Ilmuwan Temukan Letak Indra Keenam pada Manusia

Liberty Jemadu

Sabtu, 24 September 2016 | 08:11 WIB
Ilmuwan Temukan Letak Indra Keenam pada Manusia
Ilustrasi cahaya pada kepala manusia (Shutterstock).

Suara.com - Ilmuwan dan masyarakat awam sepakat, manusia hanya pula lima indra: penciuman, perasa, penglihatan, pendengaran, dan sentuhan. Tetapi sebuah riset terbaru yang diterbitkan Rabu (21/9/2016), menunjukkan bahwa manusia punya indra keenam.

Diulas dalam New England Journal of Medicine, para ilmuwan menjelaskan bahwa manusia memiliki kemampuan untuk menyadari atau menginderai tubuhnya sendiri di dalam ruang. Indra ini dinamai proprioception.

Proprioception mengacu pada kemampuan otak untuk mengetahui posisi tubuh Anda dalam sebuah ruangan. Maka ketika polisi bertanya pada orang mabuk untuk menyentuh ujung hidungnya sendiri, sebenarnya polisi sedang menguji indra proprioception orang tersebut.

Jika penglihatan terpusat pada mata, rasa pada lidah, penciuman pada hidung, pendengaran pada telinga, dan sentuhan pada kulit, lalu bagian tubuh mana yang bertanggung jawab untuk proprioception?

Jawabannya, kata para ilmuwan, ada pada genetika.

Temuan ini berawal dari sebuah riset lama yang menunjukan bahwa pada tikus ada sebuah gen bernama PIEZO2, yang menjalankan fungsi indra proprioception.

Gen PIEZO2 memerintahkan sel-sel tubuh untuk memproduksi protein bernama "mechanosensitive". Mechanosensation adalah kemampuan untuk merasakan kekuatan/gaya - misalnya ketika seseorang menekan kulit Anda. Protein ini juga berperan dalam kemampuan proprioception.

Untuk memahami efek gen ini pada manusia, para peneliti di National Insitute of Health, sebuah lembaga kesehatan di Amerika Serikat, meneliti dua pasien yang mengalami mutasi genetik langka.

Dalam penelitian kedua pasien diminta menjalani beberapa tes yang berhubungan dengan gerakan dan keseimbangan tubuh. Dalam sebuah tes misalnya, para peneliti menemukan bahwa kedua pasien itu sangat sukar berjalan ketika mata mereka ditutup.

Pada tes lain kedua pasien diminta mengambil sebuah objek di depan mereka, baik dengan mata terbuka maupun tertutup. Dibandingkan dengan mereka yang tak mengalami mutasi genetika, kedua pasien tadi lebih sukar mengambil objek tersebut.

Sementara di eksperimen berbeda bahkan sukar menebak arah gerakan tangan dan kaki mereka, yag digerakan oleh para ilmuwan dan tak bisa merasakan getaran garputala yang ditempelkan pada kulit mereka.

Dari ekperimen-eksperimen ini para ilmuwan menyimpulkan bahwa kedua pasien, yang mengalami mutasi pada gen PIEZO2, mengalami apa yang mereka sebut "touch-blind" atau tuna-sentuhan.

"Gen PIEZO2 milik para pasien tidak berfungsi, sehingga syarat mereka tak bisa mendeteksi sentuhan dan gerakan tubuh," kata Alexander Chesler, pemimpin penelitian itu.

Sementara itu sistem syaraf lain bisa berfungsi normal. Kedua pasien itu bisa merasa sekakitan, gatal, dan perubah suhu secara normal. Kemampuan otak dan kognitif mereka juga normal. (Live Science)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misteri Weton Pahing: Alasan Firasat Mereka 90 Persen Akurat Menurut Primbon Jawa

Misteri Weton Pahing: Alasan Firasat Mereka 90 Persen Akurat Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 07:21 WIB

Kevin Diks Pamer Indra Keenam di Borussia Monchengladbach

Kevin Diks Pamer Indra Keenam di Borussia Monchengladbach

Bola | Senin, 11 Agustus 2025 | 08:55 WIB

Cerita Sara Wijayanto Usir 'Penghuni' Villa saat Syuting Film Indigo

Cerita Sara Wijayanto Usir 'Penghuni' Villa saat Syuting Film Indigo

Entertainment | Kamis, 19 Oktober 2023 | 08:10 WIB

Syifa Hadju Sering Dapat Bisikan, Diminta Cari Potongan Tubuh

Syifa Hadju Sering Dapat Bisikan, Diminta Cari Potongan Tubuh

Entertainment | Kamis, 22 September 2022 | 15:48 WIB

Terkini

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 19:47 WIB

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:25 WIB

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:14 WIB

Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam

Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 16:15 WIB

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:58 WIB

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:42 WIB

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:35 WIB

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:52 WIB

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:16 WIB

×