Parah! Pemotor Ini Naik Trotoar, Tak Peduli Ada Tuna Netra

Ardi Mandiri, Rinaldi Aban

Kamis, 13 April 2017 | 19:31 WIB
Parah! Pemotor Ini Naik Trotoar, Tak Peduli Ada Tuna Netra
Pemotor serobot jalur tuna netra. [Instagram]

Suara.com - Tak bisa dipungkiri lagi jika banyak pengendara motor yang mengambil hak pejalan kaki di trotoar. Tujuannya cuma satu yakni agar cepat sampai tujuan dan tak terkena macet.

Seringkali aksi tersebut membuat jengkel pejalan kaki, khususnya kaum disabilitas.

Karena itu, beberapa tahun lalu dibangun guiding block, yakni jalur khusus untuk penyandang tunanetra di trotoar.



Walaupun sudah dibangun guiding block tetap saja ada pengendara motor yang nekat melintas, bahkan tak menghormati kaum tuna netra.

Seperti contoh video yang diunggah akun instagram @_imamsubakti ini, di mana memperlihatkan dua pengendara motor dengan seenaknya mengambil hak tuna netra yang sedang berjalan kaki di atas Guiding Block.

Dengan santainya kedua pengendara tersebut melintas di daerah Cawang, Jakarta Timur tanpa menghiraukan tuna netra yang sedang berjalan menggunakan tongkat.

 

Guys, ijin share untuk menambah pengetahuan masyarakat umum tentang apa itu "Guiding Block". - - Guiding Block atau jalur berwarna kuning dengan tekstur garis timbul 4 baris yang terdapat di trotoar jalan raya adalah jalur yang diperuntukan bagi tunanetra (individu dengan hambatan penglihatan) untuk dapat melakukan mobilitas seperti orang awas (orang yang dapat melihat) pada umumnya. - - Jadi, sekali lagi, GUIDING BLOCK BUKAN UNTUK PENGHIAS TROTOAR JALAN, tapi memiliki arti yang penting bagi para tunanetra dalam berjalan dengan tongkat mereka. - - Tolong mulai memahami dan berikan hak yang sama bagi mereka untuk dapat merasakan kenyamanan berjalan di trotoar. Terimakasih. - - #orientasimobilitas #tunanetra #tunanetrabisa @psbn_cb @dinas_sosial_jakarta

A post shared by Imam Subakti (@_imamsubakti) on


Imam juga memberikan pengetahuan tentang apa arti Guiding Block,"Guys, ijin share untuk menambah pengetahuan masyarakat umum tentang apa itu "Guiding Block". Guiding Block atau jalur berwarna kuning dengan tekstur garis timbul 4 baris yang terdapat di trotoar jalan raya adalah jalur yang diperuntukan bagi tunanetra,"tulisnya.

Netizen pun ramai-ramai mengecam aksi pengendara motor tersebut.

"iyaa kesel banget liat motor yg nyelonong2,"kecam @ayu.widyaaa.

"Itu bapak siapa yg masih pura2 buta jalur untuk tunanetra disrobot juga. Mungkin sibapak bosan naik motor, donorin matanya pak, biar bisa jalan ditrotoar khusus," tambah @komponenkursi.

"Trotoar yg ada guiding block dekat rumah saya sudah hancur gara-gara​ pengendara motor apa yg rata rata pengendara motor yg masuk ke trotoar itu otaknya sengklek atau memang TDK pernah sekolah," kritik @andrianigita.

"Ini di jalan dewi sartikan kan mas?Trotoarnya udah bagus tapi pengendara motornya banyak yg kurang ajar emang,"tulis @chairul0808.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Kelakuan Minus Pengendara Motor di Indonesia

5 Kelakuan Minus Pengendara Motor di Indonesia

Video | Jum'at, 03 Februari 2017 | 21:35 WIB

Nekat Naik Jembatan Penyeberangan, Apa yang Dialami Pemotor Ini?

Nekat Naik Jembatan Penyeberangan, Apa yang Dialami Pemotor Ini?

Otomotif | Kamis, 02 Februari 2017 | 20:53 WIB

Main-main di Rel, Pemotor Nyaris Digilas Kereta

Main-main di Rel, Pemotor Nyaris Digilas Kereta

Video | Senin, 08 September 2014 | 18:50 WIB

Tendang Mobil, Pemotor Rusuh Dapat Karmanya

Tendang Mobil, Pemotor Rusuh Dapat Karmanya

Video | Selasa, 01 Juli 2014 | 14:05 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×