Ini Alasan Jangan Melihat Gerhana Matahari Total Langsung

Dythia Novianty

Kamis, 17 Agustus 2017 | 08:38 WIB
Ini Alasan Jangan Melihat Gerhana Matahari Total Langsung
Fenomena gerhana matahari total di kota Palu, Sulawesi Tengah. [Antara]

Suara.com - Gerhana matahari total akan menyebabkan langit gelap gulita. Kabarnya, fenomena unik tersebut akan terjadi pada 21 Agustus mendatang di atas langit AS.

Orang-orang di seluruh dunia akan antri untuk melihatnya karena ini merupakan fenomena langka. Meskipun menarik, jangan pernah tergoda melihat langsung ke arah matahari.

Hal tersebut bisa menyebabkan mata Anda rusak. Bila terlalu banyak sinar UV menyentuh mata, sinar ini bisa memiliki banyak efek berbahaya, seperti kerusakan panas, mutasi kanker dan katarak.

Tapi efek yang kurang terkenal adalah pelepasan bahan kimia yang disebut radikal bebas di dalam retina di bagian belakang mata Anda. Radikal bebas ini akan seperti racun, mencegah sel-sel dari metabolisme dan menyebabkan kerusakan jangka panjang pada retina.

Radikal bebas dapat menyerang dan menghancurkan selaput di dalam sel, mengganggu fungsinya. Bahkan, bisa menyebabkan kematian sel. Efek tersebut diungkap B. Ralph Chou, seorang profesor optometri di University of Waterloo di Ontario.

Jumlah kerusakan akibat sinar matahari (dikenal sebagai retinopati matahari) bergantung pada banyak faktor, seperti jenis cahaya yang masuk ke mata, jumlah waktu yang dihabiskan untuk melihatnya dan intensitasnya.

Belum jelas seberapa banyak kasus kerusakan mata yang dilaporkan akibat gerhana.

Namun, dalam legenda menyebutkan bahwa ketika astronom Galileo Galilee membuat teleskop sendiri, dia melihat langsung ke arah matahari dan dirinya langsung buta. Meskipun ini sebenarnya mitos, ilmuwan terkenal lainnya, termasuk Isaac Newton juga dilaporkan mengalami kerusakan mata akibat sinar matahari langsung.

Meskipun begitu, bukan tidak mungkin melihat gerhana matahari total. Beberapa alat bisa digunakan untuk nonton gerhana matahari dengan aman.

baca juga

1. Kaca gerhana

Kaca mata gerhana matahari yang baik dapat menyaring semua cahaya berbahaya. Banyak perusahaan menjual kacamata gerhana matahari, namun harus yang sesuai dengan standar kesehatan, keselamatan, dan perlindungan lingkungan Eropa.

2. Sebuah proyektor lubang jarum

Gunakan pin untuk membuat lubang kecil di bagian tengah selembar kartu. Dengan punggung ke gerhana, pegang kartu itu sehingga mendapat kekuatan gerhana. Ambil kartu kedua dan tahan di depan Anda seperti layar. Gerhana itu sendiri akan diproyeksikan melalui lubang jarum dan ke layar. Tampilan gambar akan terbalik, tapi aman untuk dilihat.

3. Seember air

Jika tidak memiliki perlengkapan berteknolgi canggih, cara sederhana ini bisa membantu. Cukup isi ember dengan air dan lihat pantulannya. [Mirror]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Lihat Gerhana Matahari Total? Ini yang Perlu Diketahui

Mau Lihat Gerhana Matahari Total? Ini yang Perlu Diketahui

Tekno | Senin, 24 Juli 2017 | 07:30 WIB

Gerhana Matahari Mulai Bisa Dilihat di Pacitan Jelang Magrib

Gerhana Matahari Mulai Bisa Dilihat di Pacitan Jelang Magrib

Tekno | Kamis, 01 September 2016 | 03:09 WIB

Di Sini Anda Bisa Menikmati Puncak Gerhana Matahari Cincin Besok

Di Sini Anda Bisa Menikmati Puncak Gerhana Matahari Cincin Besok

Lifestyle | Rabu, 31 Agustus 2016 | 16:25 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×