Marak Cyberbully, Instagram Dinobatkan sebagai Medsos Terburuk

Dythia Novianty

Jum'at, 21 Juli 2017 | 09:43 WIB
Marak Cyberbully, Instagram Dinobatkan sebagai Medsos Terburuk
Logo Instagram. [Shutterstock]

Suara.com - Instagram dinobatkan sebagai media sosial terburuk untuk penindasan maya. Tercatat, 42 persen dari semua remaja yang telah diintimidasi secara online mengklaim bahwa hal itu terjadi di Instagram.

Dalam sebuah survei terhadap lebih dari 10.020 pemuda Inggris berusia antara 12 dan 20 tahun oleh agensi anti-intimidasi, Ditch the Label, satu dari tiga orang mengatakan bahwa mereka takut diintimidasi secara online. Sebanyak 69 persen mengaku melakukan sesuatu yang kasar terhadap orang lain secara online.

Dari mereka yang telah mengalami cyberbully, 41 persen mengalami kecemasan sosial.

Meskipun Instagram ditemukan sebagai media sosial paling umum digunakan untuk penindasan maya, 37 persen korban yang disurvei mengatakan bahwa mereka ditargetkan melalui Facebook dan 31 persen melalui Snapchat.

"Penindasan maya terus menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi kaum muda. Internet tidak hanya mendefinisikan kembali iklim bullying, tapi juga berdampak jelas pada identitas, perilaku dan kepribadian pengguna mudanya," kata Liam Hackett, Chief Executive Ditch the Label.

Dari mereka yang disurvei, tujuh dari 10 mengatakan bahwa mereka tidak menganggap media sosial cukup untuk memerangi intimidasi.

Anne Longfield, Komisaris Anak untuk Inggris, mengatakan bahwa raksasa media sosial memiliki peran penting untuk memastikan anak-anak memiliki kekuatan, informasi dan ketahanan yang mereka butuhkan di dunia digital saat ini.

"Kita perlu memahami mengapa anak-anak menindas orang lain dan berbuat lebih banyak untuk memerangi penindasan maya yang menghancurkan banyak kehidupan anak-anak. Jadi saya meminta perusahaan internet besar untuk menyederhanakan syarat dan ketentuan mereka sehingga anak-anak mengetahui apa yang mereka masuki," katanya.

Longfield juga meminta Pemerintah untuk memperkenalkan ombudsman digital untuk bertindak sebagai mediator, antara perusahaan dan anak-anak ketika ada masalah, dan bagi sekolah untuk memperkenalkan kelas kewarganegaraan digital wajib di sekolah sehingga anak-anak mengetahui hak dan tanggung jawab mereka.

baca juga

Berita tersebut muncul setelah sebuah laporan oleh Institut Kebijakan Pendidikan bulan lalu mengklaim bahwa "sia-sia" untuk melindungi anak-anak dan remaja dari semua risiko online.

Alih-alih memantau atau mencoba menghentikan penggunaan media sosial, kaum muda perlu dibuat lebih "ulet" terhadap bahaya yang ditimbulkannya, menurut laporan tersebut.

"Aktivitas online semakin pribadi. Maraknya pesan instan dalam bentuk diskusi online sekarang sering diadakan di kelompok pribadi, bukan pada profil publik. Fokus kebijakan publik harus bagaimana mengembangkan ketahanan pada kaum muda untuk menjaga kesehatan emosional dan mental mereka dan untuk menjalani kehidupan digital yang aman," bebernya. [Mirror]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kocak! Video Parodi Iklan Es Krim ala Desta-Vincent Bikin Heboh

Kocak! Video Parodi Iklan Es Krim ala Desta-Vincent Bikin Heboh

Entertainment | Kamis, 20 Juli 2017 | 21:36 WIB

Kisah Driver Ojek Online "Plus-plus" Ini Bikin Netizen Salut

Kisah Driver Ojek Online "Plus-plus" Ini Bikin Netizen Salut

Tekno | Kamis, 20 Juli 2017 | 21:22 WIB

Ingin Rehat dari Instagram? Begini Caranya

Ingin Rehat dari Instagram? Begini Caranya

Tekno | Kamis, 20 Juli 2017 | 08:29 WIB

DPR RI 'Dibully' karena Unggah Tulisan yang Dinilai 'Memalukan'

DPR RI 'Dibully' karena Unggah Tulisan yang Dinilai 'Memalukan'

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 20:37 WIB

Memilukan, Eks Bek Milan Ini Cari Klub via Situs Kerja Linkedln

Memilukan, Eks Bek Milan Ini Cari Klub via Situs Kerja Linkedln

Bola | Selasa, 18 Juli 2017 | 11:11 WIB

Pemerintah Akan Larang Perusahaan Indonesia Beriklan di Facebook

Pemerintah Akan Larang Perusahaan Indonesia Beriklan di Facebook

Tekno | Jum'at, 14 Juli 2017 | 16:46 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×