Kesal Dilarang Main Game, Lelaki Diduga Ingin Meracuni Keluarganya

Dythia Novianty

Kamis, 20 Juni 2019 | 14:00 WIB
Kesal Dilarang Main Game, Lelaki Diduga Ingin Meracuni Keluarganya
Ilustrasi seseorang kecanduan game. [Shutterstock]

Suara.com - Seseorang yang dalam kondisi kecanduan, kerap berperilaku di luar kontrol dan akal sehat. Seorang pecandu game diduga mencoba meracuni orang tuanya sendiri setelah mereka memaksanya untuk berhenti bermain, dengan mencabut router internet.

Dilansir dari Mirror, Sak Duanjan (29), pulang dalam keadaan mabuk dan mulai bermain game di smartphone-nya dengan volume tinggi. Saat itu, orang tuanya mencoba untuk tidur.

Ayah tirinya, Chakri Khamruang (52), mengatakan dia bangun dan mencabut kontak wi-fi, berusaha menghentikan Sak dari mengganggu orang lain di rumah.

Tapi Sak diduga malah mengamuk, mengeluarkan kata-kata kasar kepada ayah tirinya sebelum menghancurkan dinding rumah.

Chakri mengatakan, dia tidak punya pilihan selain memukulnya untuk menenangkannya dari bertindak agresif. Pertarungan sepertinya telah berakhir ketika Sak pergi tidur.

Tetapi keesokan paginya, ibunya Suban Duanjan (51), mengklaim dia menemukan pestisida yang tidak larut mengambang di kebun rumah keluarga sementara dia akan mengambil air untuk memasak nasi. Suban pun terguncang, dia terkejut bahwa putranya sendiri diduga mencoba membunuhnya dan suaminya.

"Saya melihat anak saya turun ke bawah dan meletakkan sesuatu di botol sekitar jam 2 pagi. Saya bertanya kepadanya apa yang dia lakukan tetapi dia tidak menjawab dan kembali ke kamarnya. Jadi, saya membiarkannya pergi dan kembali tidur. Saya masih tidak percaya dia bisa melakukan ini. Saya tahu dia mudah marah. Kami mencoba yang terbaik untuk mengatasi amarahnya tetapi kali ini sudah keterlaluan," bebernya.

Ilustrasi seorang bocah yang kecanduan game online (Shutterstock).
Ilustrasi seorang bocah yang kecanduan game online (Shutterstock).

Pihak keluarga memutuskan menghubungi pihak berwenang setempat untuk meminta bantuan.

Sak diduga mengaku kepada mereka bahwa dia telah memasukkan racun ke dalam persediaan air keluarga karena dia masih kesal setelah dicegah memainkan game dari smartphone-nya.

baca juga

"Kami ingin petugas pemerintah membawanya untuk dirawat di rumah sakit karena kami tidak ingin hidup dalam ketakutan ketika dia akan menyerang kami lagi. Dia sangat sering bermain di telepon, saya pikir itulah yang membuatnya stres. Sulit untuk menghentikannya karena dia sudah dewasa sekarang. Jadi, kami sudah meminta bantuan," tukas Suban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEO Sony Beberkan Strategi Atasi Kecanduan Main Game

CEO Sony Beberkan Strategi Atasi Kecanduan Main Game

Tekno | Kamis, 30 Mei 2019 | 13:35 WIB

WHO Tetapkan Gaming Disorder Sebagai Penyakit, Korea Selatan Menentang

WHO Tetapkan Gaming Disorder Sebagai Penyakit, Korea Selatan Menentang

Health | Senin, 27 Mei 2019 | 14:59 WIB

Anaknya Kecanduan Bermain Game, Ibu Ini Kaget Tagihannya Jebol Belasan Juta

Anaknya Kecanduan Bermain Game, Ibu Ini Kaget Tagihannya Jebol Belasan Juta

Tekno | Senin, 08 April 2019 | 14:57 WIB

Ngamuk PS4 Disita, Remaja Ini Menanduk Ibunya Hingga Gegar Otak

Ngamuk PS4 Disita, Remaja Ini Menanduk Ibunya Hingga Gegar Otak

Tekno | Selasa, 04 September 2018 | 10:49 WIB

Ingin Lepas dari Kecanduan Video Game, Lelaki Ini Coba Bunuh Diri

Ingin Lepas dari Kecanduan Video Game, Lelaki Ini Coba Bunuh Diri

Tekno | Rabu, 08 Agustus 2018 | 13:41 WIB

Masih Misteri! Habis Main Game 9 Jam, Wajah Bocah Ini Kejang

Masih Misteri! Habis Main Game 9 Jam, Wajah Bocah Ini Kejang

Tekno | Selasa, 07 Agustus 2018 | 13:52 WIB

Terkini

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

×