Hebat! Mahasiswa UGM 'Sulap' Kulit Udang Jadi Alat Perawatan Gigi

Ririn Indriani

Kamis, 06 Juli 2017 | 15:17 WIB
Hebat! Mahasiswa UGM 'Sulap' Kulit Udang Jadi Alat Perawatan Gigi
Inilah Scatin, alat perawatan gigi yang terbuat dari limbah kulit buaya buatan mahasiswa UGM.

Suara.com - Scaling atau perawatan pembersihan gigi dari plak, pewarnaan, maupun karang gigi menjadi salah satu perawatan gigi yang sering dilakukan oleh pasien ketika berkunjung ke dokter gigi. Namun, banyak orang yang tidak menyadari bahwa scaling gigi justru dapat mengakibatkan kerusakan pada permukaan gigi.

Masalah ini mendorong lima mahasiswa UGM untuk membuat inovasi tip scaler untuk perawatan scaling yang diberi nama Scatin.

Maria Febritania Wahyuni Huri, Eltrin Khotimah Maharti, Hamzah Sukma Anggoro, dan Larissa Sambudi dari Fakultas Kedokteran Gigi, serta Adalatul Laksmi Fisuki dari Fakultas Farmasi melakukan penelitian inovasi tip scaler ini di bawah bimbingan Dr. drg, Archadian Nuryanti, M.Kes.

Melalui penelitian ini mereka berupaya untuk mencari pengganti tip scaler berbahan logam, karena strukturnya yang keras dapat menimbulkan kerusakan gigi.

"Kami mencoba untuk menggali bahan-bahan yang relatif kuat dengan struktur yang lebih lunak dari gigi sehingga dapat tetap menyalurkan getaran ultrasonik dari mesin scaler, namun tidak merusak permukaan gigi. Akhirnya kami menemukan bahan tersebut, yaitu kitosan," tutur Laksmi, dalam siaran pers.

Kitosan, lanjutnya, merupakan bahan yang biokompatibel, tidak toksik, dan dapat dijadikan film atau lapisan selain juga kuat dan antimikroba sehingga dapat sekaligus mencegah infeksi selama scaling. Kitosan yang mereka gunakan merupakan kitosan dari kulit udang yang selama ini kurang dimanfaatkan sehingga cenderung menjadi limbah yang menimbulkan pencemaran.

Dengan pengolahan lebih lanjut, para mahasiswa ini berhasil menjadikan kitosan, limbah kulit udang sebagai disposable tip scaler yang tidak merusak permukaan gigi, antimikroba dan aman.

Lebih lanjut Laksmi menjelaskan, produk mereka memiliki keunggulan three in one. Selain tidak merusak permukaan gigi karena terbuat dari bahan yang lebih lunak dan biokompatibel di rongga mulut yaitu resin akrilik yang diberi salut kitosan.

Scatin juga memiliki salut kitosan di permukaannya yang bersifat antimikroba sehingga sekaligus mengurangi prevalensi infeksi saat scaling gigi.

Tidak hanya itu, keunggulan lain dari inovasi mahasiswa ini adalah penggunaannya yang lebih aman, karena bersifat disposable atau sekali pakai. Sehingga dapat menghindari terjadinya penularan penyakit antarpasien dari tip scaler yang biasanya dipakai berulang kali dari satu pasien ke pasien lain.

"Walaupun dilakukan proses sterilisasi sebelumnya, namun jika proses sterilisasi kurang baik, atau karena keterbatasan alat untuk sterilisasi di daerah pelosok misalnya, tip scaler semacam ini dapat menjadi sumber penyebaran penyakit dari satu pasien ke pasien lain, yang dampaknya dapat sangat fatal," imbuhnya.

Hasil penelitian in vitro yang mereka lakukan membuktikan bahwa Scatin mampu meminimalisir kerusakan permukaan gigi pasca scaling, antimikroba, serta dapat membersihkan gigi dengan optimal. Dalam waktu mendatang, kelima mahasiswa ini akan melakukan proses penelitian lanjutan secara in vivo agar produk mereka dapat dikembangkan atau diproduksi secara massal.

"Kami berpikir untuk mengembangkan desain produk hasil penelitian kami, karena tip scaler hasil penelitian kami agak lebih tebal dari scaler biasanya, sehingga kami ingin mengembangkan desainnya agar lebih menyamai  tip scaler logam sehingga lebih kompatibel lagi untuk membersihkan area gigi yang sulit terjangkau," pungkas Laksmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kerennya Kantor Ramah Lingkungan Ini

Kerennya Kantor Ramah Lingkungan Ini

Lifestyle | Senin, 26 Juni 2017 | 16:00 WIB

Hebat, Alumnus ITS 'Sulap' Kardus Jadi Karya Mengagumkan

Hebat, Alumnus ITS 'Sulap' Kardus Jadi Karya Mengagumkan

Bisnis | Minggu, 31 Juli 2016 | 12:24 WIB

Berbagai Karya Inovatif Anak Bangsa Ada di Pameran Ini

Berbagai Karya Inovatif Anak Bangsa Ada di Pameran Ini

Lifestyle | Kamis, 11 Desember 2014 | 13:39 WIB

Terkini

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

×