Mengenang Kepler: Teleskop Antariksa NASA Ini Resmi Mati

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 02 November 2018 | 20:00 WIB
Mengenang Kepler: Teleskop Antariksa NASA Ini Resmi Mati
Ilustrasi galaksi [Shutterstock].

Suara.com - Lewat situs web resminya, NASA mengumumkan bahwa teleskop antariksa Kepler resmi mati karena kehabisan bahan bakar pada 31 Oktober 2018. Meskipun telah mati, untungnya teleskop ini tidak akan jatuh begitu saja ke Bumi.

Kepler mengorbit Matahari untuk menghindari okultasi oleh Bumi. Teleskop antariksa tanpa awak ini juga berada jauh dari gangguan gravitasi Bumi. Dengan periode orbital 372,5 hari, laju orbit Kepler dalam mengelilingi Matahari jauh lebih lambat daripada Bumi.

Dengan jaraknya yang cukup jauh, NASA berkomunikasi dengan Kepler menggunakan tautan komunikasi pita X dua kali seminggu untuk pembaruan perintah dan status. Sementara itu, data ilmiah dari Kepler diunduh sebulan sekali menggunakan tautan pita Ka dengan kecepatan transfer data maksimum sekitar 550 KB per detik.

Misi utama Kepler sendiri awalnya dijadwalkan berlangsung hanya 3,5 tahun, mulai dari 2009 sejak peluncurannya hingga November 2012. Pada Januari 2010, para astronom mengumumkan hasil pertama misi yang berjalan sukses dan telah menemukan 400 kandidat eksoplanet. Angka ini kemudian melonjak menjadi 1.235 pada Februari 2011 dan terus bertambah setiap tahunnya.

Namun, Kepler mulai mengalami masalah pada Juli 2012 di mana salah satu roda reaksi Kepler mengalami kerusakan. Teleskop antariksa itu hanya bisa menggunakan tiga dari empat rodanya utnuk mempertahankan ketepatannya dalam mengamati langit.

Tak hanya itu, roda reaksi kedua juga rusak pada Mei 2013. Hanya berbekal dua roda, para astronom kemudian mengembangkan solusi baru dengan mengarahkan Kepler ke arah yang baru, di mana sinar Matahari akan didistribusikan secara merata ke seluruh teleskop.

Setelah beberapa bulan pengujian solusi itu dan bertahan hanya dengan dua roda, para astronom secara resmi memperpanjang misi Kepler yang memiliki kode nama K2. Lalu pada Mei 2014, NASA menyetujui K2 selama dua tahun.

Di bawah misi K2, Keler masih harus menggunakan bahan bakarnya untuk bisa berkomunikasi dengan Bumi. Hingga pada Maret 2016, NASA mengumumkan bahwa Kepler mungkin hanya memiliki sisa bahan bakar untuk dua tahun.

Sesuai dengan prediksi NASA, pada awal Juli 2018, bahan bakar Kepler dikabarkan sudah hampir habis sehingga NASA menghentikan kampanye pengamatannya dan mengaktifkan "mode hibernasi" dengan harapan Kepler bisa berfokus untuk mengirimkan sisa data ilmiahnya ke Bumi.

baca juga

Untungnya, mode hibernasi ini berjalan lancar dan bahan bakar Kepler dikabarkan habis pada 30 Oktober 2018. Kini Kepler secara resmi pensiun dari misinya dan dibiarkan melayang bebas jauh dari Bumi oleh NASA. Karena Kepler sejak awal tidak dirancang untuk bisa diisi ulang bahan bakarnya, NASA kini berfokus untuk pengembangan sebuah teleskop antariksa baru pengganti Kepler.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bye Bye, Teleskop Antariksa Kepler !

Bye Bye, Teleskop Antariksa Kepler !

Tekno | Sabtu, 20 Oktober 2018 | 06:00 WIB

15 Ribu Galaksi dalam Satu Potret lewat Teleskop Hubble

15 Ribu Galaksi dalam Satu Potret lewat Teleskop Hubble

Tekno | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 12:00 WIB

NASA Rilis Daftar 10 Planet Baru yang Berpotensi Dihidupi Alien

NASA Rilis Daftar 10 Planet Baru yang Berpotensi Dihidupi Alien

Tekno | Selasa, 20 Juni 2017 | 05:17 WIB

Terkini

Pemerintah Kucurkan Insentif Pajak hingga Kredit ke Industri Furnitur

Pemerintah Kucurkan Insentif Pajak hingga Kredit ke Industri Furnitur

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:55 WIB

Menuai Sorotan Publik, Komnas Perempuan Minta Prosedur Bebas Bersyarat Bechi Dibuka Transparan

Menuai Sorotan Publik, Komnas Perempuan Minta Prosedur Bebas Bersyarat Bechi Dibuka Transparan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:51 WIB

3 Rekomendasi Jam Tangan Casio untuk Tangan Kecil, Desain Klasik hingga Vintage

3 Rekomendasi Jam Tangan Casio untuk Tangan Kecil, Desain Klasik hingga Vintage

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:42 WIB

DPRD DKI Dorong Subsidi Pangan Jadi Saldo Digital ala New York, Warga Bebas Pilih Bahan Pangan!

DPRD DKI Dorong Subsidi Pangan Jadi Saldo Digital ala New York, Warga Bebas Pilih Bahan Pangan!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:42 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 10:41 WIB

Tiga Hari Ditelan Ombak, Jasad Pelajar Asal Lampung Barat Ditemukan Terdampar di Pantai

Tiga Hari Ditelan Ombak, Jasad Pelajar Asal Lampung Barat Ditemukan Terdampar di Pantai

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 10:35 WIB

Emiten HGII Bidik Kapasitas Energi Terbarukan 100 MW pada 2031

Emiten HGII Bidik Kapasitas Energi Terbarukan 100 MW pada 2031

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:30 WIB

Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik

Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik

Surakarta | Jum'at, 25 September 2026 | 10:30 WIB

Ulasan Novel 28: Ketika Wabah Mematikan Membuka Sisi Gelap Manusia

Ulasan Novel 28: Ketika Wabah Mematikan Membuka Sisi Gelap Manusia

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 10:30 WIB

Berawal dari Motor Warga Sering Mogok, Polisi Bongkar Gudang Pengoplos BBM Subsidi di Lampung Tengah

Berawal dari Motor Warga Sering Mogok, Polisi Bongkar Gudang Pengoplos BBM Subsidi di Lampung Tengah

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 10:27 WIB

×