Waduh! Data Pengguna Tersebar, Google+ Down

Dythia Novianty Suara.Com
Selasa, 09 Oktober 2018 | 08:59 WIB
Waduh! Data Pengguna Tersebar, Google+ Down
Google+. [Shuttestock]

Suara.com - Google menutup sebagian besar jaringan sosialnya, Google+, setelah data pengguna tersebar. Kabarnya, hal ini disebabkan ada bug yang terdapat di peranti lunaknya. Artinya, informasi yang dipercayai orang sebagai pribadi telah dapat diakses oleh pihak ketiga.

Google mengatakan hingga 500.000 pengguna telah terpengaruh. Menurut laporan di Wall Street Journal dikuti BBC, perusahaan tahu tentang masalah ini pada Maret lalu tetapi tidak mengungkapkannya.

WSJ mengutip memo internal Google yang mengatakan akan segera dilakukan perbaikan dalam pengaturan. Dalam sebuah pernyataan, perusahaan mengatakan, masalah itu tidak cukup serius untuk menginformasikan kepada publik.

"Kantor Privasi dan Perlindungan Data kami meninjau masalah ini, melihat jenis data yang terlibat, apakah kami dapat mengidentifikasi pengguna secara akurat, apakah ada bukti penyalahgunaan, dan apakah ada tindakan yang dapat dilakukan oleh pengembang atau pengguna di tanggapan. Tak satu pun dari ambang-ambang ini dipenuhi di sini," tulis keterangan ini.

Google+ diluncurkan pada tahun 2011, dan dikenal sebagai upaya gagal untuk bersaing dengan Facebook. Sekarang, setelah beberapa tahun spekulasi bahwa itu akan ditutup, Google mengakhiri Google+ bagi konsumen. Google mengatakan akan terus menawarkan jaringan yang didukung Google+ pribadi untuk bisnis yang saat ini menggunakan perangkat lunak.

"Ini belum mencapai adopsi konsumen atau pengembang yang luas, dan telah melihat interaksi pengguna yang terbatas dengan aplikasi," tulis Ben Smith, wakil presiden bidang teknik Google, dalam posting blog pada Senin (8/10/2018) waktu setempat.

Di masa lalu, perusahaan enggan untuk berbagi data tentang seberapa sering Google+ digunakan, tetapi sekarang, menghadapi jatuhnya data yang terpapar, perusahaan itu tampaknya ingin mengecilkan kepentingannya.

Versi konsumen Google+ saat ini memiliki penggunaan dan keterlibatan rendah, sebanyak 90 persen dari sesi pengguna Google+ kurang dari lima detik. Saham perusahaan induk Google Alphabet turun 1,23 persen.

Baca Juga: Google Sanggah Tuduhan Pencurian Data Privasi di iPhone

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI