Pesawat Khusus Ekonomis, Produk Andalan PT DI dalam Bersaing

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 12 Februari 2016 | 04:36 WIB
Pesawat Khusus Ekonomis, Produk Andalan PT DI dalam Bersaing
Pesawat N-219 buatan Lapan & PT Dirgantara Indonesia. [Antara]

Suara.com - Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso mengungkapkan jenis pesawat yang didesain secara khusus dan memiliki harga yang kompetitif di segi ekonomi, dianggap menjadi keunggulan produk pesawat Indonesia.

"Kami kelebihannya cuma satu, kalau ada yang minta pesawat spesial biasanya kita bisa lebih kompetitif dibanding perusahaan lain," kata Budi di Bandung, Kamis.

Budi mencontohkan untuk pesawat yang biasa digunakan sebagai pesawat patroli udara, perusahaan perakitan pesawat terbang tersebut dapat menambahkan fitur integrasi antara satu peralatan dengan peralatan lain. Meski demikian, pesawat tersebut dibuat kompetitif dari sisi ekonomis.

 
Ia juga tak menampik PT DI tidak bisa bersaing secara nilai ekonomis apabila pesawat yang diproduksi merupakan jenis standar. Perusahaan industri pesawat terbang di negara lain bisa memproduksi pesawat secara massal yang membuatnya bisa menekan harga jual ke pasaran.

"Negara lain mungkin produksinya lebih massal dari kami. Itu akan susah secara ekonomis untuk berkompetisi. Kalau makin banyak makin murah kan," kata dia.

Budi mengatakan, saat ini PT DI sedang mencoba merambah pasar pesawat komersial selain memproduksi pesawat alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Pesawat angkut sipil, kata Budi, memiliki pasar yang jauh lebih banyak ketimbang pasar pesawat militer. Pemerintah Indonesia juga meminta agar perusahaan BUMN tersebut mulai memproduksi pesawat-pesawat komersial agar tetap bisa eksis tanpa harus bergantung pada pesanan pesawat alutsista.

Namun demikian, kata Budi, bukan berarti PT DI mengurangi produk alutsistanya.

"Tapi dengan hidup di pesawat komersial ini, kami juga masih punya kemampuan membuat alutsista. Biasanya semua perusahaan yang membuat alutsista juga membuat pesawat komersial," kata Budi.

Budi yang juga pernah memimpin PT Pindad mencontohkan perusahaan Boeing yang terkenal dengan produk pesawat komersialnya juga banyak memproduksi alutsista.

"Boeing kan terkenalnya pesawat komersial, tapi lebih dari 50 persen penjualannya itu alutsista," ujar Budi.

Saat ini PT DI sudah mengeluarkan produk pesawat komersial N219, dan sedang mengembangkan pesawat komersial terbarunya yakni N245. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PT Dirgantara Indonesia Mulai Rambah Pesawat Komersial

PT Dirgantara Indonesia Mulai Rambah Pesawat Komersial

Bisnis | Kamis, 11 Februari 2016 | 20:53 WIB

Maskapai Air Born Akan Pesan 8 Pesawat N219

Maskapai Air Born Akan Pesan 8 Pesawat N219

Bisnis | Kamis, 10 Desember 2015 | 23:04 WIB

Terkini

Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes

Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Sopir Truk di Medan Jadi Korban Begal, Uang dan HP Digasak

Sopir Truk di Medan Jadi Korban Begal, Uang dan HP Digasak

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:17 WIB

Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?

Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Kulit Auto Calm! 5 Sunscreen Korea Tea Tree Penyelamat Kulit Sensitif

Kulit Auto Calm! 5 Sunscreen Korea Tea Tree Penyelamat Kulit Sensitif

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Gel Cleanser Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Manfaat dan Cara Memilihnya

Gel Cleanser Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Manfaat dan Cara Memilihnya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Chicco Jerikho Ikut Lari Bareng Hampir 3.000 Peserta di Surabaya

Chicco Jerikho Ikut Lari Bareng Hampir 3.000 Peserta di Surabaya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:46 WIB

Evakuasi Kebakaran Toko Bangunan di Sleman: Dua Korban Tewas Ditemukan Dekat Tangga Lantai Tiga

Evakuasi Kebakaran Toko Bangunan di Sleman: Dua Korban Tewas Ditemukan Dekat Tangga Lantai Tiga

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB

7 Serum Ekstrak Beras Terbaik untuk Samarkan Noda Hitam Wajah di Usia 35 Tahun ke Atas

7 Serum Ekstrak Beras Terbaik untuk Samarkan Noda Hitam Wajah di Usia 35 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Jejak Karier Komjen Suyudi Ario Seto, dari Reserse Jadi Kapolri

Jejak Karier Komjen Suyudi Ario Seto, dari Reserse Jadi Kapolri

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon 20% di Tom Sushi, Ini Cara Klaimnya

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon 20% di Tom Sushi, Ini Cara Klaimnya

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:41 WIB

×