Hacker Jual Puluhan Ribu Akes ke Server Mulai dari Rp80.000

Dythia Novianty | Suara.com

Minggu, 19 Juni 2016 | 06:57 WIB
Hacker Jual Puluhan Ribu Akes ke Server Mulai dari Rp80.000
ilustrasi peretas. (Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti Kaspersky Lab melakukan penyelidikan terhadap sebuah forum global. Penjahat siber diketahui membeli dan menjual akses ke server yang telah diretas dan mereka perjualbelikan mulai dari harga termurah 6 dolar AS atau sekitar Rp80 ribuan.

Forum ini bernama Pasar xDedic, dijalankan oleh sekelompok orang yang menggunakan bahasa Rusia, memiliki sebanyak 70.624 Remote Desktop Protocol (RDP) server yang telah diretas dan siap untuk diperjualbelikan. Kebanyakan dari server ini berfungsi sebagai host atau menyediakan akses ke situs dan layanan konsumen populer dan beberapa bahkan memiliki perangkat lunak yang di instal sehingga dapat melakukan direct mail, akuntansi keuangan dan pengelolaan Point-of-Sale (POS).

Akses ke server yang telah diretas digunakan untuk menargetkan para pemilik infrastruktur atau sebagai launch-pad untuk serangan yang lebih luas, yang menakutkan adalah para pemilik, termasuk lembaga pemerintahan, perusahaan dan universitas, hanya sedikit sekali mengetahui atau bahkan tidak tahu sama sekali tentang hal ini.

xDedic adalah contoh kuat dari jenis baru pasar bagi penjahat siber yang terorganisir dengan baik, didukung serta menawarkan semua orang baik itu penjahat siber tingkat pemula hingga ke kelompok hacker APT akses mudah, cepat dan murah ke infrastruktur organisasi yang resmi dan juga membuat aksi kejahatan mereka tetap berada di bawah radar pihak berwajib selama mungkin.

Sebuah penyedia layanan internet di Eropa (ISP) memberikan informasi kepada Kaspersky Lab mengenai keberadaan xDedic dan kedua perusahaan bekerja sama untuk menyelidiki bagaimana forum ini beroperasi. Prosesnya cukup sederhana dan menyeluruh.

Proses yang dilakukan mulai dari membobol server, seringkali melalui serangan brute-force, dan membawa kredensial yang terdapat di dalam server tersebut ke xDedic. Server yang telah diretas kemudian diperiksa kembali mulai dari konfigurasi RDP, memori, perangkat lunak, riwayat browsing dan banyak lainnya - semua fitur yang “pelanggan” biasanya dapat telusuri sebelum mereka membeli.

harga yang dibanderol murah itu pun ditujukan bagi para anggota forum xDedic, sehingga dapat mengakses semua data server dan juga menggunakannya sebagai platform untuk serangan berbahaya selanjutnya. Adapun potensi aksi kejahatan siber ini diantaranya berupa serangan yang ditargetkan, malware, DDoS, phishing, serangan social-engineering dan adware.

Para pemilik yang sah dari server, seringkali tidak menyadari bahwa infrastruktur TI mereka telah disusupi. Selanjutnya, setelah serangan telah selesai dilakukan, para penyerang dapat menempatkan akses ke server cadangan untuk kembali dijual dan seluruh proses serangan dapat dimulai kembali. 10 negara teratas yang terkena dampaknya adalah Brazil, Cina, Rusia, India, Spanyol, Italia, Perancis, Australia, Afrika Selatan dan Malaysia.

"XDedic merupakan perwujudan dari konsep cybercrime-as-a-service yang semakin berkembang dengan adanya penambahan ekosistem komersial dan platform perdagangan. Keberadaannya memberikan kemudahan, dibandingkan sebelumnya, bagi semua orang baik itu penyerang yang memiliki keterampilan tingkat rendah hingga kelompok APT yang didukung suatu negara atau bangsa untuk terlibat dalam serangan yang berpotensi merugikan dengan cara yang murah, cepat dan efektif," ujarkata Costin Raiu, Director, Global Research and Analysis Team, Kaspersky Lab dalam keterangan tertulis, Minggu (19/6/2016).

