Dua lokasi tersebut dikabarkan sebagai zona subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. Pemetaan tersebut bertujuan untuk mengungkap potensi gempa besar dan tsunami seperti di Aceh. Meskipun begitu, tidak ada yang bisa memprediksi secara tepat kapan terjadinya gempa Megathrust. [Kidfunscience/Wikipedia/Livescience/Ilmugeografi]