Ilmuwan Temukan Sampah Plastik Membeku di Kutub Utara?

Dythia Novianty

Rabu, 25 April 2018 | 19:15 WIB
Ilmuwan Temukan Sampah Plastik Membeku di Kutub Utara?
Kutub Utara. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan telah menemukan mikroplastik dalam jumlah besar beku di es laut Arktik, Kutub Utara. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga terlihat kondisi sekarang menjadi sangat mengkhawatirkan.

Analisis inti es dari seluruh wilayah menemukan tingkat polusi hingga tiga kali lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya. Setiap liter es laut mengandung sekitar 12.000 partikel plastik, yang kini diketahui oleh para ilmuwan sedang dicerna oleh para hewan.

Berdasarkan analisis mereka, para peneliti mampu melacak jejak fragmen-fragmen kecil itu dari tempat asal mereka.

“Kami melihat jejak manusia yang jelas di Kutub Utara,” kata penulis pertama penelitian, Dr Ilka Peeken.

"Ini menunjukkan bahwa mikroplastik sekarang ada di mana-mana di permukaan air laut dunia. Tidak ada yang terlewatkan," kata Dr Jeremy Wilkinson, fisikawan es laut di British Antarctic Survey yang tidak terlibat dengan penelitian ini.

Dr Peeken dan timnya di Institut Alfred Wegener untuk Penelitian Kutub dan Kelautan, mengumpulkan sampel inti es selama tiga ekspedisi pada penelitian pemecah es Polarstern.

Pelayaran mereka meliputi lima wilayah sepanjang Drift Transpolar dan Selat Fram, yang menyalurkan es laut dari Arctic Tengah ke Atlantik Utara.

Tidak hanya es laut kutub yang bertindak sebagai penyimpan plastik laut yang berpotensi dilepaskan ketika suhu global menjadi lebih hangat karena perubahan iklim, pergerakan es laut bisa menyimpan mikroplastik di area yang sebelumnya bebas plastik.

Para peneliti menganalisis, sampel mereka menggunakan perangkat yang dikenal sebagai spektrometer inframerah Fourier-transform.

baca juga

Hal ini memungkinkan mereka untuk memeriksa lapisan inti es secara berlapis dan dengan sangat rinci, mengerjakan asal-usul bahkan potongan terkecil dari plastik.

"Yang menarik juga adalah Anda memiliki sumber yang sangat terlokalisasi, mengirimkan partikel cat dan puntung rokok dan hal-hal seperti itu," kata Dr Peeken.

“Kami juga melihat polietilena, polimer sangat ringan yang ditemukan dalam jumlah sangat tinggi terutama di Arktik Tengah. Kami berpikir bahwa ada arus masuk dari Pasifik sehingga bisa menunjukkan bahwa itu berasal dari daerah itu. Kami melihat dampak besar polusi plastik yang berasal dari daerah perkotaan, banyak yang datang dari Atlantik dan dari Pasifik," ujarnya lagi.

Dalam makalah mereka, yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications, para ilmuwan berspekulasi bahwa polietilen ini dapat berasal dari Great Pacific Garbage Patch.

Sebuah penelitian yang dirilis awal tahun ini, mengungkapkan 80.000 ton plastik mengambang di wilayah Samudra Pasifik dan perusahaan teknologi nirlaba The Ocean Cleanup baru-baru ini mengungkapkan, upaya pertamanya untuk mengatasinya. [Independent]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berapa Lama Waktu Sinar Matahari Masuk ke Bumi? Ini Jawabannya

Berapa Lama Waktu Sinar Matahari Masuk ke Bumi? Ini Jawabannya

Tekno | Selasa, 24 April 2018 | 19:30 WIB

Yuk, Buktikan Cinta Pada Bumi dengan Kurangi Sampah Plastik

Yuk, Buktikan Cinta Pada Bumi dengan Kurangi Sampah Plastik

Lifestyle | Kamis, 19 April 2018 | 15:30 WIB

Tahun 2050, Sampah Plastik di Laut Lebih Banyak Daripada Ikan

Tahun 2050, Sampah Plastik di Laut Lebih Banyak Daripada Ikan

Lifestyle | Kamis, 19 April 2018 | 11:59 WIB

Mikroplastik Ternyata Ada Dimana - mana, Ini Bukti Ilmiahnya

Mikroplastik Ternyata Ada Dimana - mana, Ini Bukti Ilmiahnya

Health | Jum'at, 06 April 2018 | 20:00 WIB

Danone Enggan Tanggapi Temuan Plastik pada Botol Aqua

Danone Enggan Tanggapi Temuan Plastik pada Botol Aqua

News | Jum'at, 16 Maret 2018 | 15:28 WIB

Ilmuwan: Letusan Gunung Toba Bisa Musnahkan Manusia?

Ilmuwan: Letusan Gunung Toba Bisa Musnahkan Manusia?

Tekno | Rabu, 14 Maret 2018 | 08:33 WIB

Terkini

Mengenal Hijab Dimsum, Tren Pashmina Keriting yang Dilirik Gen Z Bikin Gaya Makin Unik!

Mengenal Hijab Dimsum, Tren Pashmina Keriting yang Dilirik Gen Z Bikin Gaya Makin Unik!

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Kisah Nursia, Perintis Usaha Ikan Asal Sorong yang Sukses "Naik Kelas" Bersama BRI

Kisah Nursia, Perintis Usaha Ikan Asal Sorong yang Sukses "Naik Kelas" Bersama BRI

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat

Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Novel Don't Tell Me Anything, Jeritan di Antara Batas Mimpi dan Realitas

Novel Don't Tell Me Anything, Jeritan di Antara Batas Mimpi dan Realitas

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Bukan Cuma Misteri, Ini 3 Hal yang Bikin Flex x Cop 2 Semakin Seru!

Bukan Cuma Misteri, Ini 3 Hal yang Bikin Flex x Cop 2 Semakin Seru!

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Belanja di This Is April Pakai BRI Bisa Dapat Cashback Rp50.000, Begini Caranya!

Belanja di This Is April Pakai BRI Bisa Dapat Cashback Rp50.000, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Gus Yahya soal Muktamar NU ke-35 Ricuh: Saya Janji Cari Jalan Keluar yang Bijaksana

Gus Yahya soal Muktamar NU ke-35 Ricuh: Saya Janji Cari Jalan Keluar yang Bijaksana

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Mahasiswa Ngebut Bawa Mobil Tabrak Motor di Medan, IRT Tewas

Mahasiswa Ngebut Bawa Mobil Tabrak Motor di Medan, IRT Tewas

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Cuma 99 Ribu, Bawa Pulang 2 Produk Salon Ternama Johnny Andrean Pakai BRImo

Cuma 99 Ribu, Bawa Pulang 2 Produk Salon Ternama Johnny Andrean Pakai BRImo

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:30 WIB

5 Sepatu Lokal Wanita Kronikel Project Paling Laris, Model Stylish Wajib Masuk Wishlist

5 Sepatu Lokal Wanita Kronikel Project Paling Laris, Model Stylish Wajib Masuk Wishlist

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:25 WIB

×