Peneliti: Daerah Tropis Bakal Diterjang Banjir Besar pada 2050

Dythia Novianty

Senin, 22 Mei 2017 | 13:34 WIB
Peneliti: Daerah Tropis Bakal Diterjang Banjir Besar pada 2050
Ilustrasi kawasan Antartika. (shutterstock)

Suara.com - Naiknya permukaan air laut yang disebabkan pemanasan global, menyebabkan meningkatkan frekuensi banjir pada tahun 2050. Diperkirakan daerah tropis akan menjadi yang paling parah dan periset memperkirakan lonjakan ketinggian air bisa 10 hingga 20 sentimeter di perairan global pada pertengahan abad ini.

Para peneliti memprdiksi, kota-kota besar di sepanjang pesisir Amerika Utara seperti Vancouver, Seattle, San Francisco dan Los Angeles, begitu juga pantai Atlantik Eropa, akan sangat terbuka.

Dan, hanya butuh setengah peningkatan naiknya air laut untuk melipatgandakan jumlah insiden banjir yang serius di daerah tropis, termasuk di sepanjang sungai yang sangat padat penduduknya, seperti di Asia dan Afrika.

Menurut sebuah studi yang dilakukan para peneliti di University of Illinois, Chicago, bahkan di dataran rendah dengan spektrum kenaikan laut, kota-kota pesisir seperti Mumbai, Kochi di India dan Abidjan di Pantai Gading akan terpengaruh secara signifikan.

"Kami yakin 95 persen bahwa ukuran 5 hingga 10 sentimeter, frekuensi banjir di daerah tropis akan lebih dari dua kali lipat," kata penulis studi Dr Sean Vitousek, ilmuwan iklim di University of Illinois di Chicago, kepada AFP.

Dia mengatakan bahwa negara kepulauan kecil, yang sudah rentan terhadap banjir, akan mengalami nasib yang jauh lebih buruk.

"Peningkatan frekuensi banjir dengan perubahan iklim akan menantang eksistensi dan keberlanjutan komunitas pesisir di seluruh dunia," kata Dr Vitousek.

Banjir pesisir disebabkan oleh badai yang parah, dan menjadi semakin parah saat kondisi ombak besar, gelombang badai dan arus pasang datang bersamaan.

Meningkatnya laut disebabkan oleh ekspansi pemanasan air laut dan limpasan air dari lapisan es dan gletser yang mencair. Namun, sampai sekarang, model global banjir pesisir di masa depan belum dapat memperhitungkan peran ombak secara tepat.

baca juga

"Sebagian besar data yang digunakan dalam studi sebelumnya, berasal dari stasiun pengukur pasang surut, yang berada di pelabuhan dan kawasan lindung. Mereka mencatat pasang surut dan gelombang badai yang ekstrem, tapi bukan ombak," kata Dr Vitousek.

Para peneliti menemukan bahwa dengan adanya gelombang yang masuk akal, tidak perlu banyak kenaikan permukaan laut untuk melipatgandakan frekuensi banjir di masa depan.

Saat ini, permukaan laut meningkat tiga sampai empat milimeter (0,10 sampai 0,15 inci) per tahun, namun tingkat tersebut meningkat sekitar 30 persen selama dekade terakhir. Tingkat itu bisa mempercepat bahkan lebih karena blok es berukuran benua di dekat kutub Utara dan Selatan terus mencair, terutama di Antartika, yang oleh Dr. Vitousek disebut 'wild card' di permukaan laut.

"Jika permukaan laut naik 25 sentimeter pada 2050, tingkat banjir yang terjadi setiap 50 tahun di daerah tropis akan terjadi setiap tahun atau lebih," kata Dr Vitousek.

Namun beberapa pihak memperkirakan kenaikan permukaan air laut akan lebih ekstrem. US National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) memprediksi, permukaan laut rata-rata global akan meningkat sebanyak 2,5 meter (98 inci) pada tahun 2100.

Suhu rata-rata global telah meningkat satu derajat Celsius (1,6 derajat Fahrenheit) sejak pertengahan abad ke-19, dengan sebagian besar terjadi dalam 70 tahun terakhir. [Dailymail]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saat Antartika Mulai Berubah Hijau

Saat Antartika Mulai Berubah Hijau

Tekno | Minggu, 21 Mei 2017 | 14:54 WIB

Presiden Donald Trump Diyakini Setujui 'Tembok Pembatas Langit'

Presiden Donald Trump Diyakini Setujui 'Tembok Pembatas Langit'

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 08:37 WIB

Lempeng Es Seluas Bali Segera Copot dari Antartika

Lempeng Es Seluas Bali Segera Copot dari Antartika

Tekno | Jum'at, 06 Januari 2017 | 21:05 WIB

104.378 Warga Kota Bima Mengungsi Akibat Banjir

104.378 Warga Kota Bima Mengungsi Akibat Banjir

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 10:36 WIB

Bencana Banjir Melanda Gorontalo

Bencana Banjir Melanda Gorontalo

News | Rabu, 26 Oktober 2016 | 06:28 WIB

Juli Kemarin Bulan Terpanas dalam Sejarah

Juli Kemarin Bulan Terpanas dalam Sejarah

Tekno | Selasa, 16 Agustus 2016 | 10:14 WIB

Terkini

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Sport | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:42 WIB

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Kalbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:11 WIB

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×