Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB
Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen
Foto udara kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd]
baca 10 detik
  • Paiton siapkan transisi batu bara ke gas sebelum menuju hidrogen.
  • Paiton rencanakan tambahan pembangkit gas untuk tekan emisi karbon.
  • Dua angling listrik diberikan untuk dukung transportasi bersih di TMII.

Suara.com - PT Paiton Energy menyiapkan jalur transisi energi dari pembangkit berbasis batu bara menuju energi yang lebih bersih. Perusahaan melihat peralihan dari batu bara ke gas alam sebelum menuju hidrogen sebagai salah satu opsi transisi energi Indonesia.

President Director PT Paiton Energy Fazil Erwin Alfitri mengatakan transisi energi tidak dapat dilakukan secara serta-merta mengingat Indonesia masih memiliki sumber daya batu bara.

"Jadi, transisi dari batu bara ke gas, gas kemudian ke hidrogen, itu adalah mungkin pathway atau jalan yang kita ingin lakukan," kata Fazil kepada wartawan, Rabu (16/9/2026).

Saat ini, Paiton Energy masih mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbasis batu bara. Namun, perusahaan tengah menyiapkan penambahan kapasitas pembangkit berbasis gas alam atau Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU).

"Kita lagi berencana untuk menambah kapasitas di Paiton, dengan penambahan unit pembangkit baru yang menggunakan gas alam atau yang kita bilang PLTGU," ujarnya.

Penambahan pembangkit berbasis gas tersebut diharapkan dapat menekan jejak karbon di kompleks pembangkit Paiton sekaligus mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

Paiton Energy juga telah menyampaikan kepada pemerintah dan PT PLN (Persero) mengenai kesiapan perusahaan untuk menambah kapasitas listrik melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).

Paiton Energy mengoperasikan PLTU Paiton Unit 3, 7, dan 8 di Probolinggo, Jawa Timur. Total kapasitas pembangkit tersebut mencapai sekitar 2.045 megawatt (MW), atau setara sekitar 6% dari konsumsi listrik Jawa.

Selain dari sisi pembangkitan, perusahaan juga mendorong penggunaan energi yang lebih bersih di sektor transportasi.

baca juga

Paiton Energy memberikan hibah dua unit Angkutan Keliling (Angling) berbasis kendaraan listrik kepada Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kendaraan tersebut digunakan untuk mendukung mobilitas wisatawan di kawasan wisata tersebut.

Fazil mengatakan penggunaan kendaraan listrik menjadi salah satu langkah konkret perusahaan dalam mendorong transisi energi di sektor transportasi.

"Kehadiran dua unit angling listrik dapat menjadi stimulus dan contoh nyata dalam transisi energi. Kami percaya transisi energi menuju energi bersih harus dimulai dari langkah-langkah konkret di sektor transportasi massal, termasuk di kawasan wisata seperti Taman Mini Indonesia Indah," tuturnya.

Plt Direktur Utama TMII Ratri Paramita mengatakan dua kendaraan listrik tersebut langsung dimanfaatkan untuk menunjang fasilitas bagi pengunjung.

TMII saat ini memiliki sekitar 50 unit angkutan keliling. Jumlah tersebut masih belum memenuhi kebutuhan kawasan, terutama ketika terdapat acara besar.

"Dan saat ini kami baru terealisasi 50," kata Ratri.

Menurut Ratri, kebutuhan angkutan keliling di TMII mencapai sekitar 70 unit. Sementara itu, jumlah pengunjung harian berada di kisaran 5.000-8.000 orang dan dapat mencapai 15.000-20.000 orang pada akhir pekan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 18:30 WIB

Terkini

SEJARAH! WNI Jadi Pelanggar Buang Sampah Pertama yang Dipenjara di Malaysia

SEJARAH! WNI Jadi Pelanggar Buang Sampah Pertama yang Dipenjara di Malaysia

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam

Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB

Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar

Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB

Tewaskan Junior di Mess Lanud Halim, 4 Anggota TNI AU Terancam Sanksi Pemecatan

Tewaskan Junior di Mess Lanud Halim, 4 Anggota TNI AU Terancam Sanksi Pemecatan

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:59 WIB

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:57 WIB

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Membongkar APBN Kredibel di Era Suahasil: Bukan Sekadar Defisit di Bawah 3%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:56 WIB

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 13:55 WIB

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 13:51 WIB

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:50 WIB

×