Suara.com - Kejadian lucu bisa saja terjadi saat mengucapkan nama diri sendiri, seperti yang dialami seorang perempuan ketika diwawancarai sebuah media yang tidak diketahui namanya. Berniat ingin melafalkan pengejaan namanya dengan benar menggunakan alfabet fonetik NATO, nama perempuan ini justru disangka sebagai nama lengkapnya.
Hal ini dibagikan pertama kali oleh akun Twitter @cebiks pada 30 Desember lalu yang mengunggah sebuah screencapture seorang wanita yang tengah melakukan sesi wawancara. Di bagian bawah pada screepcapture tersebut tertulis Elfiza Ekolanden Viktor Ulualfa Romeo yang menjelaskan nama dari perempuan tersebut.
Ternyata, akun @cebiks yang mengaku bahwa perempuan tersebut adalah mertuanya, bermaksud mengeja namanya dengan benar. Sayangnya, media tersebut menampilkan keseluruhan kata karena menganggap itu adalah nama lengkap.
"Jadi suatu hari mertuaku diwawancara. Ibuk namanya siapa? Elvizar, echo london victor india zulu alfa romeo. Ok," tulis @cebiks dalam kolom keterangannya.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 3.700 kali ke sesama pengguna Twitter itu menuai beragam komentar dari warganet.
"Udah dispell satu-satu masih aja salah itu nulis Elvizarnya," tulis pemilik akun arudiaa.
"Ini yang naikin berita masih magang kali ya," komentar heymeilinda
"Coba kalo namanya Christoper, charlie hotel romeo india sierra tango omega papa echo romeo. Wartawan be lyke, ebuset panjang amat," tambah ardchaco.