Lab Antariksa Cina Hantam Bumi pada Maret, Haruskah Kita Risau?

Liberty Jemadu, Aditya Gema Pratomo

Selasa, 02 Januari 2018 | 19:49 WIB
Lab Antariksa Cina Hantam Bumi pada Maret, Haruskah Kita Risau?
Ilustrasi satelit di luar angkasa (Shutterstock).

Suara.com - Stasiun luar angkasa milik China, Tiangong-1, diperkirakan akan menghantam permukaan Bumi pada Maret mendatang, demikian diwartakan The Verge akhir pekan kemarin.

Sebelumnya badan antariksa Cina pada Oktober 2017 lalu mengumumkan bahwa Tiangong-1 akan menghantam permukaan Bumi paling telat pada April 2018, setelah pihaknya kehilangan kendali atas wahana tersebut sejak 2016 silam.

Diluncurkan ke luar angkasa pada 2011, Tiangong-1 sebenarnya dirancang hanya untuk beroperasi hingga 2013. Tetapi setelah masa operasinya diperpanjang, modul tersebut mulai tak berfungsi optimal, tak lagi bisa dikendalikan dari Bumi, dan perlahan-lahan meluncur ke Bumi dalam kecepatan tinggi.

Berbobot sekitar 8,5 ton, sebagian besar tubuh Tiangong-1 diperkirakan akan hancur karena terbakar saat melewati lapisan atmosfer Bumi. Tetapi ada sekitar 10-14 persen bagian yang lolos ke permukaan Bumi. Fakta ini memantik kekhawatiran bahwa wahana itu akan jatuh di area pemukiman dan mengancam nyawa manusia di Bumi.

Tetapi menurut jaringan pengawasan antariksa Amerika Serikat, yang terus melacak pergerakan Tiangong-1, wahana itu akan jatuh di satu titik antara kordinat 43 derajat lintang utara dan 43 derajat lintang selatan, yang memang didominasi kawasan perairan.

Peluang puing-puing wahana antariksa itu mengenai manusia memang sangat kecil, kurang dari satu berbanding 1 triliun. Sejauh ini baru ada satu laporan orang tewas akibat puing antariksa, yakni ketika Lottie Williams di Tusla, Oklahoma dihantam sebuah logam sepanjang 6 inci dari roket Delta II pada 1997 silam.

Selain puing-puingnya, yang berbahaya dari Tiangong-1 adalah zat kimia beracun hydrazine yang dikandungnya. Jika terpapar pada mahluk hidup, maka zat itu bisa sangat berbahaya.

Jatuhnya puing antariksa ke Bumi sebenarnya sudah biasa. Pada 1991 silam, wahana antariksa Uni Soviet bernama Salyut 7 dan Cosmos 1686 jatuh ke Bumi. Dua wahana yang masih tersambung itu, dengan bobot total 40 ton, pecah di atas Argentina. Puing-puingnya bertebaran di atas kota Capitan Bermudez.

Pada 1979 sebuah stasiun antariksa Amerika Serikat bernama Skylab juga jatuh ke Bumi. Pecahan puing-puingnya berceceran di sekitar Perth, Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lengkapi Stasiun Luar Angkasa Tiangong, China Luncurkan Satelit Komunikasi Baru

Lengkapi Stasiun Luar Angkasa Tiangong, China Luncurkan Satelit Komunikasi Baru

Tekno | Jum'at, 15 Juli 2022 | 12:04 WIB

Terkini

5 Kulit Buah yang Bisa Dimakan dan Kaya Nutrisi, Apa Saja?

5 Kulit Buah yang Bisa Dimakan dan Kaya Nutrisi, Apa Saja?

Sumut | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Ketika Persoalan Sehari-hari Muslimah Dijawab Lewat Buku Fiqh Wanita Populer

Ketika Persoalan Sehari-hari Muslimah Dijawab Lewat Buku Fiqh Wanita Populer

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tewas di Medan Perang, Rendi Apriyanto Dikontrak Jadi Tentara Bayaran Rusia Bagian Logistik

Tewas di Medan Perang, Rendi Apriyanto Dikontrak Jadi Tentara Bayaran Rusia Bagian Logistik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Aset 1,5 Hektare Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat Digeledah KPK

Aset 1,5 Hektare Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat Digeledah KPK

Bekaci | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Rempah dan Jalur Laut: Komoditas Membentuk Dinamika Masyarakat Nusantara

Rempah dan Jalur Laut: Komoditas Membentuk Dinamika Masyarakat Nusantara

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Contoh Surat Kuasa Cabut Berkas Kendaraan: Lengkap dengan Syarat dan Prosedur Mutasi 2026

Contoh Surat Kuasa Cabut Berkas Kendaraan: Lengkap dengan Syarat dan Prosedur Mutasi 2026

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Kabut Asap Karhutla Kembali Ganggu Penerbangan Palembang, 5 Pesawat Terdampak Hari Ini

Kabut Asap Karhutla Kembali Ganggu Penerbangan Palembang, 5 Pesawat Terdampak Hari Ini

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Beli 25 Kg Tapi Cuma Dapat 23,5 Kg? Kecurangan Takaran Beras di Pasar Terbongkar

Beli 25 Kg Tapi Cuma Dapat 23,5 Kg? Kecurangan Takaran Beras di Pasar Terbongkar

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Burnout tapi Dompet Belum Siap Resign? Saatnya Terapkan Quiet Quitting

Burnout tapi Dompet Belum Siap Resign? Saatnya Terapkan Quiet Quitting

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Drama 'Cinta Segitiga' Politik: Prabowo Makin Hangat ke Teuku Umar, Solo Ditinggal?

Drama 'Cinta Segitiga' Politik: Prabowo Makin Hangat ke Teuku Umar, Solo Ditinggal?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:43 WIB

×