Rudal India Dianggap Ancaman Stasiun Luar Angkasa Internasional NASA

Dythia Novianty

Kamis, 04 April 2019 | 07:11 WIB
Rudal India Dianggap Ancaman Stasiun Luar Angkasa Internasional NASA
Ilustrasi rudal. (Shutterstock)

Suara.com - NASA telah mengecam upaya terbaru dari program luar angkasa India dan mengkritik negara itu karena mempertaruhkan nyawa. Badan antariksa AS itu mengatakan bahwa uji coba rudal anti-satelit baru-baru ini dapat membahayakan astronot yang saat ini berada di atas Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang mengorbit.

Pada tanggal 27 Maret lalu, perdana menteri India Narendra Modi mengumumkan bahwa negara tersebut telah berhasil menembak jatuh salah satu satelit orbitnya sendiri, dengan menyatakan India sekarang memiliki 'kekuatan di luar angkasa'. Tetapi menurut NASA, itu berarti menimbulkan risiko tabrakan puing-puing dengan ISS naik menjadi 44 persen setelahnya.

Perdana menteri India Narendra Modi. [AFP/Dibyangshu Sarkar]
Perdana menteri India Narendra Modi. [AFP/Dibyangshu Sarkar]

Administrator badan antariksa Amerika, Jim Bridenstine, memperingatkan staf pada hari Senin (1/4/2019) tentang tambahan 400 potongan puing orbital yang diciptakan dari penghancuran satelit India.

"Ini tidak dapat diterima dan NASA harus menjelaskan tentang apa dampaknya bagi kita," Kata Bridenstine.

Menurutnya, uji coba rudal anti-satelit India itu secara sengaja membuat bidang puing orbital tidak kompatibel dengan penerbangan luar angkasa manusia.

NASA sekarang melacak sekitar 60 buah rudal yang berdiameter 10cm atau lebih besar, dengan 24 yang telah melampaui puncak ISS, yang digambarkan oleh Bridenstine sebagai hal yang mengerikan.

"Kita harus menjelaskan ke semua orang di dunia, kita satu-satunya agen di pemerintah federal yang mempertaruhkan nyawa manusia di sini. Dan tidak dapat diterima bagi kami untuk mengizinkan orang membuat bidang puing orbital yang membahayakan orang-orang kami," jelasnya.

Stasiun luar angkasa. [Shutterstock]
Stasiun luar angkasa. [Shutterstock]

Kementerian urusan luar negeri India menegaskan bahwa risiko dari Misi Shakti rendah.

"Test dilakukan di atmosfer yang lebih rendah untuk memastikan bahwa tidak ada puing-puing ruang. Apa pun puing yang dihasilkan akan membusuk dan jatuh kembali ke bumi dalam beberapa minggu," ucapnya.

baca juga

Hal ini dibenarkan Bridenstin.

"Cukup rendah di orbit Bumi sehingga seiring waktu semua ini akan hilang," katanya.

India adalah negara keempat yang memiliki memperagakan senjata anti-satelit (Asat), setelah AS, Rusia dan China. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjalanan Terakhir Cassini Ungkap Keberadaan 5 Bulan Kecil di Saturnus

Perjalanan Terakhir Cassini Ungkap Keberadaan 5 Bulan Kecil di Saturnus

Tekno | Selasa, 02 April 2019 | 14:05 WIB

Amerika Serikat Siap Terbangkan Helikopter di Mars

Amerika Serikat Siap Terbangkan Helikopter di Mars

Tekno | Jum'at, 29 Maret 2019 | 18:50 WIB

Berkat Teknologi NASA, Ronaldo Diyakini Bisa Sembuh Lebih Cepat

Berkat Teknologi NASA, Ronaldo Diyakini Bisa Sembuh Lebih Cepat

Bola | Jum'at, 29 Maret 2019 | 15:30 WIB

Otodidak, Remaja SMP Ini Bisa Bobol Situs NASA

Otodidak, Remaja SMP Ini Bisa Bobol Situs NASA

Tekno | Jum'at, 29 Maret 2019 | 09:12 WIB

Amerika Serikat Akan Kembali ke Bulan pada 2024

Amerika Serikat Akan Kembali ke Bulan pada 2024

Tekno | Kamis, 28 Maret 2019 | 21:26 WIB

Meteor Baru Saja Meledak di Bumi, Kalahkan Bom Atom Hiroshima

Meteor Baru Saja Meledak di Bumi, Kalahkan Bom Atom Hiroshima

Tekno | Sabtu, 23 Maret 2019 | 11:32 WIB

Terkini

Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar

Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:08 WIB

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Perpajakan Aman dan Pelayanan Tetap Jalan

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Perpajakan Aman dan Pelayanan Tetap Jalan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:31 WIB

Changan Nevo Q05 Menjadi Pilihan Baru SUV Listrik Rp 300 Jutaan di Indonesia

Changan Nevo Q05 Menjadi Pilihan Baru SUV Listrik Rp 300 Jutaan di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:26 WIB

9 Facial Wash untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas untuk Cegah Tanda Penuaan

9 Facial Wash untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas untuk Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah

Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:15 WIB

×