Berhubungan Seks di Mars? Waspadai Lahirnya Spesies Baru Manusia

Liberty Jemadu

Minggu, 03 Juni 2018 | 19:45 WIB
Berhubungan Seks di Mars? Waspadai Lahirnya Spesies Baru Manusia
Ilustrasi pemukiman manusia di Mars. [Shutterstock]

Suara.com - Berhubungan seks di Mars akan menjadi masalah tersendiri ketika manusia benar-benar tinggal di Planet Merah itu dan bereproduksi di dunia baru itu bisa memicu lahirnya spesies manusia baru, demikian wanti-wanti para ilmuwan dalam studi terbaru yang diterbitkan pada jurnal Futures edisi Juni 2018.

Mendarat dan menetap di Mars kini bukan sekadar mimpi. Sejumlah negara seperti Amerika Serikat dan Rusia, serta perusahaan swasta seperti SpaceX kini sedang merintis jalan menuju ke tetangga Bumi itu.

Tetapi ketika lebih banyak penelitian yang lebih fokus pada bagaimana mengeksplorasi dan membangun pemukiman manusia di Mars, sebagian ilmuwan memperingatkan bahwa setelah menetap di Mars, maka manusia bakal bereproduksi di sana.

Lalu apakah bercinta dan melahirkan keturunan di Mars akan sama saja dengan di Bumi? Para peneliti dari Amerika Serikat, Polandia, dan Brazil mendiskusikan masalah-masalah ini dalam jurnal Futures terbaru.

"Sayangnya, petualangan besar seperti itu akan menghadapi tantangan yang tak kalah besar di berbagai bidang, mulai dari teknologi pesawat antariksa, kesehatan, biologi, sosial, dan etika," tulis para peneliti dalam penelitian mereka.

"Tetapi menurut kami, reproduksi manusia di Mars juga dibutuhkan agar misi jangka panjang di luar angkasa bisa sukses," imbuh mereka.

Gravitasi dan Sukarnya Bercinta di Mars

Mereka berhipotesis bahwa jika manusia ingin hamil dan melahirkan di Mars, maka yang akan lahir bisa saja spesies baru manusia, mengingat kondisi di Mars yang jauh berbeda dari Bumi.

Salah satu kondisi unik itu adalah gravitasi. Mars memiliki gaya gravitasi yang tiga kali lebih lemah atau hanya sepertiga dari gravitasi di Bumi. Kondisi ini bisa mempersulit manusia saat ingin bercinta dan proses kehamilan di Mars.

Gravitasi rendah bisa menyebabkan turunnya tekanan darah, berkurangnya masa otot, dan bahkan melemahkan struktur tulang manusia. Ini bisa mempersulit orang ketika akan berhubungan seksual.

Gaya gravitasi rendah juga bisa mengganggu penglihatan dan menurunnya sistem kekebalan tubuh, yang juga berbahaya bagi perempuan hamil.

Tak hanya itu, dari berbagai studi diketahui bahwa kondisi di luar Bumi bisa mengubah struktur biologi manusia dan bisa mengubah bentuk otak manusia. Karena faktor inilah spesies baru manusia bisa dilahirkan di Mars.

Selain gravitasi, masalah lain adalah radiasi Matahari. Di Mars tingkat radiasi Matahari jauh lebih tinggi ketimbang di Bumi dan faktor ini bisa mengurangi jumlah sperma lelaki.

Sebaiknya Jangan Ada Cinta di Mars

Berangkat dari analisis itu, para ilmuwan kemudian menganjurkan jalan keluar yang unik. Menurut mereka, agar manusia bisa berkembang biak di Mars, maka konsep cinta ala Bumi perlu dihapus.

Maksudnya, alih-alih melakukan hubungan seks atas dasar cinta seperti di Bumi, manusia sebaiknya memilih pasangan berdasarkan faktor-faktor biologis agar bisa berkembang biak di Planet Merah itu.

