Isu Mikroplastik, Danone Aqua: Hasil Penelitian Tidak Sahih

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 22 Maret 2018 | 16:09 WIB
Isu Mikroplastik, Danone Aqua: Hasil Penelitian Tidak Sahih
Ilustrasi air mineral kemasan atau air minum kemasan. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa waktu lalu perusahaan air minum dalam kemasan besar seperti Nestle, Danone Aqua diterpa isu miring soal kandungan mikroplastik dalam air mineralnya. Temuan ini didapat peneliti State University of New York, Amerika Serikat.

Para peneliti menemukan bahwa beberapa air minum dalam kemasan mengandung partikel plastik seperti polypropylene, nylon, dan polyethylene terephthalate (PET). Material-material ini biasa digunakan untuk membuat tutup botol.

Setelah mengeluarkan rilis resmi, Danone Aqua Indonesia pun buka suara. Corporate Communication Director Danone Indonesia Arif Mujahidin mengatakan bahwa sebenarnya isu mikroplastik pada air minum dalam kemasan (AMDK) sudah terdengar sejak tiga tahun lalu. Namun pihaknya mengatakan bahwa hasil penelitian tersebut tidak sahih, karena metode penelitian yang digunakan belum baku.

"Kita sebagai perusahaan taat pada peraturan berlaku dari SNI, ASPADIN, BPOM. Dan memang belum ada penelitian yang menjelaskam dampaknya," ujar Arif pada peringatan Hari Air Sedunia di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (22/3/2018).

Ia juga menyebut temuan mikroplastik pada air minum dalam kemasan tak ubahnya debu yang ditemui sehari-hari. Arif pun menyebut kiprah Aqua di Indonesia yang sudah mencapai 45 tahun adalah jaminan pihaknya memberikan air minum yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

"Mikroplastik itu nggak kasat mata baru bisa terlihat kalau pakai mikroskop. Dampaknya seperti apa juga belum ada yang meneliti. Jadi, lebih urgen mana pemenuhan hidrasi dengan isu ini," tambah dia.

Beberapa waktu lalu Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) menyatakan air minum kemasan yang beredar di Indonesia aman. Ini dikarenakan hingga kini belum ada hitungan ambang batas partikel plastik.

Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito mengatakan, BPOM mengklaim mengacu standar yang dikeluarkan WHO untuk memberikan izin peredaran air minum kemasan dalam botol plastik. Dia juga memastikan minuman dalam air kemasan harus mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI). Proses pengujian SNI itu pun dilakukan sangat ketat.

"Di dalamnya ada kandungan fisiknya, partikular, kandungan kimia, yang kadar sekian adalah maksimum yang dibolehkan. Selebihnya dari itu akan mengganggu kesehatan. Itu ada standartnya, kimia dan baktriologi. Saat ini masih dalam batas aman. Belum ada batasan untuk mikroplastik," tandas Lukito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Mikroplastik pada Air Kemasan, Apa Kata Ahli?

Heboh Mikroplastik pada Air Kemasan, Apa Kata Ahli?

Tekno | Rabu, 21 Maret 2018 | 16:06 WIB

Tanggapi Air Minum Berplastik, Menkes Tunggu Penelitian BPOM

Tanggapi Air Minum Berplastik, Menkes Tunggu Penelitian BPOM

News | Senin, 19 Maret 2018 | 12:00 WIB

BPOM: Belum Ada Studi yang Buktikan Plastik Berbahaya Bagi Tubuh

BPOM: Belum Ada Studi yang Buktikan Plastik Berbahaya Bagi Tubuh

Tekno | Minggu, 18 Maret 2018 | 15:57 WIB

Terkini

5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan

5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 19:36 WIB

Turnamen Esports Berbasis Cyber Security Resmi Diumumkan

Turnamen Esports Berbasis Cyber Security Resmi Diumumkan

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

27 Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026, Ambil Kompensasi Bug Sekarang

27 Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026, Ambil Kompensasi Bug Sekarang

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB

42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi

42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 17:24 WIB

5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif

5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 17:10 WIB

Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya

Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 17:10 WIB

Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026

Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 16:13 WIB

Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?

Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 16:02 WIB

Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya

Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 15:57 WIB

Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc

Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 15:06 WIB