Kehabisan Bahan Bakar, Pesawat Ruang Angkasa Dawn Akhiri Misi

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami
Kehabisan Bahan Bakar, Pesawat Ruang Angkasa Dawn Akhiri Misi
Ilustrasi asteroid [Shutterstock].

Penerusnya bernama Psyche, bertugas mengunjungi asteroid dan mengorbit di planet kecil.

Suara.com - Pesawat ruang angkasa Dawn adalah wahana antariksa yang diluncurkan NASA pada September 2007. Berfungsi mempelajari dua benda yang paling besar dari sabuk asteroid, yaitu protoplanet Vesta dan planet kerdil Ceres. Namun, kini pesawat ruang angkasa ini telah mengakhiri misinya setelah kehabisan bahan bakar.

"Baik Vesta dan Ceres sebelumnya hanya dilihat sebagai cahaya samar di antara bintang-bintang. Sekarang kami memiliki gambaran yang sangat mendetail dari kedua objek ini. Sulit untuk mengucapkan selamat tinggal pada pesawat luar angkasa yang luar biasa kami, akan tetapi sudah pada waktunya," ucap Marc Rayman, direktur misi dan chief engineer di Jet Propulsion Laboratory NASA, seperti yang dikutip dari Space.com.

Sementara itu, Thomas Zurbuchen selaku administrator asosiasi direktorat misi sains NASA mengatakan bahwa gambar dan data mengejutkan yang dikumpulkan Dawn dari Vesta dan Ceres sangat penting untuk memahami sejarah dan evolusi tata surya.

Dawn menjadi satu-satunya pesawat antariksa yang pernah mengorbit benda kosmik di sabuk asteroid utama antara Mars dan Jupiter pada 2011 ketika mulai mengitari asteroid Vesta. Kemudian pindah ke planet kerdil Ceres pada 2015, menjadi pesawat antariksa pertama yang mengunjungi serta satu-satunya pesawat angkasa yang mengorbit planet kecil itu.

Dikabarkan, NASA tengah membangun penerus Dawn bernama Psyche yang menghabiskan 467 juta dolar Amerika Serikat. Seperti Dawn, Psyche akan bertamu ke asteroid.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS