Microsoft Blokir Semua Akun dengan Password Mudah

Dythia Novianty

Jum'at, 27 Mei 2016 | 18:28 WIB
Microsoft Blokir Semua Akun dengan Password Mudah
Ilustrasi password. [Shuterstock]

Suara.com - Aksi pembajak Black Hat yang telah memblokir 117 juta kredensial LinkedIn, membuat Microsoft mengambil langkah tegas. Raksasa software itu kini memblokir semua password mudah di seluruh layanannya.

Microsoft mengumpulkan password dari akun yang ada melihat apakah kombinasinya mudah diretas. Mereka kemudian meminta pengguna memilih kode lebih kuat dan kompleks.

Ketika datang ke daftar pelanggaran besar, penjahat cyber dan tim Identity Protection Azure AD memiliki sesuatu yang sama. "Kami memperhatikan dan menganalisa password yang paling sering digunakan," tulis Kelompok Pengelola AD Identity Protection Azure
Microsoft, Alex Weinert seperti dilansir Dailymail, Jumat (27/5/2016).

Orang jahat itu menggunakan data curiannya untuk menginformasikan serangan mereka.

"Apa yang kita lakukan adalah mencegah data Anda memiliki password yang mudah diserang, sehingga serangan-serangan tidak mampu bekerja," ujarnya lagi.

Microsoft melihat lebih dari 10 juta akun diserang setiap hari, sehingga perusahaan adalah menginginkan penggunaan kata sandi yang tidak mudah diretas. Perusahaan akan membuat daftar password dari kumpulan akun yang ada.

Daftar ini akan digunakan untuk menentukan seberapa lemah, umum atau kompleks password pengguna dan memungkinkan perusahaan untuk memberitahu mereka jika perlu diubah.

Data dari LinkedIn menunjukkan, bahwa anggota password paling populer digunakan adalah '123456' dan 'linkedin'. Penelitian lain menunjukkan, bahwa 'password', 'qwerty' dan 'sepakbola' adalah salah satu top 10 yang biasa digunakan.

Microsoft Blokir Semua Akun dengan Password Mudah


Aksi pembajak Black Hat yang telah memblokir 117 juta kredensial LinkedIn, membuat Microsoft mengambil langkah tegas. Raksasa software itu kini memblokir semua password mudah di seluruh layanannya.

Microsoft mengumpulkan password dari akun yang ada melihat apakah kombinasinya mudah diretas. Mereka kemudian meminta pengguna memilih kode lebih kuat dan kompleks.

Ketika datang ke daftar pelanggaran besar, penjahat cyber dan tim Identity Protection Azure AD memiliki sesuatu yang sama. "Kami memperhatikan dan menganalisa password yang paling sering digunakan," tulis Kelompok Pengelola AD Identity Protection Azure
Microsoft, Alex Weinert seperti dilansir Dailymail, Jumat (27/5/2016).

Orang jahat itu menggunakan data curiannya untuk menginformasikan serangan mereka.

"Apa yang kita lakukan adalah mencegah data Anda memiliki password yang mudah diserang, sehingga serangan-serangan tidak mampu bekerja," ujarnya lagi.

Microsoft melihat lebih dari 10 juta akun diserang setiap hari, sehingga perusahaan adalah menginginkan penggunaan kata sandi yang tidak mudah diretas. Perusahaan akan membuat daftar password dari kumpulan akun yang ada.

Daftar ini akan digunakan untuk menentukan seberapa lemah, umum atau kompleks password pengguna dan memungkinkan perusahaan untuk memberitahu mereka jika perlu diubah.

Data dari LinkedIn menunjukkan, bahwa anggota password paling populer digunakan adalah '123456' dan 'linkedin'. Penelitian lain menunjukkan, bahwa 'password', 'qwerty' dan 'sepakbola' adalah salah satu top 10 yang biasa digunakan.



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Facebook dan Microsoft Pasang Kabel Internet dari AS ke Eropa

Facebook dan Microsoft Pasang Kabel Internet dari AS ke Eropa

Tekno | Jum'at, 27 Mei 2016 | 11:12 WIB

Penjualan Windows 10 Tidak Seberuntung Android

Penjualan Windows 10 Tidak Seberuntung Android

Tekno | Selasa, 24 Mei 2016 | 15:34 WIB

Kembali ke Habitat, Nokia Kini Bersistem Android

Kembali ke Habitat, Nokia Kini Bersistem Android

Tekno | Kamis, 19 Mei 2016 | 20:42 WIB

Nokia Tutup Ponsel Fitur dan Jual Nama ke Foxconn

Nokia Tutup Ponsel Fitur dan Jual Nama ke Foxconn

Tekno | Senin, 16 Mei 2016 | 07:59 WIB

Selamat Tinggal Proyek Spark Microsoft

Selamat Tinggal Proyek Spark Microsoft

Tekno | Senin, 16 Mei 2016 | 07:55 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×