Galaxy Note 7 "Pengganti" Mulai Masuk Pasar

Dythia Novianty

Senin, 19 September 2016 | 16:20 WIB
Galaxy Note 7 "Pengganti" Mulai Masuk Pasar
Samsung Galaxy Note 7 dipamerkan di Seoul, Korea Selatan pada 2 September (Reuters/Kim Hong-ji).

Suara.com - Samsung Electronics Co mulai hari ini, Senin (19/9/2016) waktu setempat memulai program penggantian untuk Galaxy Note 7 phablets di Korea Selatan. Untuk 'menghadirkan' perangkat 'pengganti itu produsen menggandeng operator lokal sebagai bagian dari recall global.

Pelanggan dari tiga operator seluler, meliputi SK Telecom Co, KT Corp dan LG Uplus Corp, bisa mulai menukarkan Galaxy Note 7 mereka di seluruh outlet Negeri Gingseng tersebut. Pejabat perusahaan mengungkapkan, Galaxy Note 7 yang lama dapat ditukar dengan yang baru, warna yang sama tanpa biaya tambahan.

Pemberitahuan diberikan kepada para pelanggan, satu minggu sebelum waktu "penukaran". Meskipun begitu, pelanggan diberi kebebasan memilih menukarkan dengan perangkat baru atau pengembalian barang mereka ke produsen untuk mendapatkan kembali uang yang dikeluarkan.

Sekitar 400.000 unit Note 7 diperkirakan telah terjual di Korea Selatan sejauh ini.

Samsung mengatakan mereka mengharapkan untuk melanjutkan penjualan Galaxy Note 7 'baru' di Korea Selatan mulai 28 September mendatang, setelah menyelesaikan penggantian dari sekitar 400.000 unit pada akhir bulan ini.  

Selain Korea Selatan, pelanggan Note 7 di Amerika Serikat juga sudah dapat menukarkan ponsel mereka yang yang baru. Pemberitahuan ini sudah diumumkan Best Buy.

Seperti halnya dengan unit Kanada, stok Note 7 baru tiba di AS juga dilengkapi kotak hitam kecil dengan di label kotak - tidak ada S biru dan indikator baterai tetap putih.

Awal bulan ini, Samsung Electronics mengumumkan penarikan besar-besaran dari Galaxy terbaru Note 7, menyusul peluncuran di 10 negara pada 17 Agustus lalu. Kemudian puluhan konsumen melaporkan kebakaran baterai, di Amerika Serikat, Kanada, Taiwan, Meksiko dan Australia.

Samsung Electronics telah meminta pengguna Galaxy Note 7 untuk mendapatkan pengganti pada akhir September, meskipun recall akan berjalan sampai Maret tahun depan.

Samsung mengatakan akan menyediakan sekitar 400.000 smartphone Galaxy Note baru, dengan 100.000 perangkat baru yang tersedia di toko-toko pada hari Senin. Samsung kemudian akan menyediakan tambahan 50,000-60,000 phablets pengganti setiap hari. (Korea Times)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Galaxy Note 7 Meledak di Dalam Celana, Samsung Digugat

Galaxy Note 7 Meledak di Dalam Celana, Samsung Digugat

Tekno | Minggu, 18 September 2016 | 07:09 WIB

Sejuta Samsung Galaxy Note 7 Ditarik di Amerika Serikat

Sejuta Samsung Galaxy Note 7 Ditarik di Amerika Serikat

Tekno | Jum'at, 16 September 2016 | 06:00 WIB

Fakta Mengerikan Samsung Galaxy Note 7

Fakta Mengerikan Samsung Galaxy Note 7

Tekno | Kamis, 15 September 2016 | 17:52 WIB

Meski Aman, Cina Desak Ribuan Samsung Galaxy Note 7 Ditarik

Meski Aman, Cina Desak Ribuan Samsung Galaxy Note 7 Ditarik

Tekno | Kamis, 15 September 2016 | 14:10 WIB

Samsung Galaxy Note 7 Juga Dilarang di Bus dan Kereta Amerika

Samsung Galaxy Note 7 Juga Dilarang di Bus dan Kereta Amerika

Tekno | Rabu, 14 September 2016 | 20:33 WIB

Terkini

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

News | Minggu, 08 November 2026 | 06:24 WIB

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:15 WIB

Tak Siapkan Pidato, Penyanyi Cilik Etenia Croft Sukses Sabet Trofi AMI Awards 2026

Tak Siapkan Pidato, Penyanyi Cilik Etenia Croft Sukses Sabet Trofi AMI Awards 2026

Entertainment | Minggu, 08 November 2026 | 06:05 WIB

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 05:55 WIB

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

×