Cina Sebar 488 Juta Postingan Palsu di Medsos Per Tahun

Liberty Jemadu

Senin, 23 Mei 2016 | 11:22 WIB
Cina Sebar 488 Juta Postingan Palsu di Medsos Per Tahun
Ilustrasi internet di Cina (Shutterstock).

Suara.com - Pemerintah Cina menyebarkan 488 juta postingan palsu di media sosial setiap tahunnya sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian publik dari isu-isu sensitif, demikian hasil sebuah penelitian yang digelar oleh para ilmuwan di Universitas Harvard, Amerika Serikat.

Penelitian yang dipimpin oleh Gary King dari Harvard itu meneliti apa yang disebut sebagai "Partai 50 Sen", orang-orang yang disebut dibayar sebesar 50 sen yuan oleh pemerintah Cina untuk mengunggah konten-konten positif tentang Beijing di media sosial dan internet.

Upaya yang oleh para peneliti disebut sebagai "operasi rahasia berskala besar" ini dilakukan oleh para pegawai pemerintah dan menunjukkan betapa seriusnya usaha pemerintah Cina untuk mengendalikan informasi di publik.

Di Cina sendiri media-media sosial asing seperti Facebook, Twitter, dan Google sudah diblokir. Adapun media-media sosial lokal diawasi dengan ketat oleh pemerintah.

"Partai 50 Sen" di tengah publik Cina sering dianggap sebagai para pembela pemerintah dalam perdebatan di dunia maya. Tetapi hasil penelitian King menunjukkan bahwa mereka bekerja bukan untuk mendebat, tetapi justru mengalihkan perhatian publik dari isu-isu sensitif.

"Tujuan mereka adalah untuk mengalihkan publik dan mengubah subjek pembicaraan. Sebagian besar postingan mereka berisi pemujaan terhadap Cina, sejarah revolusi Partai Komunis dan simbol-simbol lain dari rezim berkuasa," terang para peneliti.

Studi itu juga menemukan bahwa para anggota "Partai 50 Sen" ini bukan rakyat biasa yang dibayar oleh pemerintah, melainkan pegawai negeri atau badan pemerintah lainnya. Mereka menggungah konten-konten propemerintah sebagai bagian dari pekerjaan dan itu akan menjadi bagian penilaian terhadap kinerja mereka.

Postingan-postingan itu lazimnya disebarkan dalam momentum-momentum kunci, seperti setelah terjadi kerusuhan atau peristiwa politik besar. Para peneliti mengatakan metode ini menunjukkan adanya kordinasi tingkat tinggi dari pemerintah dalam upaya mengendalikan wacana di publik.

Riset itu sendiri dilakukan dengan meneliti email-email Kantor Propaganda Internet kota Zhanggong dari tahun 2013 - 2014 yang dibocorkan peretas ke internet pada 2015 lalu. Email-email yang bersifat rahasia itu berisi nama dan nama alias dari pegawai negeri yang masuk dalam "Partai 50 Sen". (CNN/BBC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKS Diyakini Bertahan Dalam Dinamika Politik Indonesia

PKS Diyakini Bertahan Dalam Dinamika Politik Indonesia

News | Sabtu, 07 November 2015 | 12:45 WIB

Twitter Turuti Kemauan Turki, Pemblokiran Dicabut

Twitter Turuti Kemauan Turki, Pemblokiran Dicabut

Tekno | Selasa, 07 April 2015 | 04:12 WIB

Jumlah Pengguna Internet Cina Nyaris 650 Juta Orang

Jumlah Pengguna Internet Cina Nyaris 650 Juta Orang

Tekno | Senin, 26 Januari 2015 | 12:45 WIB

Mesin Sensor Cina Ternyata Tak Segarang yang Dikira

Mesin Sensor Cina Ternyata Tak Segarang yang Dikira

Tekno | Sabtu, 13 September 2014 | 10:44 WIB

Penggiat Internet Tolak Permen Kominfo Blokir Situs Muatan Negatif

Penggiat Internet Tolak Permen Kominfo Blokir Situs Muatan Negatif

News | Minggu, 10 Agustus 2014 | 19:16 WIB

Pemerintah Cina Perketat Aturan Penggunaan Aplikasi Pesan Singkat

Pemerintah Cina Perketat Aturan Penggunaan Aplikasi Pesan Singkat

Tekno | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 18:19 WIB

Pekerjaan Baru di Cina: Pengawas Konten Porno

Pekerjaan Baru di Cina: Pengawas Konten Porno

Tekno | Rabu, 07 Mei 2014 | 05:08 WIB

Terkini

4 HP Samsung Galaxy A Series Termurah Juli 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan

4 HP Samsung Galaxy A Series Termurah Juli 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:35 WIB

Harga HP Naik Terus? Ini Waktu Terbaik Ganti HP Baru Menurut David GadgetIn

Harga HP Naik Terus? Ini Waktu Terbaik Ganti HP Baru Menurut David GadgetIn

Tekno | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:35 WIB

4 HP Redmi Terbaik 2026 Menurut Reviewer Gadget untuk Multitasking hingga Gaming

4 HP Redmi Terbaik 2026 Menurut Reviewer Gadget untuk Multitasking hingga Gaming

Tekno | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:10 WIB

Update Harga HP Samsung Juli 2026, dari Seri Termurah hingga Flagship

Update Harga HP Samsung Juli 2026, dari Seri Termurah hingga Flagship

Tekno | Minggu, 05 Juli 2026 | 08:25 WIB

25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium

25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium

Tekno | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:42 WIB

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:02 WIB

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:39 WIB

JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports

JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:52 WIB

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:09 WIB

Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z

Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:35 WIB

×