Duh! Studi Prediksi Sebagian Gletser di Himalaya Akan Mencair

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 07 Februari 2019 | 11:14 WIB
Duh! Studi Prediksi Sebagian Gletser di Himalaya Akan Mencair
Ilustrasi salah satu puncak gunung di Himalaya. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi mengungkapan bahwa Himalaya diprediksi akan kehilangan dua pertiga gletser pada tahun 2100 jika emisi global tidak berkurang. Gletser di wilayah Hindu Kush-Himalaya (HKH) tersebut merupakan sumber air kritis bagi sekitar 250 juta orang di sekitar pegunungan serta 1,65 miliar lainnya yang berada di bawah lembah sungai.

Gletser di kutub ketiga dunia tersebut memberi asupan 10 sistem sungai paling penting di dunia, termasuk Gangga, Indus, Kuning, Mekong, dan Irrawaddy. Dengan kata lain, gletser Himalaya memasok miliaran orang atas kebutuhan makanan, energi, hingga udara bersih.

Dilansir dari Asiaone, dampak dari mencairnya gletser ini diperkirakan akan berpengaruh pada polusi udara yang memburuk hingga cuaca yang lebih ekstrem. Peneliti juga memperingatkan bahwa jika aliran sungai musiman lebih rendah akan mempengaruhi sistem air di perkotaan dan produksi makanan.

Laporan studi yang dibuat selama lima tahun tersebut terdiri dari 650 halaman dan diterbitkan oleh Pusat Internasional untuk Pengembangan Gunung Terpadu (ICIMOD) di Nepal. Bahkan, lebih dari 350 peneliti dan pakar kebijakan, 185 organisasi, 210 penulis, 20 editor, dan 125 pengulas eksternal berkontribusi dalam studi mengenai gletser Himalaya ini.

Gletser Himalaya sendiri terbentuk sekitar 70 juta tahun yang lalu dan sangat sensitif dengan perubahan suhu. Sejak tahun 1970-an, gletser tersebut telah menipis.

Sebelumnya, penelitian mengungkap bahwa gempa berkekuatan 8,5SR bisa mengguncang Himalaya . Penelitian ilmuwan asal India ini juga mendapatkan dukungan dari studi lain dari para peneliti dunia.

Penelitian tersebut menggunakan data dari peta struktural yang diterbitkan oleh Geological Survey of India. Tak hanya itu, mereka juga menggunakan data dari Google Earth dan citra dari satelit badan antariksa India, ISRO's Cartosat-1.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Ilmuwan Peringatkan Gempa 8,5 SR Bisa Guncang Himalaya

Waspada! Ilmuwan Peringatkan Gempa 8,5 SR Bisa Guncang Himalaya

Tekno | Selasa, 04 Desember 2018 | 11:30 WIB

Pemanasan Global Membuat Gletser Terbesar di Cina Meleleh Cepat

Pemanasan Global Membuat Gletser Terbesar di Cina Meleleh Cepat

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 14:33 WIB

Gempa Nepal Pisahkan Sejoli Pendaki Tertua Himalaya

Gempa Nepal Pisahkan Sejoli Pendaki Tertua Himalaya

News | Senin, 27 April 2015 | 12:17 WIB

Ada Gletser Tersembunyi di Planet Mars

Ada Gletser Tersembunyi di Planet Mars

Tekno | Kamis, 09 April 2015 | 17:05 WIB

Studi: Permukaan Laut Naik Lebih Cepat dari Perkiraan Sebelumnya

Studi: Permukaan Laut Naik Lebih Cepat dari Perkiraan Sebelumnya

Tekno | Kamis, 15 Januari 2015 | 03:35 WIB

Bongkahan Es Hampir Seluas Jakarta Mengapung di Laut Lepas

Bongkahan Es Hampir Seluas Jakarta Mengapung di Laut Lepas

Tekno | Jum'at, 25 April 2014 | 13:47 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×