget Para Ahli!

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 21:34 WIB

AHY: Jujur Saja! Ekonomi Rakyat Masih Tertekan, Harga Naik hingga Kerja Layak Sulit

AHY: Jujur Saja! Ekonomi Rakyat Masih Tertekan, Harga Naik hingga Kerja Layak Sulit

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 21:25 WIB

Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'

Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:22 WIB

Tiga Dara Bahas Riset Kenapa Cowok Suka Gak Nyambung! Katanya Karena Masuk Goa

Tiga Dara Bahas Riset Kenapa Cowok Suka Gak Nyambung! Katanya Karena Masuk Goa

Video | Sabtu, 05 September 2026 | 21:15 WIB

Satu Menyerang, Satu Bertahan: Kisah Pemain  Kembar yang Bersinar di MLSC Semarang

Satu Menyerang, Satu Bertahan: Kisah Pemain Kembar yang Bersinar di MLSC Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 21:08 WIB

Maarten Paes Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Barcelona, Sinyal Apa Ini?

Maarten Paes Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Barcelona, Sinyal Apa Ini?

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 21:05 WIB

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 21:02 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster

Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:01 WIB

Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar

Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar

Banten | Sabtu, 05 September 2026 | 20:53 WIB

Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen

Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen

Bogor | Sabtu, 05 September 2026 | 20:49 WIB

×