Lebih dari 300 Juta Pesan Pribadi China Terekspos di Internet

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 06 Maret 2019 | 07:40 WIB
Lebih dari 300 Juta Pesan Pribadi China Terekspos di Internet
Ilustrasi kebocoran data pribadi. (Shutterstock)

Suara.com - Lebih dari 300 juta pesan pribadi dari pengguna China pada aplikasi perpesanan populer, dikabarkan telah terekspos di internet. Kabar tersebut pertama kali dilaporkan Victor Gevers, seorang peneliti keamanan yang bekerja untuk organisasi GDI. Menurut laporan Financial Times, basis data dari 364 juta pesan membuat identitas pribadi pengguna dapat dicari oleh siapapun yang dapat menemukan alamat IP.

Setiap pesan berasal dari aplikasi seperti WeChat dan QQ berisi pengidentifikasian nomor ID warga negara China, foto, alamat, data lokasi GPS, dan info tentang jenis perangkat yang digunakan. Tak hanya itu, database utama juga mengirim pesan-pesan itu kembali ke 17 server jarak jauh lainnya.

Menurut Gevers, seperti yang dilansir dari The Verge, tampaknya data tersebut didistribusikan ke kantor polisi di kota atau provinsi di China. Diduga 17 server jarak jauh tersebut merupakan server milik kantor polisi. Hal itu dapat diidentifikasi dengan kode numerik mereka yang didapat Gevers.

Meski terekspos, sangat umum bagi pemerintah China untuk memantau atau mengalihdayakan pemantauan percakapan pengguna internet. Walau begitu, Gevers mengatakan pesan-pesan berisi informasi pribadi tersebut terlalu terekspos dan dapat diakses oleh siapapun.

Ilustrasi mengecek email melalui ponsel. (Shutterstock)
Ilustrasi mengecek email melalui ponsel. (Shutterstock)

Oleh karena itu, ia mengirim email ke ISP (Internet Service Provider) China untuk memberikan peringatan pengamanan data. Geevers menyarankan ISP untuk melindungi server setida

Lebih dari 300 juta pesan pribadi dari pengguna China pada aplikasi perpesanan populer, dikabarkan telah terekspos di internet. Kabar tersebut pertama kali dilaporkan Victor Gevers, seorang peneliti keamanan yang bekerja untuk organisasi GDI. Menurut laporan Financial Times, basis data dari 364 juta pesan membuat identitas pribadi pengguna dapat dicari oleh siapapun yang dapat menemukan alamat IP.

Setiap pesan berasal dari aplikasi seperti WeChat dan QQ berisi pengidentifikasian nomor ID warga negara China, foto, alamat, data lokasi GPS, dan info tentang jenis perangkat yang digunakan. Tak hanya itu, database utama juga mengirim pesan-pesan itu kembali ke 17 server jarak jauh lainnya.

Menurut Gevers, seperti yang dilansir dari The Verge, tampaknya data tersebut didistribusikan ke kantor polisi di kota atau provinsi di China. Diduga 17 server jarak jauh tersebut merupakan server milik kantor polisi. Hal itu dapat diidentifikasi dengan kode numerik mereka yang didapat Gevers.

Meski terekspos, sangat umum bagi pemerintah China untuk memantau atau mengalihdayakan pemantauan percakapan pengguna internet. Walau begitu, Gevers mengatakan pesan-pesan berisi informasi pribadi tersebut terlalu terekspos dan dapat diakses oleh siapapun.

baca juga

Oleh karena itu, ia mengirim email ke ISP (Internet Service Provider) China untuk memberikan peringatan pengamanan data. Geevers menyarankan ISP untuk melindungi server setida

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Punya Akun Facebook dan Twitter Tapi Perilaku Anda Bisa Diprediksi ?

Tidak Punya Akun Facebook dan Twitter Tapi Perilaku Anda Bisa Diprediksi ?

Tekno | Rabu, 23 Januari 2019 | 14:10 WIB

Empat Trik Jaga Data Pribadi Online Anda dengan Aman

Empat Trik Jaga Data Pribadi Online Anda dengan Aman

Tekno | Jum'at, 16 November 2018 | 14:00 WIB

Terungkap Alasan Aturan Perlindungan Data Masih Terkatung-katung

Terungkap Alasan Aturan Perlindungan Data Masih Terkatung-katung

Tekno | Kamis, 01 November 2018 | 16:58 WIB

Begini Menggunakan Alat Privasi Data di Facebook

Begini Menggunakan Alat Privasi Data di Facebook

Tekno | Kamis, 29 Maret 2018 | 07:30 WIB

Ini Cara Mengetahui Data Pribadi Anda yang Disimpan Facebook

Ini Cara Mengetahui Data Pribadi Anda yang Disimpan Facebook

Tekno | Rabu, 28 Maret 2018 | 12:54 WIB

Waspada! Data di Media Sosial Disebar Agen Mata-mata

Waspada! Data di Media Sosial Disebar Agen Mata-mata

Tekno | Rabu, 18 Oktober 2017 | 07:26 WIB

Terkini

Tim SAR Sisir Kalimalang hingga 1 Kilometer, Ramadhan Masih Belum Ditemukan

Tim SAR Sisir Kalimalang hingga 1 Kilometer, Ramadhan Masih Belum Ditemukan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Review Aplikasi Iblis: Balas Dendam yang Gagal Menggali Kedalaman Emosi

Review Aplikasi Iblis: Balas Dendam yang Gagal Menggali Kedalaman Emosi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ketika Anak Takut Berangkat Sekolah, Siapa Bertanggung Jawab?

Ketika Anak Takut Berangkat Sekolah, Siapa Bertanggung Jawab?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Kejari Batang Musnahkan 557 Barang Bukti, Kasus Narkoba dan Tawuran Pelajar Jadi Sorotan

Kejari Batang Musnahkan 557 Barang Bukti, Kasus Narkoba dan Tawuran Pelajar Jadi Sorotan

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Respons Pernyataan Maruli Simanjuntak Soal Peradilan Militer, Imparsial: Berhenti Berdalih!

Respons Pernyataan Maruli Simanjuntak Soal Peradilan Militer, Imparsial: Berhenti Berdalih!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Persija Terancam Pengurangan Poin, Jakmania Pertanyakan Dasar Hukuman PSSI

Persija Terancam Pengurangan Poin, Jakmania Pertanyakan Dasar Hukuman PSSI

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Kerja, Upgrade Skill, dan Networking: Saatnya Menggugat Kebutuhan Healing?

Kerja, Upgrade Skill, dan Networking: Saatnya Menggugat Kebutuhan Healing?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal Tapi Tidak Bicara Menurut Islam dan Psikologi

Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal Tapi Tidak Bicara Menurut Islam dan Psikologi

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:40 WIB

IHSG-Rupiah Anjlok, Airlangga Tuding MSCI Mainkan Sentimen

IHSG-Rupiah Anjlok, Airlangga Tuding MSCI Mainkan Sentimen

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Gedung Sekolah Jakarta Kini Menjulang hingga 6 Lantai, Simulasi Gempa Harus Rutin

Gedung Sekolah Jakarta Kini Menjulang hingga 6 Lantai, Simulasi Gempa Harus Rutin

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:37 WIB

×