Akun Twitter Donald Trump Terancam Dihapus

Dythia Novianty

Kamis, 07 Desember 2017 | 21:30 WIB
Akun Twitter Donald Trump Terancam Dihapus
Ilustrasi Donald Trump dan Twitter. [Shutterstock]

Suara.com - Para pemuka agama, seperti Rabbi, Pendeta dan Imam Masjid meminta Twitter untuk menghapus akun resmi Donald Trump. Sebanyak 35 pemuka agama telah menandatangani sebuah surat, yang dikoordinasi oleh Pusat Interfaith New York, memohon kepada Twitter untuk menghapus akun Trump dan menghentikannya agar tidak dapat mengirim pesan kepada puluhan juta orang yang mengikutinya.

Para pemuka agama ini bergabung dengan tokoh masyarakat lainnya, termasuk anggota parlemen Inggris untuk menyarankan agar Twitter perlu menghapus akun Presiden AS tersebut. Mereka juga mengingatkan perusahaan jejaring sosial itu bisa membahayakan dunia dengan membiarkan akun orang nomor satu AS itu disebarkan.

"Sebagai sekelompok pemimpin agama New York City dengan jemaat dan komunitas di salah satu kota yang paling religius beragam di dunia, kami menulis dengan perhatian mendalam mengenai Twitter yang digunakan oleh Presiden kami saat ini sebagai platform untuk pembakar dan gambar menyesatkan yang mengipas api kebencian berbasis agama dan prasangka, " tulis surat itu.

"Kami memanggil Anda, CEO sebuah perusahaan teknologi revolusioner, untuk menerima lebih banyak tanggung jawab penuh yang hadir dengan kekuatan platform Anda dan memastikan bahwa Presiden Trump tunduk pada peraturan yang sama tentang perilaku kebencian seperti pengguna Twitter lainnya."

Perlu diketahui bahwa Trump hampir pasti melanggar peraturan yang setiap pengguna Twitter ramban saat mereka mendaftar ke layanan tersebut.

"Twitter memperlakukan akunnya secara berbeda dari akun lainnya menunjukkan kurangnya konsistensi etis dengan biaya besar bagi negara kita," bunyinya.

Twitter telah mengakui bahwa memperlakukan akun Presiden secara berbeda dengan yang dimiliki oleh pengguna biasa. Dikatakan bahwa hal itu dilakukan karena tweetnya layak diberitakan dan ada nilainya dalam menjaga tweet dan akun Trump bagi orang yang melihatnya.

Tetapi para pemimpin agama mengatakan bahwa melakukan hal itu adalah mendorong perpecahan dan kebencian di komunitas mereka. Keinginan menutup akun bukan sekadar perhatian yang abstrak.

"Untuk alasan ini, kami menulis untuk meminta Anda memastikan bahwa perusahaan Anda akan memberikan perlakuan yang sama terhadap akun Presiden, ketika menyangkut pelanggarannya terhadap kebijakan Perilaku Bersyukur Anda," tutupnya. [Independent]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Twitter Inkonsisten Soal Alasan Tak Hapus Video Anti-Islam Trump

Twitter Inkonsisten Soal Alasan Tak Hapus Video Anti-Islam Trump

Tekno | Senin, 04 Desember 2017 | 13:46 WIB

Cerita Bahtiyar, Eks Pegawai Twitter yang Tutup Akun Trump

Cerita Bahtiyar, Eks Pegawai Twitter yang Tutup Akun Trump

Tekno | Kamis, 30 November 2017 | 19:14 WIB

Akun Twitter Pentagon Retweet Desakan Mundur untuk Trump

Akun Twitter Pentagon Retweet Desakan Mundur untuk Trump

Tekno | Senin, 20 November 2017 | 14:44 WIB

Twitter Cabut Pita Biru dari Akun Penghina Muslim di AS

Twitter Cabut Pita Biru dari Akun Penghina Muslim di AS

Tekno | Sabtu, 18 November 2017 | 16:35 WIB

Presiden Trump Salah Ucapkan Duka Cita di Twitter

Presiden Trump Salah Ucapkan Duka Cita di Twitter

News | Kamis, 16 November 2017 | 11:16 WIB

Pascanonaktif Akun Trump, Twitter Lakukan Ini

Pascanonaktif Akun Trump, Twitter Lakukan Ini

Tekno | Sabtu, 04 November 2017 | 09:23 WIB

Terkini

Proyek LRT City Bakal Jalan Lagi

Proyek LRT City Bakal Jalan Lagi

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta

Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Mulai September, BI Hilangkan Insentif Bank yang Kebanyakan Pegang Surat Berharga

Mulai September, BI Hilangkan Insentif Bank yang Kebanyakan Pegang Surat Berharga

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:12 WIB

KPK Sisir Izin Tinggal WNA di Bali, Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa

KPK Sisir Izin Tinggal WNA di Bali, Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:10 WIB

5 Rice Cooker 1 Liter Hemat Listrik, Cocok buat Anak Kos dan Keluarga Kecil

5 Rice Cooker 1 Liter Hemat Listrik, Cocok buat Anak Kos dan Keluarga Kecil

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Kesadaran Masyarakat Meningkat Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia Melonjak 40 Persen

Kesadaran Masyarakat Meningkat Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia Melonjak 40 Persen

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:10 WIB

6 Rekomendasi Sandal Bolong Santai yang Nyaman Dipakai Sehari-hari

6 Rekomendasi Sandal Bolong Santai yang Nyaman Dipakai Sehari-hari

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:09 WIB

Raihaanun Terjebak Cinta dengan Maxime Bouttier dan Hamish Daud di Tante Sonya

Raihaanun Terjebak Cinta dengan Maxime Bouttier dan Hamish Daud di Tante Sonya

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:02 WIB

Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km

Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Bebas Gerah! 5 Rekomendasi Sampo Mint untuk Kulit Kepala dengan Sensasi Dingin

Bebas Gerah! 5 Rekomendasi Sampo Mint untuk Kulit Kepala dengan Sensasi Dingin

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:00 WIB

×