Ternyata... Galaksi Andromeda Lebih Muda dari Bumi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 06 Maret 2019 | 11:10 WIB
Ternyata... Galaksi Andromeda Lebih Muda dari Bumi
Ilustrasi Andromeda. [Shutterstock]

Suara.com - Menurut sebuah studi yang dipimpin oleh tim astronom Perancis dan China, pembentukan galaksi Andromeda terjadi kurang dari 3 miliar tahun yang lalu. Artinya, Andromeda memiliki usia yang lebih muda dari tata surya, termasuk Bumi, yang diketahui telah terbentuk sejak 4,6 miliar tahun yang lalu.

Studi tersebut berjudul "The main integration model of the Andromeda galaxy and its 2-3 billion years ago" dan muncul dalam pemberitahuan bulanan majalah Royal Astronomical Society yang dipimpin Francois Hammer. Hammer adalah peneliti utama di Department of Galaxies, Stars, Physics and Machines (GEPI) yang terletak di Paris Observatory.

Tim studi ini juga berisikan anggota Akademi Ilmu Pengetahuan China dan Universitas Strasbourg. Para peneliti menggabungkan data yang dikumpulkan dari survei terbaru, yang menunjukkan perbedaan signifikan antara Andromeda dan Bimasakti.

Studi pertama yang dilakukan antara tahun 2006 dan 2014 menunjukkan bahwa Andromeda penuh dengan bintang-bintang biru muda yang berusia kurang dari 2 miliar tahun dan mengalami pergerakan acak dalam skala besar. Hal itu berbeda dengan bintang-bintang dari Bimasakti, termasuk Matahari, yang hanya tunduk pada putaran rotasi sederhana.

Ilustrasi Bimasakti. [Shutterstock]
Ilustrasi Bimasakti. [Shutterstock]

Untuk mencari tahu penyebabnya, Hammer dan timnya melakukan penelitian lebih lanjut dengan mengolah data sebanyak 1 TB dalam sebuah pemodelan numerik yang dilakukan dengan dua seperkomputer milik Observatorium Paris (MesoPSL) dan GENCI (IDRIS-CNRS).

Dilansir dari Cambridge Alert, pemodelan tersebut berhasil mencirikan mekanisme fisik pembentukan galaksi Andromeda, yang menunjukkan bahwa gerakan bintang acak di cakram Andromeda saat ini disebabkan karena adanya tabrakan yang diikuti oleh pembentukan bintang dalam skala besar.

Diperkirakan, 7 sampai 10 miliar tahun yang lalu, Andromeda saat itu masih merupakan dua galaksi terpisah yang berada dalam jalur tabrakan satu salam lain. Kemudian pada 1,8 hingga 3 miliar tahun yang lalu, tabrakan dua galaksi tersebut menciptakan galaksi Andromeda.

Tak hanya berhasil mengetahui bagaimana Andromeda terbentuk, para peneliti ini juga berhasil mengetahui massa kedua galaksi "nenek moyang" Andromeda, yang menunjukkan bahwa salah satu dari dua galaksi tersebut kira-kira bermassa empat kali lebih besar dari yang lebih kecil. Berkat studi tersebut, Hammer dan timnya berhasil untuk pertama kalinya mereproduksi secara rinci usia dan bagaimana proses terbentuknya galaksi Andromeda.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Terkejut Andromeda Punya Bintang yang Meledak Setahun Sekali

Ilmuwan Terkejut Andromeda Punya Bintang yang Meledak Setahun Sekali

Tekno | Senin, 04 Maret 2019 | 13:30 WIB

Tabrakan Andromeda dan Bimasakti Akan 600 Juta Tahun Lebih Lambat

Tabrakan Andromeda dan Bimasakti Akan 600 Juta Tahun Lebih Lambat

Tekno | Kamis, 14 Februari 2019 | 07:30 WIB

Ilmuwan Prediksi Tabrakan Galaksi Bimasakti dengan Awan Magellan Besar

Ilmuwan Prediksi Tabrakan Galaksi Bimasakti dengan Awan Magellan Besar

Tekno | Senin, 07 Januari 2019 | 13:20 WIB

Bintang, Pelaku Teror Bom Transmart Divonis 32 Bulan Penjara

Bintang, Pelaku Teror Bom Transmart Divonis 32 Bulan Penjara

News | Kamis, 15 November 2018 | 15:20 WIB

Galaksi Kerdil Baru Ditemukan Bersembunyi di Belakang Andromeda

Galaksi Kerdil Baru Ditemukan Bersembunyi di Belakang Andromeda

Tekno | Senin, 29 Oktober 2018 | 21:00 WIB

Microsoft Bikin Ponsel Surface Layar Lipat?

Microsoft Bikin Ponsel Surface Layar Lipat?

Tekno | Senin, 02 Juli 2018 | 11:30 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×