Artinya orang-orang yang memiliki ciri atau karakter biologis kuat, yang bisa bertahan hidup di tengah kondisi Mars yang ekstrem, akan dijodohkan agar bisa melahirkan anak yang mampu hidup di sana.

Sebaliknya, mereka yang lemah akan dipaksa untuk tidak memiliki anak agar tidak mengancam koloni-koloni manusia secara keseluruhan.

Lebih lanjut para peneliti mengatakan bahwa dalam kondisi seperti itu, teknologi penyuntingan genetika - yang berarti mencopot gen-gen lemah pada manusia dan menggantinya dengan gen-gen kuat - diperlukan agar bisa melahirkan anak-anak yang mampu bertahan hidup di Mars.

Tetapi solusi ini bisa membawa efek samping yang berbahaya. Anak-anak yang lahir di Mars, dari hasil teknologi penyuntingan genetika, mungkin akan lahir sebagai manusia jenis baru yang kuat di Mars, tetapi di Bumi mereka tak akan bisa hidup normal. (BGR/Tech Times)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berangkat ke Satelit Mars, Jepang Siap Cetak Sejarah Baru Lewat Misi MMX

Berangkat ke Satelit Mars, Jepang Siap Cetak Sejarah Baru Lewat Misi MMX

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Lirik Lagu Mars Hari Santri 22 Oktober 45 Beserta Maknanya

Lirik Lagu Mars Hari Santri 22 Oktober 45 Beserta Maknanya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Mengenal Misi MMX, Wahana Antariksa Jepang yang Berburu Sampel Phobos

Mengenal Misi MMX, Wahana Antariksa Jepang yang Berburu Sampel Phobos

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 11:25 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Makin Diperketat, Beli Gas Melon Bakal Pakai NIK

Subsidi LPG 3 Kg Makin Diperketat, Beli Gas Melon Bakal Pakai NIK

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Ulasan Men Are from Mars, Women Are from Venus: Memahami Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencintai

Ulasan Men Are from Mars, Women Are from Venus: Memahami Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencintai

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:30 WIB

Belajar Saling Memahami dari Buku Men Are from Mars, Women Are from Venus

Belajar Saling Memahami dari Buku Men Are from Mars, Women Are from Venus

Your Say | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:25 WIB

Geger Jejak Misterius di Mars, NASA Temukan Struktur Aneh seperti Sisik Hewan

Geger Jejak Misterius di Mars, NASA Temukan Struktur Aneh seperti Sisik Hewan

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:00 WIB

Dukungan Pemerintah untuk Ekosistem Film Sci-Fi: Menekraf Apresiasi Pelangi di Mars

Dukungan Pemerintah untuk Ekosistem Film Sci-Fi: Menekraf Apresiasi Pelangi di Mars

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 14:00 WIB

Anak Indonesia Sampai Mars, 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-Anak Nonton Pelangi di Mars di Bioskop

Anak Indonesia Sampai Mars, 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-Anak Nonton Pelangi di Mars di Bioskop

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:37 WIB

3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan

3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:00 WIB

Terkini

Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus

Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 08:26 WIB

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:23 WIB

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 08:22 WIB

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 08:16 WIB

Kawinkan Gelar Juara Campus League Bandung 2026, UPI Bidik The Nationals

Kawinkan Gelar Juara Campus League Bandung 2026, UPI Bidik The Nationals

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 08:14 WIB

Daftar HP Xiaomi, Redmi, dan POCO yang Kebagian HyperOS 4, Cek Jadwal Update

Daftar HP Xiaomi, Redmi, dan POCO yang Kebagian HyperOS 4, Cek Jadwal Update

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 08:07 WIB

Digitalisasi Pajak Daerah Tembus 97,5 Persen, BI Bidik Peningkatan Pendapatan Daerah

Digitalisasi Pajak Daerah Tembus 97,5 Persen, BI Bidik Peningkatan Pendapatan Daerah

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:50 WIB

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 07:45 WIB

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 07:30 WIB

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 07:24 WIB

×