Remaja Ini Bongkar 'Kesalahan' di Data NASA

Dythia Novianty

Senin, 27 Maret 2017 | 20:32 WIB
Remaja Ini Bongkar 'Kesalahan' di Data NASA
International Space Station. [AFP]

Suara.com - Seorang mahasiswa Inggris 17 tahun, Miles Solomon, melihat adanya kesalahan dalam data NASA saat mengerjakan proyek fisika sekolah. Terlebih lagi, remaja itu tahu bahwa sensor radiasi di Stasiun Antariksa Internasional (ISS) tidak bekerja dengan benar.

Sensor benar-benar menangkap "data palsu". Setelah ia menemukan kesalahan, Solomon diemail NASA, yang mengatakan "menghargai" umpan balik tersebut dan bahkan mengundang dia untuk membantu memperbaiki masalah tersebut.

Sekolah Menengah Tapton, Salomo, di Sheffield mengambil bagian dalam sebuah proyek dari Lembaga Penelitian di Sekolah (IRIS) yang menyediakan siswa dengan data ilmiah yang nyata dari pembacaan radiasi NASA.

Pengukuran tingkat radiasi dari tugas astronot British Tim Peak di ISS pada Desember 2015, diambil setiap 4 detik. Para siswa didorong mencari anomali dan pola yang menjanjikan.

"Apa yang kita punya diberikan banyak spreadsheet, yang jauh lebih menarik daripada kedengarannya. Aku langsung pergi ke daftar di bagian bawah dan aku pergi pada bit energi terendah yang pernah ada," katanya kepada BBC Radio 4.

Ia melihat bahwa ketika sensor tidak mendeteksi radiasi apa pun, mereka malah mencatat pembacaan negatif -1. Karena tidak dapat memiliki energi negatif, Solomon dan gurunya segera berhubungan dengan NASA.

"Ini cukup keren! Anda dapat memberitahu teman-teman Anda, saya hanya diemail NASA dan mereka sedang melihat grafik yang saya buat," kata Miles guru Solomon.

Ternyata, remaja tersebut melihat kesalahan yang tidak terlihat NASA selama 15 bulan. Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka benar-benar tidak tahu tentang keberadaan kesalahan tersebut, tapi kemungkinan tersebut sekali atau dua kali setahun mungkin terjadi, meskipun tidak setiap hari.

Penemuan kesalahan ini disambut NASA dan IRIS, yang menciptakan kesempatan untuk mendapatkan ilmu nyata di dalam kelas. Mereka berharap, kerjasama semacam ini dapat menginspirasi siswa untuk menjadi ilmuwan.

baca juga

Miles sangat bersemangat, meskipun teman-temannya mungkin kurang berminat.

"Mereka jelas berpikir aku 'nerd'. Ini benar-benar campuran kecemburuan dan kebosanan ketika saya memberitahu mereka tentang semua detail yang ada," kata Miles.

Meskipun begitu, dia tidak melihat situasi ini menjadi hal memalukan bagi program ruang angkasa premier kelas dunia.

"Aku tidak berusaha untuk membuktikan NASA salah. Saya ingin bekerja dengan mereka dan belajar dari mereka," tambah Solomon. [Big Think]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hilang Selama 8 Tahun, Satelit India Didapati Sedang Kitari Bulan

Hilang Selama 8 Tahun, Satelit India Didapati Sedang Kitari Bulan

Tekno | Senin, 13 Maret 2017 | 06:09 WIB

NASA Punya Ide Bangun Atmosfer di Mars

NASA Punya Ide Bangun Atmosfer di Mars

Tekno | Sabtu, 04 Maret 2017 | 07:50 WIB

Ada yang Aneh di Dalam Kristal Berusia 60.000 Tahun Ini

Ada yang Aneh di Dalam Kristal Berusia 60.000 Tahun Ini

Tekno | Minggu, 19 Februari 2017 | 20:14 WIB

Teori Konspirasi: Sebuah Asteroid Akan Menabrak Bumi Bulan Depan

Teori Konspirasi: Sebuah Asteroid Akan Menabrak Bumi Bulan Depan

Tekno | Jum'at, 27 Januari 2017 | 08:33 WIB

NASA Gelar Sayembara, Cari Popok Super untuk Astronot

NASA Gelar Sayembara, Cari Popok Super untuk Astronot

Tekno | Rabu, 30 November 2016 | 17:53 WIB

Terkini

Promo Tiket Bioskop CGV dari BRI, Berlaku Selama September!

Promo Tiket Bioskop CGV dari BRI, Berlaku Selama September!

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 11:15 WIB

Bagaimana Cara Mengatasi Bibir yang Terasa Panas atau Menyengat setelah Memakai Lip Plumper?

Bagaimana Cara Mengatasi Bibir yang Terasa Panas atau Menyengat setelah Memakai Lip Plumper?

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 11:15 WIB

Kembali ke Akar! Lisa BLACKPINK Rilis "SaWaDiKa" dan Gebrak Bangkok di MV Barunya

Kembali ke Akar! Lisa BLACKPINK Rilis "SaWaDiKa" dan Gebrak Bangkok di MV Barunya

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 11:15 WIB

9 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal Dampak Erupsi Anak Krakatau

9 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal Dampak Erupsi Anak Krakatau

Riau | Minggu, 06 September 2026 | 11:09 WIB

Status Siaga, Kapal Dilarang Mendekat Radius 3 Km dari Kawah Aktif Gunung Anak Krakatau

Status Siaga, Kapal Dilarang Mendekat Radius 3 Km dari Kawah Aktif Gunung Anak Krakatau

News | Minggu, 06 September 2026 | 11:05 WIB

Katekyo Hitman Reborn! Rayakan 20 Tahun, Hadirkan Reborn! Music Month

Katekyo Hitman Reborn! Rayakan 20 Tahun, Hadirkan Reborn! Music Month

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 10:59 WIB

Fenomena Living with Parents: Gagal Mandiri atau Strategi Finansial Gen Z?

Fenomena Living with Parents: Gagal Mandiri atau Strategi Finansial Gen Z?

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 10:51 WIB

Sering Ngeluh Soal Motor, Fabio Quartararo Kena Semprot Bos Yamaha!

Sering Ngeluh Soal Motor, Fabio Quartararo Kena Semprot Bos Yamaha!

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 10:51 WIB

KAI Pantau Dampak Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan Kereta Masih Normal

KAI Pantau Dampak Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan Kereta Masih Normal

News | Minggu, 06 September 2026 | 10:49 WIB

Menyebar ke Jabar dan Bengkulu, BMKG Ungkap 2 Klaster Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

Menyebar ke Jabar dan Bengkulu, BMKG Ungkap 2 Klaster Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

News | Minggu, 06 September 2026 | 10:35 WIB

×