4 Mitos tentang Baterai iPhone dan Fakta di Baliknya

Liberty Jemadu | Aditya Gema Pratomo
4 Mitos tentang Baterai iPhone dan Fakta di Baliknya
Ilustrasi charger iPhone/ pengisian daya iPhone.

Harus diakui, baterai iPhone lebih cepat terkuras dibanding pada ponsel-ponsel Android.

Suara.com - Baterai adalah salah satu sektor paling lemah dari iPhone, salah satu telepon seluler premium di pasaran saat ini. Meski dibekali peranti keras dan fitur canggih, iPhone kerap bikin pusing karena baterainya kurang tahan lama jika dibandingkan dengan gawai Android.

Tak heran jika ada berbagai mitos yang dipercaya pengguna iPhone dapat memperpanjang usia baterai perangkat mereka. Berikut ini merupakan mitos-mitos tersebut dan kebenaran di baliknya.

Mematikan Aplikasi

Pengguna kerap melakukan forcing close pada sebuah aplikasi. Hal itu dipercaya dapat menghemat baterai iPhone.

Padahal kenyataanya, membuka kembali aplikasi yang terlanjur dimatikan, akan mengonsumsi baterai lebih banyak karena aplikasi tersebut akan kembali beroperasi sejak awal lagi.

Charging Sepanjang Malam Merusak iPhone?

Semua iPhone terbaru, memiliki sistem manajemen tenaga yang baik. Jadi, ketika daya baterai sudah terisi penuh, sistem secara otomatis akan memutuskan arus. Jadi tak perlu cemas.

Mematikan WiFi dapat Menghemat Baterai

Pada kenyataanya, menggunakan Wifi jauh lebih hemat daripada menggunakan koneksi seluler. Bahkan, Apple merekomendasikan agar WiFi menyala setiap saat.

Mengaktifkan Auto Brightness Memperpendek Usia Baterai

Faktanya, Apple merekomendasikan fitur auto brightness agar baterai iPhone lebih hemat. Untuk mengaktifkannya, pengguna cukup pergi ke settings > general > accessibility > display accommodations > auto brightness.

loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS