Cara Ilmuwan Redam Pemanasan Global di Luar Batas 'Normal'

Dythia Novianty, Aditya Gema Pratomo

Jum'at, 28 Juli 2017 | 10:06 WIB
Cara Ilmuwan Redam Pemanasan Global di Luar Batas 'Normal'
Ilustrasi pemanasan global. (Shutterstock)

Suara.com - Sementara beberapa negara sudah mulai memberlakukan aturan soal pengurangan emisi untuk memerangi perubahan iklim, beberapa ilmuwan menggunakan cara di luar batas "normal" untuk membantu Bumi.

Para ilmuwan ini menggunakan cara yang dikenal sebagai 'geoengineering', sebuah cara pengendalian iklim berbasis teknologi yang belum teruji dan berpotensi membahayakan.

"Sejauh yang saya tahu, ini adalah studi pertama yang menggunakan dua pendekatan geoengineering yang berbeda, secara bersamaan untuk mencoba memperbaiki kecocokan keseluruhan teknologi," kata salah satu tim, Ken Caldeira dari Carnegie Institution, AS.

Tim peneliti internasional menggunakan sebuah cara yang dinamakan'cocktail' untuk mengalihkan radiasi matahari dari planet ini.

Para ilmuwan meniru apa yang akan terjadi jika manusia menggunakan partikel sulfat, untuk menyebarkan sinar matahari di atmosfer sekaligus menipiskan sinar matahari demi mengurangi pemanasan.

Simulasi menunjukkan bahwa coktail dapat menurunkan temperatur Bumi ke tingkat ideal, tanpa meningkatkan curah hujan secara dramatis. Tapi ada beberapa tantangan karena tim belum mempelajari efek sampingnya.

"Investigasi menyeluruh terhadap efek samping potensial ini di luar jangkauan kita," tulis mereka dalam penelitian ini.

Selain menggunakan cocktail, ada cara lain yang sedang dilakukan untuk mengurangi pemanasan global. Sebuah tim dari University of Washington melakukan pengujian awal untuk melakukan metode 'awan laut'.

Pengujian ini melibatkan penyemprotan air asin di langit di atas wilayah pesisir Samudera Pasifik untuk menghasilkan awan putih terang yang besar dan berumur panjang. Awan tersebut dapat memantulkan cahaya matahari dari permukaan planet. [Scien Alert]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap, 75 Tahun Hilang Pasangan Ini Ada di Gletser!

Terungkap, 75 Tahun Hilang Pasangan Ini Ada di Gletser!

Video | Selasa, 25 Juli 2017 | 12:59 WIB

Peneliti: Daerah Tropis Bakal Diterjang Banjir Besar pada 2050

Peneliti: Daerah Tropis Bakal Diterjang Banjir Besar pada 2050

Tekno | Senin, 22 Mei 2017 | 13:34 WIB

Lempeng Es Seluas Bali Segera Copot dari Antartika

Lempeng Es Seluas Bali Segera Copot dari Antartika

Tekno | Jum'at, 06 Januari 2017 | 21:05 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×