Array

Sadis! Target Game Ini "Lumpuhkan" Teman Anda

Dythia Novianty Suara.Com
Kamis, 27 Juli 2017 | 08:33 WIB
Sadis! Target Game Ini "Lumpuhkan" Teman Anda
Mobile Gun Android Application. [Mirror]

Suara.com - Sebuah aplikasi baru yang kontroversial telah dibuat. Di permainan baru ini membiarkan orang "menembak" musuh mereka melalui layar smartphone mereka.

Seperti Pokemon Go, permainan augmented reality menggunakan kamera ponsel untuk menangkap dunia nyata dan kemudian melapisi efek ke layar, bernama Mobile Gun Android.

Pemain dapat memilih pistol, senapan serbu, senapan sniper atau peluncur roket untuk menyerang siapa pun yang mereka arahkan ke kamera. Efek darah di layar dan efek suara opsional digunakan untuk meningkatkan efeknya.

"Jika Anda pecinta senjata dan tidak memiliki akses ke hobi Anda itu, maka aplikasi ini adalah jawabannya," tulis Tigsel, pengembang aplikasi permainan berbasis di India.

Hebatnya lagi, aplikasi ini dinilai cocok untuk siapa saja yang berusia di atas tiga tahun oleh Pegi, dewan pemeringkat Eropa yang bertanggung jawab untuk mengklasifikasikan aplikasi dan permainan video.

Pencipta aplikasi tersebut, D Genesis Manuel Antony yang berusia 26 tahun mengatakan kepada surat kabar Times bahwa ciptaannya dimaksudkan sebagai kesenangan di antara teman-teman.

"Saya mungkin diam-diam memotret teman saya dan mengirim klip online, lalu dia akan melihatnya dan mengembalikan saya lagi nanti," katanya.

Bertahun-tahun, video game kekerasan seperti ini tersedia untuk mainstream. Para ahli tidak yakin bahwa mereka memiliki efek negatif pada pemain.

Sebuah tim peneliti di Jerman yang menggunakan functional magnetic resonance imaging (fMRI) untuk memindai otak gamer reguler. Mereka menemukan bahwa gamer jangka panjang memiliki respons saraf yang persis sama dengan serangkaian gambar emosional yang provokatif seperti yang dilakukan oleh para non-gamer.

Baca Juga: Niantic Bakal Rilis Pesaing Pokemon Go di Perangkat iOS

"Kami berharap bahwa penelitian ini akan mendorong kelompok penelitian lain untuk memusatkan perhatian mereka pada kemungkinan efek jangka panjang dari permainan video tentang perilaku manusia," kata Dr. Gregor Szycik, yang memimpin penelitian tersebut. [Mirror]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI