Pembobolan 1 Miliar Akun Email Yahoo Diduga untuk Tujuan Spionase

Liberty Jemadu

Jum'at, 16 Desember 2016 | 08:38 WIB
Pembobolan 1 Miliar Akun Email Yahoo Diduga untuk Tujuan Spionase
Ilustrasi email Yahoo (Shutterstock).

Suara.com - Pembobolan sekitar 1 miliar akun pengguna layanan email Yahoo pada 2013 diduga dilakukan untuk mengumpulkan data-data penting yang akan dimanfaatkan dalam serangan siber, spionase, perang informasi, serta mencari keuntungan ekonomis.

Kabar tentang pembobolan itu terungkap Rabu (14/12/2016) dan bisa dipastikan sebagai peretasan terbesar dalam sejarah modern. Beberapa bulan lalu Yahoo juga mengakui bahwa sebanyak 500 juta pengguna layanan emailnya diretas pada 2014 silam.

Menurut John Dickson, seorang konsultan keamanan pada Denim Group, data-data yang dicuri dalam pembobolan itu sekilas tampak tak berguna, tetapi sebenarnya akan sangat berharga dalam medan perang informasi, persaingan industri, bahkan spionase.

Dickson, yang pernah bertugas di Pusat Perang Informasi Angkatan Udara Amerika Serikat, mengatakan bahwa jika para peretas mampu membuat sebuah database yang bisa digunakan untuk menemukan informasi-informasi kecil seperti nomor telepon atau tanggal lahir, maka data yang dicuri dari Yahoo itu sangat berharga.

"Jika Anda sedang meriset tentang sebuah target, maka Anda akan menggunakan segala hal yang tersedia," kata Dickson.

Menurut Yahoo, para peretas tidak mengambil nomor kartu kredit atau nomor identitas kependudukan dari akun-akun yang diretas. Karenanya para analis menduga bahwa tujuan dari peretasan ini bukan untuk mencari keuntungan ekonomis.

"Bagi mereka yang menggunakan data sebagai senjata, ini merupakan sesuatu yang sangat bernilai," kata Steve Grobma dari Intel Security.

Sementara James Scott, peneliti senior pada Institute for Critical Infrasctructure Technology - sebuah lembaga think tank bidang keamanan siber di AS - mengatakan bahwa data-data hasil curian dari Yahoo itu tak ditemukan pada pasar-pasar gelap online, tempat informasi-informasi sensitif hasil peretasan diperdagangkan.

"Dan karena sebagian besar korban belum melaporkan adanya pencurian identitas, maka kemungkinan besar pembobolan ini dilakukan bukan demi mencari uang," jelas Scott.

"Ini mengindikasikan bahwa peretasan tersebut adalah sebuah operasi spionase dalam sebuah medan perang informasi," tegas dia.

Yahoo sendiri mengaku tak mengetahui siapa pihak yang membobol layanannya, tetapi beberapa bukti menunjukkan bahwa pelaku peretasan "disponsori oleh pemerintahan tertentu".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masih Pakai Yahoo? Kini PHK Massal dan Rombak Strategi Bisnis

Masih Pakai Yahoo? Kini PHK Massal dan Rombak Strategi Bisnis

Tekno | Rabu, 01 Mei 2024 | 15:17 WIB

Cara Menghapus Akun Yahoo Mail Permanen

Cara Menghapus Akun Yahoo Mail Permanen

Tekno | Selasa, 06 Februari 2024 | 11:00 WIB

Bukan Cuma Google, 6 Mesin Pencari Ini Juga Tak Kalah Populer!

Bukan Cuma Google, 6 Mesin Pencari Ini Juga Tak Kalah Populer!

Your Say | Selasa, 07 Maret 2023 | 20:30 WIB

Musim PHK, Kini Giliran Yahoo Berhentikan 1.000 Karyawan

Musim PHK, Kini Giliran Yahoo Berhentikan 1.000 Karyawan

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2023 | 16:39 WIB

8 Situs Media Sosial Hobi Curi Data Pengguna dan Cara Periksanya

8 Situs Media Sosial Hobi Curi Data Pengguna dan Cara Periksanya

Tekno | Minggu, 18 Desember 2022 | 18:30 WIB

Update Yahoo Mail, Makin Mudah Mengelola Tanda Terima dan Melacak Pengiriman

Update Yahoo Mail, Makin Mudah Mengelola Tanda Terima dan Melacak Pengiriman

Tekno | Rabu, 05 Oktober 2022 | 06:10 WIB

Yahoo Akhirnya Daftar Sebagai PSE Lingkup Privat

Yahoo Akhirnya Daftar Sebagai PSE Lingkup Privat

Tekno | Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:38 WIB

5 Fakta Kominfo Buka Blokir Steam, Dota, Yahoo dan CSGO, Bagaimana Nasib PayPal?

5 Fakta Kominfo Buka Blokir Steam, Dota, Yahoo dan CSGO, Bagaimana Nasib PayPal?

News | Selasa, 02 Agustus 2022 | 17:50 WIB

Kominfo Klaim PayPal Sudah Sampaikan Komitmen untuk Daftar PSE

Kominfo Klaim PayPal Sudah Sampaikan Komitmen untuk Daftar PSE

Tekno | Selasa, 02 Agustus 2022 | 16:59 WIB

Kominfo Buka Blokir Steam, Dota, Yahoo dan CS Go

Kominfo Buka Blokir Steam, Dota, Yahoo dan CS Go

Tekno | Selasa, 02 Agustus 2022 | 13:35 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Jago Cari Duit, Konon Punya Bakat Menarik Kekayaan

5 Zodiak yang Jago Cari Duit, Konon Punya Bakat Menarik Kekayaan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:35 WIB

7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia

7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 14:33 WIB

Gaji Luar Biasa, Jiwa Nelangsa: Derita Ikut Pilihan Karier Orang Tua

Gaji Luar Biasa, Jiwa Nelangsa: Derita Ikut Pilihan Karier Orang Tua

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 14:30 WIB

Bupati Gowa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PBG, Kuasa Hukum Langsung Laporkan Penyidik

Bupati Gowa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PBG, Kuasa Hukum Langsung Laporkan Penyidik

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2026 | 14:29 WIB

Kombes F Masuk Patsus Propam Buntut Dugaan Tipu WNA Malaysia Rp58,5 Miliar, Ini Duduk Perkaranya

Kombes F Masuk Patsus Propam Buntut Dugaan Tipu WNA Malaysia Rp58,5 Miliar, Ini Duduk Perkaranya

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:28 WIB

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:26 WIB

BEI Kaji Pembagian Dividen dalam Skema Demutualisasi, Besarannya Belum Ditentukan

BEI Kaji Pembagian Dividen dalam Skema Demutualisasi, Besarannya Belum Ditentukan

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:25 WIB

8 Harga Bedak Two Way Cake di Bawah Rp100 Ribu, Ada Wardah hingga OMG

8 Harga Bedak Two Way Cake di Bawah Rp100 Ribu, Ada Wardah hingga OMG

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:24 WIB

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:22 WIB

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 14:20 WIB

×