Array

Waduh, NASA Ragu Apakah Bisa Kembali Mendaratkan Manusia di Bulan!

Kamis, 11 April 2019 | 12:30 WIB
Waduh, NASA Ragu Apakah Bisa Kembali Mendaratkan Manusia di Bulan!
Astronot AS, Eugen Cernan, sedang berjalan di permukaan bulan pada 13 Desember 1972. Ia adalah astronot terakhir yang pernah mendarat di bulan [AFP/Harrison H. Schmitt/NASA].

Suara.com - Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence, sempat menekan badan antariksa nasional mereka, NASA, untuk kembali mendaratkan manusia di Bulan pada 2024.

Namun rupanya badan antariksa terbesar di dunia itu sepertinya kurang percaya diri dan ragu bisa melaksanakan perintah Mike Pence.

Jim Bridenstine selaku administrator NASA mengatakan bahwa pihaknya masih bisa mengantar astronot ke Bulan pada tahun yang dimaksudkan. Akan tetapi mereka mengaku tak bisa melakukannya sendirian, dan butuh bantuan dari negara lainnya.

"Mendaratkan manusia ke Bulan pada 2024 bukan upaya Amerika sendiri. Kami butuh semua mitra internasional. Faktanya, tidak satupun dari kami bisa mencapainya sendirian," buka Jim Bridenstine seperti dilansir dari Space, Kamis (11/4/2019).

Sebelumnya, permintaan Mike Pence kepada NASA tidak terlepas dari "lomba" berangkat ke luar angkasa yang akhir-akhir ini kembali memanas. Jika dahulu lawan Negara Paman Sam adalah Rusia saja, kini mereka beroleh tantangan serius dari raksasa Asia, yaitu China.

Terkait bantuan untuk NASA, Jim Bridenstine menyebut sudah ada beberapa negara yang tertarik untuk bekerja sama, seperti badan antariksa JAXA yang ingin membantu pengembangan sistem pendukung kehidupan.

Namun, tantangan terbesar NASA sebenarnya berada pada masalah pendanaan.

Foto bayangan seorang astronot NASA dari misi Apollo 15 di permukaan bulan (flickr/project apollo archive).
Foto bayangan seorang astronot NASA dari misi Apollo 15 di permukaan bulan (flickr/project apollo archive).

"Kami harus memastikan untuk mendapatkan anggaran yang diperlukan untuk menyelesaikan tujuan ini. Secara teknis, hal itu mungkin," sambung Jim Bridenstine.

Dengan pendanaan saat ini, NASA sebenarnya menetapkan target pendaratan di Bulan pada 2028, atau empat tahun lebih lambat ketimbang permintaan Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence.

Baca Juga: NPC Indonesia Andalkan Para-Bulutangkis di Paralimpiade 2020

"Rencana untuk 2028 sama dengan apa yang akan kami gunakan untuk 2024. Kami hanya harus memajukan investasi kunci, namun semua itu bisa diraih," imbuhnya.

Seandainya bantuan pendanaan dan proses kemitraan dengan negara lain berjalan lancar, NASA baru bisa optimistis untuk merealisasikan keinginan pemerintah Negara Paman Sam.

"Jika semua terpenuhi, kita bisa melakukan ini," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI