Untuk Pertama Kalinya Meteor Bunuh Manusia

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 08 Februari 2016 | 20:34 WIB
Untuk Pertama Kalinya Meteor Bunuh Manusia
Ilustrasi meteor memasuki atmosfer Bumi (Shutterstock).

Suara.com - Seorang lelaki tewas dan tiga orang lainnya luka-luka akibat hantaman sebuah batu meteor di sebuah universitas di Tamil Nadu, India bagian selatan, Sabtu (6/2/2016).

Peristiwa nahas itu terjadi setelah sebuah objek tak dikenal jatuh di dekat kantin di dalam kompleks akademi Bharathidasan Engineering College sekitar pukul 12.30 siang. Benturannya dengan Bumi menyebabkan ledakan keras dan lubang sedalam 1,2 meter.

"Terdengar suara seperti ledakan besar," kata G. Baskar, pemimpin akademi itu, "Suara ledakan itu tidak normal dan bisa terdengar sejauh 3 kilometer."

Wall Street Journal mengatakan bahwa korban dalam peristiwa itu akan dicatat sebagai manusia pertama yang tewas akibat batu meteor.

Selain menyebabkan ledakan dan lubang, benturan meteor dengan bumi itu menghancurkan kaca-kaca jendela kampus dan mobil-mobil yang diparkir di sekitarnya. Para pelajar pun segera dipulangkan dan akademi itu diliburkan hingga Rabu (10/1/2016).

Baskar menggambarkan meteor yang ditemukan di pusat ledakan sebagai pecahan batuan berwarna "biru gelap".

Adapun korban tewas dalam insiden itu bernama V. Kamaraj. Ia, yang bertugas sebagai sopir bus akademi, berjalan santai ketika meteor itu jatuh di dekatnya. Ia meninggal pada Sabtu setelah menderita luka-luka parah.

Tiga orang lainnya yang terdiri dari dua tukang kebun yang bekerja di dalam kampus dan seorang pelajar juga terluka dalam insiden itu.

Meteor dalam ilmu pengetahuan dikenal sebagai partikel kecil dari sebuah asteroid atau komet yang bergerak di sekitar matahari. Ketika sebuah meteor memasuki atmosfer Bumi, lazimnya ia akan terbakar habis dan dari Bumi akan terlihat seperti bintang berekor api. Jika tak habis terbakar ketika melewati atsmofer, maka meteor akan disebut meteoroid.

Menurut badan antariksa Amerika Serikat (NASA), sepanjang sejarah peradaban modern belum ada catatan manusia terbunuh akibat meteor.

"Peluang seseorang terbunuh akibat meteor sangat kecil, tetapi semakin besar ukuran sebuah komet atau asteroid maka risiko juga akan semakin besar," tulis NASA dalam website resminya.

Menurut perhitungan NASA, sebuah meteor berdiameter di atas 0,8 kilometer akan memicu bencana global jika menghantam Bumi. Tetapi jika diameternya kurang dari itu, bencana yang disebabkannya akan bersifat lokal.

NASA sendiri memiliki "Near Earth Object Program", sebuah proyek yang dijalankan untuk mendeteksi, melacak, dan menentukan potensi bahaya dari asteroid atau komet yang melintas di dekat Bumi. Pada 5 Februari lalu NASA mengatakan ada 879 asteroid yang diameternya di atas 1 km.

Pada 2013 sebuah meteor jatuh di Pegunungan Ural, Rusia dan menyebabkan sekitar 1000 orang terluka. Sekitar 3000 bangunan rusak akibat peristiwa itu. Akademi Sains Rusia mengatakan bahwa meteor tersebut berdiamter sekitar 2 meter dan berbobot sekitar 10 metrik ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?

Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 16:21 WIB

Royal Enfield Rilis Meteor 350 Sundowner Orange Edisi Terbatas Hanya 36 Unit di Indonesia

Royal Enfield Rilis Meteor 350 Sundowner Orange Edisi Terbatas Hanya 36 Unit di Indonesia

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 11:18 WIB

F4 Konser di Jakarta 30 Mei 2026, Siap Nostalgia Meteor Garden

F4 Konser di Jakarta 30 Mei 2026, Siap Nostalgia Meteor Garden

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2026 | 18:30 WIB

Kenang Barbie Shu, Jerry Yan Bawa Kalung Meteor Garden saat Konser Reuni F4

Kenang Barbie Shu, Jerry Yan Bawa Kalung Meteor Garden saat Konser Reuni F4

Entertainment | Minggu, 21 Desember 2025 | 16:00 WIB

Hujan Meteor Geminid 2025 Malam Ini 14 Desember, Cek Jam Terbaik untuk Mengamatinya

Hujan Meteor Geminid 2025 Malam Ini 14 Desember, Cek Jam Terbaik untuk Mengamatinya

Tekno | Minggu, 14 Desember 2025 | 16:25 WIB

Ken Chu Bongkar Alasan Tak Ikut Reuni F4, Singgung Sosok Ini

Ken Chu Bongkar Alasan Tak Ikut Reuni F4, Singgung Sosok Ini

Entertainment | Rabu, 10 Desember 2025 | 15:27 WIB

Siap Comeback, F4 Akan Gandeng Jay Chou dan Ashin Myday

Siap Comeback, F4 Akan Gandeng Jay Chou dan Ashin Myday

Your Say | Selasa, 09 Desember 2025 | 17:15 WIB

10 Fenomena Langit Desember 2025, Ada Cold Moon dan Hujan Meteor Ursid

10 Fenomena Langit Desember 2025, Ada Cold Moon dan Hujan Meteor Ursid

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 08:18 WIB

Rover NASA Temukan Batu Misterius di Mars, Diduga Berasal dari Luar Planet

Rover NASA Temukan Batu Misterius di Mars, Diduga Berasal dari Luar Planet

Tekno | Kamis, 20 November 2025 | 18:56 WIB

24 Tahun Berlalu, Begini Kondisi Terbaru Rumah Tao Ming Tse Meteor Garden

24 Tahun Berlalu, Begini Kondisi Terbaru Rumah Tao Ming Tse Meteor Garden

Entertainment | Rabu, 19 November 2025 | 21:45 WIB

Terkini

RedMagic 11s Pro Lolos Sertifikasi, Calon HP Gaming Gahar dengan Chipset Kencang

RedMagic 11s Pro Lolos Sertifikasi, Calon HP Gaming Gahar dengan Chipset Kencang

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 13:01 WIB

5 Tablet Murah di Bawah Rp2 Juta yang Anti Lag buat Multitasking Harian

5 Tablet Murah di Bawah Rp2 Juta yang Anti Lag buat Multitasking Harian

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 12:10 WIB

Link dan Cara Daftar Koperasi Merah Putih: Begini Langkah Pendaftaran Online

Link dan Cara Daftar Koperasi Merah Putih: Begini Langkah Pendaftaran Online

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 11:59 WIB

Xiaomi Smart Steam Air Fryer 7L Siap Rilis, Kontrol Memasak Canggih lewat HyperOS

Xiaomi Smart Steam Air Fryer 7L Siap Rilis, Kontrol Memasak Canggih lewat HyperOS

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 11:00 WIB

43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 April 2026: Hadiah OVR Tinggi, Gems, dan Kompensasi Bug

43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 April 2026: Hadiah OVR Tinggi, Gems, dan Kompensasi Bug

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 09:32 WIB

HP Infinix Apa yang Kameranya Bagus? Ini 5 Rekomendasi dengan Harga Termurah

HP Infinix Apa yang Kameranya Bagus? Ini 5 Rekomendasi dengan Harga Termurah

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 07:58 WIB

Berapa Harga HP Nokia Jadul Sekarang? Simak Daftar Harganya di Sini

Berapa Harga HP Nokia Jadul Sekarang? Simak Daftar Harganya di Sini

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 07:36 WIB

Harga RAM Naik, Intel Pastikan Inovasi Tak Terhambat

Harga RAM Naik, Intel Pastikan Inovasi Tak Terhambat

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 07:35 WIB

Game Star Trek Resurgence Dihapus dari Toko Digital, Lisensi Berakhir

Game Star Trek Resurgence Dihapus dari Toko Digital, Lisensi Berakhir

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 07:35 WIB

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 16 April 2026: Raih M1014 Laut Ganas, AK47, dan VSK94

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 16 April 2026: Raih M1014 Laut Ganas, AK47, dan VSK94

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 06:54 WIB