Matahari Buatan Terbesar di Dunia Dinyalakan di Jerman

Liberty Jemadu

Jum'at, 24 Maret 2017 | 16:15 WIB
Matahari Buatan Terbesar di Dunia Dinyalakan di Jerman
Matahari buatan yang diciptakan oleh Pusat Antariksa Jerman dalam eksperimen Synlight dinyalakan pada Kamis (23/3) [Markus Hauschild/DLR].

Suara.com - Para ilmuwan Jerman, pada Kamis (23/3/2017), menyalakan matahari buatan terbesar di dunia, sebuah alat yang diharapkan bisa dimanfaatkan untuk memproduksi bahan bakar ramah lingkungan.

Eksperimen Synlight, demikian nama proyek itu, digelar di Juelich, sekitar 30,5 kilometer dari kota Cologne, Jerman. Alat yang mirip sarang lebah itu, terdiri dari 149 unit lampu sorot khusus.

Matahari buatan ciptaan Pusat Antariksa Jerman (DLR) ini bisa memproduksi radiasi matahari yang 10.000 kali lipat lebih besar dari pancaran cahaya matahari yang terasa di permukaan Bumi.

Rencananya lampu-lampu sorot itu akan dinyalakan dan fokus pada satu titik berukuran 20cm x 20cm, dan menghasilkan suhu sekitar 3.500 derajat Celcius - sekitar tiga kali lipat dari suhu di dalam sebuah tungku pembakaran.

"Jika Anda masuk dalam ruangan ketika alat ini dinyalakan, maka Anda akan langsung hangus terbakar," kata Bernard Hoffschmidt, direktur riset pada DLR.

Para ilmuwan berharap dengan eksperimen ini mereka bisa menemukan pengaturan yang pas atau optimal dalam mengonsentrasikan cahaya alami matahari, sehingga bisa menjadi sumber energi dalam reaksi kimia untuk memproduksi bahan bakar hidrogen.

Saat ini para ilmuwan dan insinyur telah berhasil menggunakan cermin untuk mengonsentrasikan cahaya matahari yang ditembakkan ke air. Dengan cara ini para ilmuwan berhasil memproduksi uap yang dimanfaatkan untuk memutar turbin-turbin pembangkit listrik tenaga air.

Nah dalam eksperimen Synlight ini, para ilmuwan ingin meniru cara di atas. Ilmuwan-ilmuwan Jerman ini ingin menggunakan cahaya matahari untuk memicu reaksi kimia, sehingga mereka bisa mengekstrasi hidrogen dari uap air. Hidrogen ini akan digunakan sebagai sumber bahan bakar mobil atau pesawat terbang.

Saat ini para ilmuwan dalam eksperimen Synlight mengakui sangat boros energi. Jika matahari buatan itu menyala selama empat jam saja, maka listrik yang digunakan setara dengan jumlah listrik yang dikonsumsi oleh satu rumah tangga berisi empat orang selama setahun.

Karenanya mereka berharap segera bisa memanfaatkan sinar matahari sungguhan.

"Kita akan butuh miliaran ton hidrogen jika ingin pesawat terbang dan mobil tak lagi menggunakan bahan bakar yang menghasilkan emisi karbon dioksida," kata Hoffschmidt.

"Perubahaan iklim kini semakin cepat, karenanya kita juga harus mempercepat inovasi," tutup dia. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:12 WIB

Tanpa Antre Cas Lama: Toyota Siapkan Hilux Bertenaga Hidrogen, Rilis Kapan?

Tanpa Antre Cas Lama: Toyota Siapkan Hilux Bertenaga Hidrogen, Rilis Kapan?

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 12:02 WIB

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

Toyota dan Scania Uji 40 Truk Hidrogen Mulai 2027

Toyota dan Scania Uji 40 Truk Hidrogen Mulai 2027

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 14:35 WIB

Sampah Bandung Disulap Jadi Hidrogen, Pertamina Siapkan Model Energi Masa Depan Indonesia

Sampah Bandung Disulap Jadi Hidrogen, Pertamina Siapkan Model Energi Masa Depan Indonesia

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:08 WIB

Bukan Cuma Listrik, Transjakarta Bakal Pakai Bahan Bakar Hidrogen! Ini Bocoran Pramono Anung

Bukan Cuma Listrik, Transjakarta Bakal Pakai Bahan Bakar Hidrogen! Ini Bocoran Pramono Anung

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:00 WIB

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:51 WIB

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:20 WIB

Bahlil Optimistis Hidrogen Bakal Jadi Pesaing Kuat Kendaraan Listrik Berbasis Baterai

Bahlil Optimistis Hidrogen Bakal Jadi Pesaing Kuat Kendaraan Listrik Berbasis Baterai

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:26 WIB

Proyek Hidrogen Dimulai Meski Harga Masih Mahal

Proyek Hidrogen Dimulai Meski Harga Masih Mahal

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:08 WIB

Terkini

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober

Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober

Sumut | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen

Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Teknologi Flash Charging BYD Bisa Digunakan Mobil Listrik Merek Lain, Ada Tapinya...

Teknologi Flash Charging BYD Bisa Digunakan Mobil Listrik Merek Lain, Ada Tapinya...

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Satukan Doa dan Ikhtiar, Kilang Plaju Perkuat Keselamatan Pekerja Lewat Safety Leadership

Satukan Doa dan Ikhtiar, Kilang Plaju Perkuat Keselamatan Pekerja Lewat Safety Leadership

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Terbongkar dari Keluhan Flek, Ayah di Jakbar Setubuhi Anak Kandung hingga Hamil 6 Bulan

Terbongkar dari Keluhan Flek, Ayah di Jakbar Setubuhi Anak Kandung hingga Hamil 6 Bulan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Frank & co. Bidik Pasar Gen Z, Hadirkan Konsep Butik Terbaru di Delipark Medan

Frank & co. Bidik Pasar Gen Z, Hadirkan Konsep Butik Terbaru di Delipark Medan

Sumut | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Tips Kejar Marathon Internasional, Tak Cukup Latihan Fisik tapi Juga Perlu Siapkan Finansial

Tips Kejar Marathon Internasional, Tak Cukup Latihan Fisik tapi Juga Perlu Siapkan Finansial

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:06 WIB

×