Dia mengungkapkan, para korban utama tidak lagi sebatas konsumen atau organisasi yang ditargetkan dalam serangan, tetapi juga pemilik dari server yang tidak merasa curiga. Untuk itu, Kaspersky Lab menyarankan organisasi untuk menginstal solusi keamanan yang kuat sebagai bagian dari pendekatan komprehensif serta multi-layer untuk keamanan infrastruktur TI, ,menerapkan penggunaan password yang kuat sebagai bagian dari proses otentikasi server, menerapkan proses yang berkesinambungan dari manajemen patch, melakukan audit keamanan reguler dari infrastruktur TI dan mempertimbangkan berinvestasi dalam layanan intelijen ancaman yang dapat memberikan organisasi informasi terbaru mengenai ancaman yang muncul dan menyajikan pengetahuan terhadap perspektif para penjahat siber untuk membantu mereka menilai tingkat risiko yang mereka hadapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Jadinya Jika Hacker Bobol Sistem Komputer Penerbangan

Ini Jadinya Jika Hacker Bobol Sistem Komputer Penerbangan

News | Senin, 22 Juni 2015 | 11:18 WIB

Bahkan Kaspersky Pun Dibobol Peretas

Bahkan Kaspersky Pun Dibobol Peretas

Tekno | Kamis, 11 Juni 2015 | 15:28 WIB

Hacker Serang Situs Angkatan Darat AS

Hacker Serang Situs Angkatan Darat AS

Tekno | Selasa, 09 Juni 2015 | 12:04 WIB

Riset: Facebook Jadi Alat Utama Penipuan di Dunia Maya

Riset: Facebook Jadi Alat Utama Penipuan di Dunia Maya

Tekno | Selasa, 24 Juni 2014 | 19:29 WIB

Mata-mata Cina Intip "E-mail" Anggota Parlemen Australia

Mata-mata Cina Intip "E-mail" Anggota Parlemen Australia

News | Senin, 28 April 2014 | 16:07 WIB

Terkini

6 HP dengan Kamera Zoom Terbaik 2026, Foto Jarak Jauh Tetap Tajam

6 HP dengan Kamera Zoom Terbaik 2026, Foto Jarak Jauh Tetap Tajam

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB

Motorola Edge 70 Pro Plus Segera Debut, Diprediksi Bawa RAM 16 GB

Motorola Edge 70 Pro Plus Segera Debut, Diprediksi Bawa RAM 16 GB

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:08 WIB

10 HP Terlaris Global Q1 2026: iPhone 17 Memimpin, Samsung Ungguli Xiaomi

10 HP Terlaris Global Q1 2026: iPhone 17 Memimpin, Samsung Ungguli Xiaomi

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:55 WIB

4 HP Honor RAM 12 GB 5G Terbaru, Performa Gahar Mulai Rp3 Jutaan

4 HP Honor RAM 12 GB 5G Terbaru, Performa Gahar Mulai Rp3 Jutaan

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:08 WIB

Makin Murah, Game AAA Star Wars Ini Diskon hingga 75 Persen di Steam

Makin Murah, Game AAA Star Wars Ini Diskon hingga 75 Persen di Steam

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:03 WIB

6 iPhone Lawas yang Kameranya Bagus dan Murah 2026, Masih Layak Dipakai!

6 iPhone Lawas yang Kameranya Bagus dan Murah 2026, Masih Layak Dipakai!

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:00 WIB

Sampai Kapan Harga Ponsel Bertambah Mahal? Analis Ungkap Krisis Memori hingga 2027

Sampai Kapan Harga Ponsel Bertambah Mahal? Analis Ungkap Krisis Memori hingga 2027

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB

Publisher Game Indonesia Siap Bawa TypeCaster dan Irradiant Skies ke Pasar Global

Publisher Game Indonesia Siap Bawa TypeCaster dan Irradiant Skies ke Pasar Global

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:25 WIB

Cara Aktifkan Paket IM3 SimpelRoam Haji, Internet Otomatis di Arab Saudi

Cara Aktifkan Paket IM3 SimpelRoam Haji, Internet Otomatis di Arab Saudi

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:00 WIB

Halo 2 dan Halo 3 Remake Diprediksi dalam Pengembangan, Pakai Teknologi Anyar

Halo 2 dan Halo 3 Remake Diprediksi dalam Pengembangan, Pakai Teknologi Anyar

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:57 WIB