Konsorsium Korsel Investasi Kelola Sampah Jadi Energi di Bekasi

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 16 Desember 2016 | 01:12 WIB
Konsorsium Korsel Investasi Kelola Sampah Jadi Energi di Bekasi
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Bekasi, Selasa (3/11/2015). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Konsorsium Korea Selatan yang terdiri dari Korea Development Bank (KDB), KORBI, dan GS E&C akan berinvestasi dalam bidang pengolahan sampah menjadi energi di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Komitmen tersebut tertuang dalam penandatangan nota kesepahaman dengan PT NW Abadi, salah satu perusahaan penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Bekasi dengan nilai investasi sebesar 120 juta dolar AS atau lebih dari Rp1,5 triliun.

Penandatanganan nota kesepahaman itu difasilitasi kantor perwakilan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) atau IIPC Seoul dan KBRI Seoul pada 9 Desember 2016 di Kantor KBRI Seoul. Wakil Duta Besar RI di Seoul Cecep Herawan menyampaikan kerja sama tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan Indonesia atas investasi di bidang energi terbarukan yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan.

"Isu lingkungan dan energi terbarukan memiliki peran vital yang dapat menentukan maju dan suksesnya pembangunan suatu negara," katanya dalam keterangan persnya, Kamis (15/12/2016).

Pejabat Promosi Investasi BKPM (IIPC) Seoul Imam Soejoedi menambahkan upaya pihaknya mendorong investasi di bidang energi terbarukan, khususnya pengelolaan sampah merupakan salah satu prioritas target investasi dari Korea Selatan. Investasi ini mendukung program Kepala BKPM Thomas Lembong untuk fokus mendorong investasi yang humanis dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian serta masyarakat secara langsung.

"Seperti yang selalu disampaikan oleh Kepala BKPM terkait investasi yang humanis, kami di Seoul turut mendukung dengan menjadikan bidang energi terbarukan ini sebagai salah satu prioritas target investasi dari para investor di Korsel. KBRI dan perwakilan BKPM di Seoul akan terus mengawal agar proyek ini dapat diimplementasikan secepatnya," jelasnya.

Vice Chairman KDB Bank menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk berinvestasi di bidang infrastruktur dan energi terbarukan di Indonesia, khususnya pengolahan sampah menjadi energi.

Sementara itu, PT NW Abadi yang diwakili oleh Teddy Sujarwanto mengatakan proyek pengelolaan sampah menjadi energi (waste-to-energy) yang akan dibangun di Kota Bekasi akan menjadi satu-satunya pengolahan sampah pertama di Indonesia dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan menggunakan thermal, teknologi yang ditemukan oleh perusahaannya.

Perusahaan itu merupakan pemilik konsesi/pemenang lelang untuk proyek pengelolaan sampah menjadi energi yang diperkirakan akan menghasilkan listrik sebesar 34,6 MW.

Nota kesepahaman tersebut merupakan hasil pertemuan Kepala BKPM Thomas Lembong dan Deputi Perencanaan Penanaman Modal BKPM Tamba Hutapea dengan konsorsium di Seoul yang telah dilakukan pada Oktober 2016 lalu.

IIPC Seoul sebagai perwakilan BKPM kemudian memfasilitasi pertemuan investor asal Korea Selatan dengan mitra Lokal, yaitu PT NW Abadi sekaligus berkunjung langsung ke lokasi pengelolaan sampah Kota Bekasi.

Dalam nota kesepahaman ini, konsorsium Korea akan memfasilitasi pembiayaan proyek "waste-to-energy" dari limbah/sampah yang berasal dari TPA (tempat pembuangan akhir) kota Bekasi, Jawa Barat. Sementara itu, PT NW Abadi akan bertanggung jawab dalam hal integrasi sistem dan teknologi pengolahan limbah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Industri Senjata AS akan Kelola Sampah Jadi Listrik di Sumsel

Industri Senjata AS akan Kelola Sampah Jadi Listrik di Sumsel

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 06:39 WIB

Sampah Plastik Mengancam Aset Obyek Wisata Bahari

Sampah Plastik Mengancam Aset Obyek Wisata Bahari

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 09:42 WIB

Unjuk Rasa 4 November Tinggalkan Sampah 75 Ton

Unjuk Rasa 4 November Tinggalkan Sampah 75 Ton

News | Sabtu, 05 November 2016 | 23:31 WIB

Begini Cara Abdullah Jaga Kebersihan Jakarta Saat Ada Demonstrasi

Begini Cara Abdullah Jaga Kebersihan Jakarta Saat Ada Demonstrasi

News | Jum'at, 04 November 2016 | 11:03 WIB

Luhut Akui Pengelolaan Sampah Bisa Jadi Sumber Energi Listrik

Luhut Akui Pengelolaan Sampah Bisa Jadi Sumber Energi Listrik

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 07:31 WIB

Ridwan Kamil: Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Tunggu Harga PLN

Ridwan Kamil: Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Tunggu Harga PLN

News | Rabu, 02 November 2016 | 05:08 WIB

Pemasangan Tempat Sampah

Pemasangan Tempat Sampah

Foto | Selasa, 01 November 2016 | 13:33 WIB

Pemulung Masak dan Bikin Kopi Pakai Gas Sampah, Ini Baru Keren!

Pemulung Masak dan Bikin Kopi Pakai Gas Sampah, Ini Baru Keren!

News | Minggu, 30 Oktober 2016 | 12:50 WIB

Jakarta Ingin Bangun Tempat Olah Sampah Tengah Kota Mirip Jepang

Jakarta Ingin Bangun Tempat Olah Sampah Tengah Kota Mirip Jepang

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 11:12 WIB

Lawan Pencemaran Laut Indonesia di Festival Laut 2016

Lawan Pencemaran Laut Indonesia di Festival Laut 2016

Lifestyle | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 19:16 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×