Tiga Teknologi Canggih Ini Siap Jadi Tren 2017

Dythia Novianty

Selasa, 03 Januari 2017 | 09:52 WIB
Tiga Teknologi Canggih Ini Siap Jadi Tren 2017
Teknologi yang menjadi tren di 2017. [Shutterstock]

Suara.com - Tahun 2016 menjadi salah satu tahun dengan berbagai inovasi teknologi yang megubah cara kita hidup, bekerja dan bermain. Memasuki tahun 2017 segudang teknologi yang baru diperkenalkan di 2016 akan menjadi tren dan sekaligus mengubah hidup kita.

Mulai dari pergesaran virtual asisten dari di smartphone ke lingkungan di rumah dan masih banyak inovasi lainnya. Berikut beberapa tren teknologi yang akan mengubah hidup Anda di 2017, dilansir dari Digital Trend:

1. Internet of Things (IoT)

Internet of Things (IoT) sebetulnya telah diperkenalkan beberapa tahun silam, hanya saja masih ada masalah yang harus diselesaikan agar realisasinya tidak terhambat.

Rumah pintar merupakan salah satu contoh penerapan IoT.  Sebuah teknologi nirkabel sekarang ada untuk melayani kebutuhan rumah pintar, seperti Zigbee, Z-Wave, Bluetooth, Wi-Fi, dan banyak lagi.

Dan masih ada lagi platform rumah pintar yang bisa menjadi pertimbangan, yakni Wink, SmartThings, Iris oleh Lowe, bahkan sistem dari penyedia keamanan seperti ADT dan merek besar seperti Comcast.

Teknologi yang menjadi tren di 2017. [Shutterstock]

Sementara sentralisasi dalam teori yang seharusnya membuat segalanya lebih mudah, kerap masih menjadi masalah. Beberapa gadget smart home tidak bekerja dengan platform rumah pintar tertentu, misalnya, lampu Philips Hue tidak bekerja dengan Iris Anda dengan sistem Lowe.

Kini rumah pintar akan lebih memfokuskan dengan penggunaan Wi-Fi sebagai teknologi jaringan nirkabel teruji dan router melayani sampai jumlah bandwidth yang semakin besar, sehingga ada banyak ruang di rumah yang dapat terhubung. Perangkat rumah pintar baru juga akan memaksimalkan kompatibilitas.

baca juga

2. AI dan Otomasi Kini Dimana-mana

Otomasi sebenarnya bukan merupakan hal baru, tapi dengan inovasi penempatannya mulai meluas. Di tahun sebelumnya, sebagian besar masyarakat masih awam dengan berbagai bentuk otomasi. Tapi tahun ini, akan mulai terbiasa.

Layanan pelanggan otomatis tidak akan pergi, dan akan menjadi semakin baik. Pada saat yang sama, layanan pelanggan online juga akan otomatis juga, berkat AI yang lebih baik dan chatbots yang memahami konteks jauh lebih baik dari sebelumnya.

Teknologi yang menjadi tren di 2017. [Shutterstock]

Semakin banyak pekerjaan juga akan otomatis. Salah satu wilayah yang menarik dengan penggunaan sistem otomatis adalah makanan cepat saji. Di tahun lalu, banyak restoran makanan cepat saji menghapus komponen manusia dari layanan makana.

Selain itu, pengiriman pesawat tak berawak otomatis juga harus melihat pengujian yang lebih luas pada akhir tahun, seperti yang dilakukan Amazon.

Sayang, inovasi ini masih menimbulkan banyak keluhan. Salah satunya, banyak pihak yang khawatir pekerjaan bisa hilang. Pembatasan otomatisasi akan menjadi sesuatu yang lebih dibaha di tahun ini.

3. Maraknya Makanan Sintesis

Sumber daya alam menjadi salah satu yang tidak dapa diperbarui dan sifatnya semakin terbatas. Para ilmuwan terus mengerjakan membuat makanan dari bahan sintesis.

Solyent adalah salah satu contohnya. Sementara bubuk nutrisi telah hadir sekitar hampir dua tahun lalu. Soylent memiliki semua nutrisi yang dibutuhkan orang-orang, tapi sayang sulit membangkitkan selera.

Hal ini menjadi pekerjaan rumah para ilmuwan. Salah satu kemungkinan makanan sintesis yang dapat meningkatkan selera makan adalah Beyond Meat, sebuah perusahaan yang mulai demo protein kacang, ekstrak ragi, jus bit, dan zat burger seperti minyak kelapa pada akhir tahun lalu.

Teknologi yang menjadi tren di 2017. [Shutterstock]

Aneka makanan ini telah tersedia di beberapa supermarket pilihan seperti Whole Foods. Perusahaan lain, Impossible Foods, tengah mengerjakan hal yang sama.

Makanan sintesis lain yang bersumber dari aneka tumbuhan adalah telur dan daging. Dari semua makanan sintesis yang hadir, burger vegetarian akan menjadi pilihan di supermarket.

Kehadiran makanan sintetis pada dasarnya menjadi jawaban masalah makanan di dunia dan membantu kita makan makanan sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada Wartawan! Robot Tulis 58 Berita per Hari di Olimpiade Rio

Waspada Wartawan! Robot Tulis 58 Berita per Hari di Olimpiade Rio

Tekno | Rabu, 31 Agustus 2016 | 06:46 WIB

Awas! Robot Bisa Mengakhiri Kehidupan Manusia

Awas! Robot Bisa Mengakhiri Kehidupan Manusia

Tekno | Jum'at, 01 Juli 2016 | 19:29 WIB

Lima Tahun Lagi, Mobil Toyota Bisa Berpikir Sendiri

Lima Tahun Lagi, Mobil Toyota Bisa Berpikir Sendiri

Otomotif | Kamis, 23 Juni 2016 | 07:07 WIB

Siap-siap AI Pengacara Akan Segera Hadir

Siap-siap AI Pengacara Akan Segera Hadir

Tekno | Senin, 16 Mei 2016 | 13:31 WIB

Robot Kalahkan Manusia di Permainan Kuno Paling Rumit di Dunia

Robot Kalahkan Manusia di Permainan Kuno Paling Rumit di Dunia

Tekno | Kamis, 28 Januari 2016 | 09:47 WIB

Terkini

Gus Kikin Pimpin PBNU, Ini Respon Sekjen Partai Golkar

Gus Kikin Pimpin PBNU, Ini Respon Sekjen Partai Golkar

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:21 WIB

Bukan Indonesia, Negara Ini Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan

Bukan Indonesia, Negara Ini Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Bertabur Visual! Kenalan dengan 4 Cowok Idaman yang Rebutan Hati Roh Jeong Eui di Crushology 101

Bertabur Visual! Kenalan dengan 4 Cowok Idaman yang Rebutan Hati Roh Jeong Eui di Crushology 101

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat

Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Gus Yahya Klaim PBNU Tak Lagi Kejar Politik Elektoral, Kini Fokus Kawal Nilai

Gus Yahya Klaim PBNU Tak Lagi Kejar Politik Elektoral, Kini Fokus Kawal Nilai

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Meski Pendapatan Naik, Tapi Rugi WIKA Masih Rp1,48 Triliun

Meski Pendapatan Naik, Tapi Rugi WIKA Masih Rp1,48 Triliun

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35

Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Masih Dipatok Rp2,67 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Masih Dipatok Rp2,67 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:33 WIB

×