Astronot Ini 'Mematahkan' Teori Bumi Datar

Dythia Novianty Suara.Com
Sabtu, 02 Desember 2017 | 14:03 WIB
Astronot Ini 'Mematahkan' Teori Bumi Datar
Ilustrasi yang menggambarkan Bumi datar. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang astronot 'mematahkan' teori seorang lelaki yang percaya bahwa bumi itu datar dan menghancurkan argumennya yang aneh itu di hadapan jutaan penonton. Mark Sargent, yang percaya bahwa kita hidup di cakram yang diciptakan oleh semacam kecerdasan super luar angkasa, muncul di Good Morning Britain untuk mendiskusikan alasannya untuk percaya bahwa planet kita tidak bulat.

"Tembakan marmer biru pertama di bumi diambil oleh Apollo 17 pada tahun 1972 dan yang kedua adalah dua musim panas yang lalu," katanya kepada Piers Morgan dan Susanna Reid.

"Kita memiliki tiga dekade tanpa tembakan marmer biru. Mengapa? Jika tempat ini dibangun, dibangun oleh seseorang, jadi kita tidak sendiri. Seluruh dunia ada panggung, dan kita hanya berada di panggung besar," katanya.

Tidak lama kemudian, Morgan berpaling pada ke tamunya, astronot Terry Virts, untuk bertanya apa pendapatnya. Tanpa banyak bicara, Virt mengeluarkan salinan bukunya yang penuh dengan gambar Bumi yang diambil dari Stasiun Antariksa Internasional, yang mengejutkan mengungkapkan bahwa Bumi itu bulat.

Sementara itu, Ian Whittaker, seorang dosen di Nottingham Trent University, baru-baru ini mengungkapkan bagaimana spesies kita pertama kali menemukan bahwa Bumi tidak datar. Pada dasarnya, orang-orang Yunani kuno memasang dua tongkat di lokasi yang berbeda set 500 mil terpisah dan membandingkan bayangan mereka.

Saat matahari langsung di atas kepala, tongkat tidak menghasilkan bayangan sama sekali.

"Jika Bumi rata maka kedua tongkat harus menunjukkan bayangan yang sama (atau kurang) karena mereka akan diposisikan pada sudut yang sama dengan matahari," tulis Whittaker.

Menurutnya, orang-orang Yunani kuno menemukan bayang-bayangnya berbeda karena Bumi melengkung karena tongkatnya berada pada sudut yang berbeda. Mereka kemudian menggunakan perbedaan sudut ini untuk menghitung lingkar bumi.

Mereka berhasil memasukkannya ke dalam 10 persen dari nilai sebenarnya, sekitar 250 SM.

Baca Juga: Tweet Kocak Elon Musk Sindir Kaum Bumi Datar

"Anda juga dapat mengatakan bahwa planet kita berbentuk bola dengan mencatat perbedaan antara pandangan ruang dari belahan utara dan selatan, yang mana sama sekali berbeda karena mereka berhadapan dengan arah yang berbeda. Jika Bumi rata, kedua belahan otak akan memiliki pandangan yang sama," beber Whittaker. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI