Toyota dan Scania Uji 40 Truk Hidrogen Mulai 2027

Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 10 September 2026 | 14:35 WIB
Toyota dan Scania Uji 40 Truk Hidrogen Mulai 2027
Ilustrasi Logo Toyota (Toyota)
baca 10 detik
  • Toyota dan Scania bekerja sama menguji 40 truk niaga berat bermesin hidrogen di Eropa mulai kuartal pertama 2027.
  • Toyota memasok sistem fuel cell generasi ketiga berdaya 300 kW yang mengubah hidrogen menjadi listrik tanpa emisi selain air.
  • Pengujian lapangan ini bertujuan mengevaluasi efisiensi operasional serta kelayakan teknologi hidrogen untuk sektor logistik jarak jauh.

Suara.com - Toyota dan Scania memperkuat kolaborasi guna mengembangkan teknologi hydrogen fuel cell khusus kendaraan niaga berat. Keduanya siap menguji sistem sel bahan bakar hidrogen buatan Toyota pada armada truk Scania lewat program Pilot Partner di Eropa.

Dalam proyek kerja sama ini Toyota akan memasok sistem fuel cell generasi ketiga untuk 40 unit truk heavy-duty Scania. Kendaraan komersial tersebut bakal digunakan langsung oleh pelanggan terpilih dalam aktivitas logistik harian sehingga performanya dapat teruji pada kondisi nyata.

Sistem sel bahan bakar generasi ketiga racikan Toyota mampu menghasilkan tenaga 300 kW dengan desain lebih ringkas untuk menyesuaikan kebutuhan kendaraan berat. Teknologi ini mengonversi hidrogen menjadi energi listrik guna memutar motor penggerak dengan sisa emisi operasional utama hanya berupa air.

Fokus pengujian tidak sekadar pada kemampuan teknis kendaraan. Toyota maupun Scania akan mengevaluasi tingkat efisiensi operasional serta total cost of ownership. Data dari pemakaian harian ini diharapkan mampu memberikan proyeksi nyata mengenai potensi teknologi hidrogen untuk kebutuhan transportasi jarak jauh.

Armada perdana dari proyek truk listrik berbasis fuel cell ini ditargetkan mulai mengaspal dan beroperasi pada kuartal pertama 2027. Hasil uji coba tersebut akan menjadi landasan penilaian kelayakan penggunaan energi hidrogen pada sektor transportasi berat di benua Eropa.

Bagi Toyota kendaraan niaga berat merupakan sektor krusial untuk mendongkrak permintaan hidrogen sekaligus memicu pembangunan infrastruktur pendukungnya. Teknologi sel bahan bakar dinilai memiliki keunggulan mutlak untuk aplikasi yang menuntut daya jelajah panjang waktu operasi tinggi serta durasi pengisian energi yang sangat cepat.

Pada saat bersamaan Scania akan memperoleh data langsung dari para pengguna terkait kelebihan maupun tantangan operasional harian truk hidrogen. Langkah ini menunjukkan bahwa proses elektrifikasi kendaraan berat tidak melulu bergantung pada daya baterai melainkan juga membuka peluang besar bagi hidrogen sebagai solusi mobilitas logistik tanpa emisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Mobil Toyota September 2026 dari Seri Termurah hingga Bermesin Listrik

Harga Mobil Toyota September 2026 dari Seri Termurah hingga Bermesin Listrik

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 19:20 WIB

Vietnam Menjelma Jadi Pusat Industri Otomotif Baru di Kawasan Asia Tenggara

Vietnam Menjelma Jadi Pusat Industri Otomotif Baru di Kawasan Asia Tenggara

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 08:17 WIB

Musuh LC: Mitsubishi Pajero 2026 Kembali Hadir, Ini Spesifikasinya

Musuh LC: Mitsubishi Pajero 2026 Kembali Hadir, Ini Spesifikasinya

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 16:21 WIB

Terkini

Menteri Ekraf Dorong Kerja Sama Ekonomi Kreatif dengan AS

Menteri Ekraf Dorong Kerja Sama Ekonomi Kreatif dengan AS

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 14:34 WIB

Demi Dampingi UMKM, Kepala Unit BRI Rela Terjang Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal

Demi Dampingi UMKM, Kepala Unit BRI Rela Terjang Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 14:34 WIB

Tak Gentar Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Temui Pelaku UMKM

Tak Gentar Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Temui Pelaku UMKM

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 14:31 WIB

Sakit Jantung, Miss Austria Lucia Sisic Meninggal Dunia di Usia 22

Sakit Jantung, Miss Austria Lucia Sisic Meninggal Dunia di Usia 22

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 14:30 WIB

Luhut Ungkap Skema Baru Bansos yang Tak Lagi Pakai Uang Tunai

Luhut Ungkap Skema Baru Bansos yang Tak Lagi Pakai Uang Tunai

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:30 WIB

Terjang Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Sigambal Dampingi UMKM hingga Naik Kelas

Terjang Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Sigambal Dampingi UMKM hingga Naik Kelas

Sulsel | Kamis, 10 September 2026 | 14:30 WIB

Cerita Soal Kunjungan Jokowi ke Arab, tapi Eks Menpora Dito Tak Ikut Rapat Lanjutan Soal Kuota Haji

Cerita Soal Kunjungan Jokowi ke Arab, tapi Eks Menpora Dito Tak Ikut Rapat Lanjutan Soal Kuota Haji

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:30 WIB

Karhutla dan Budaya Menunggu Bencana: Mengapa Kita Tak Belajar Mencegah?

Karhutla dan Budaya Menunggu Bencana: Mengapa Kita Tak Belajar Mencegah?

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 14:30 WIB

Bikin Glowing! Ini 4 Serum 10% Niacinamide yang Ramah di Kantong Mahasiswa

Bikin Glowing! Ini 4 Serum 10% Niacinamide yang Ramah di Kantong Mahasiswa

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 14:30 WIB

Target 5 Tahun Jakarta Bersih dari Kabel Udara

Target 5 Tahun Jakarta Bersih dari Kabel Udara

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:27 WIB

×