Pakai Map Hack Mobile Legends, Pemain Akan Diberi Sanksi Permanen

Vania Rossa, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 08 Maret 2019 | 12:41 WIB
Pakai Map Hack Mobile Legends, Pemain Akan Diberi Sanksi Permanen
Aplikasi game Mobile Legends di sebuah ponsel pintar. [Shutterstock]

Suara.com - Pengembang sekaligus penerbit dari game Mobile Legends, Moonton, mengumumkan sanksi bagi pemain yang diketahui menggunakan map hack Mobile Legedns.

Moonton mengaku dalam sehari telah melakukan ban permanen kepada 50 pemain yang diketahui menggunakan map hack. Map hack Mobile Legends sendiri memungkinkan pemain untuk bermain tidak sportif, di mana pemain dapat melihat pergerakan hero lawan meski tidak berada di dekat minion atau tower. Dengan kata lain, pemain yang menggunakan map hack akan selangkah lebih maju karena hero lawan sudah terdeteksi semuanya.

Hal tersebut sangat merugikan bagi tim musuh karena para pemain itu bisa kepergok secara tiba-tiba atau bahkan jika dilakukan dalam satu tim maka mereka bisa dikeroyok secara langsung.

Para pemain yang melakukan map hack biasanya mengandalkan script atau plug-in khusus untuk melakukan kecurangan. Oleh karena itu, untuk menanggapi hal ini, Moonton telah bertindak tegas dengan melakukan hukuman atau ban kepada pemain tanpa peduli apakah pemain tersebut sudah terkenal atau memiliki rank yang tinggi.

"Kami akan melakukan pemantauan sepanjang hari selama 7 x 24 jam dalam game. Kami juga akan memberikan sanksi kepada para pelanggar dan mempublikasikannya secara teratur. Bagi pemain yang menggunakan plug-in atau script dalam game, setelah diverifikasi maka akan menerima ban secara permanen," kata Moonton dalam keterangan resminya, seperti dilansir dari HiTekno.

Lebih lanjut, Moonton menambahkan bahwa media apapun yang menyebarkan cara menginstal plug-in dan memasukkan script untuk memanipulasi map juga akan dituntut melalui jalur hukum. Dalam pengumumannya tersebut, Moonton juga mengajak semua pemain secara aktif melaporkan kecurangan yang dilakukan seperti plug-in.

Pemain juga diminta secara aktif melaporkan pemain lainnya yang terindikasi menggunakan map hack Mobile Legends. Bagi pemain yang melaporkan melalui CS dalam game atau komunitas resmi lainnya seperti YouTube dan Facebook, Moonton akan memberikan hadiah sebagai imbalan kepada pemain aktif tersebut.

Oleh karena itu, para pemain harus lebih hati-hati, meskipun telah menginstall plug-in tanpa menggunakannya dalam game, ada kemungkinan bahwa pemain juga akan terkena ban permanen. (Rezza Dwi Rachmanta)

baca juga
Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobile Legends Banned Ribuan Pemain Termasuk Rank Mythic, Ini Alasannya

Mobile Legends Banned Ribuan Pemain Termasuk Rank Mythic, Ini Alasannya

Tekno | Selasa, 26 Februari 2019 | 19:16 WIB

Ini Alasan Piala Presiden e-Sports 2019 Hanya Mainkan Game Mobile Legends

Ini Alasan Piala Presiden e-Sports 2019 Hanya Mainkan Game Mobile Legends

Sport | Minggu, 24 Februari 2019 | 19:40 WIB

Serius Garap Segmen Game, Lenovo Bikin Turnamen eSport

Serius Garap Segmen Game, Lenovo Bikin Turnamen eSport

Tekno | Minggu, 24 Februari 2019 | 11:45 WIB

Terkini

Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online

Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:07 WIB

2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka

2 ABK WNI Selamat dari Serangan Drone di Selat Bab Al-Mandeb Alami Luka-luka

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:06 WIB

Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS

Iran Tahan Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Tembus 88 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu

Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:52 WIB

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di  Selat Bab Al Mandeb

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:26 WIB

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

×